Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (153)


__ADS_3

Felicia mulai kembali mendapatkan telephone dari perusahaan alexander.


Felicia hanya mendengar dari kejauhan percakapan antara pegawai nya dengan sekretaris.


Felicia langsung menghampiri pegawai nya tersebut.


"Ada apa lagi ? apa ada yang kurang dari kue yang kita berikan ?".


Felicia duduk berhadapan dengan pegawai itu.


"Mereka meminta ibu untuk datang ke perusahaan sambil membawa catering kue itu".


Felicia langsung terdiam dan berdiri dari tempat duduk nya.


"Baiklah, besok aku akan pergi ke perusahaan itu.tapi ingat yaa mbak jangan memberikan nomer telephone saya kepada sekretaris itu cukup dia mereka telephone ke toko saja".


Felicia langsung meninggalkan tempat pegawai itu.


"Rencana apa lagi yang akan di buat oleh om alexander yaa.aku harus berhati-hati sekali dengan dia.semakin tua semakin menjadi-jadi".


Felicia langsung duduk kembali di tempat biasanya.tiba-tiba ada setangkai mawar putih di meja nya.


"Mawar putih dari mana ini yaa, punya siapa ? untuk siapa ?".


Felicia mencium bunga mawar putih tersebut.


"Kenapa seperti wangi bunga melati yaa".


Rakka yang sembunyikan langsung menghampiri felicia.

__ADS_1


"Masasih felicia,itu kan bunga mawar bukan bunga melati".


Felicia langsung tersenyum melihat rakka yang terus mencium bunga mawar putih tersebut.


"Rakka, jadi kamu yaa yang berikan mawar putih itu untuk aku yaa ?".


Rakka langsung membanting mawar putih itu ke meja.


"Iyaa, asalnya aku bikin kejutan tapi gagal".


Rakka semakin tidak bisa menyembunyikan perasaan lebih nya kepada felicia.


"Rakka, kenapa sikap kamu jadi seperti ini tidak seperti biasa".


Felicia kembali mengambil mawar putih yang rakka buang ke meja.


"Aku biasa saja tidak berubah sama sekali.aku hanya ingin memberikan kejutan spesial untuk kamu".


"Aku tidak suka bunga rakka,aku lebih suka coklat dan makanan yang lain nya".


Rakka langsung tersenyum tipis kepada felicia.


"Kamu harus menjaga tubuh kamu.


jangan menambah lemak yang ada di pipi kamu"


Felicia langsung memegang kedua pipi nya.


"Makanya rakka kamu cari perempuan yang masih muda.yang masih imut-imut biar masih fresh.aku yakin pasti kamu akan di jodohkan dengan seorang dokter cantik pilihan ayah kamu".

__ADS_1


Rakka langsung terdiam mendengar perkataan felicia.


"Jika aku mencintai seseorang yang sudah punya keluarga sebelum nya bagaimana ? bukan cinta itu tidak memandang fisik ?".


Felicia mulai mengerti apa yang di maksud dengan ucapan rakka.


"Yaa, itu kan hanya pendapat aku saja.karena nggak mungkin lagi ada cerita si miskin mencintai si kaya dan bermimpi untuk bisa hidup bahagia".


Felicia langsung berdiri dari tempat duduk nya dan membereskan barang-barang yang ada di meja untuk di rapihkan kembali.


"Rakka, ini sudah waktunya aku pulang untuk melihat alexa.apa kamu mau ikut ke rumah ?".


Rakka hanya tersenyum seperti sedang mendengar ungkapan kekecewaan nya.


"Tidak felicia, aku akan langsung pergi ke rumah saja".


Rakka langsung pergi meninggalkan felicia tampak tidak seperti biasanya.


Felicia hanya memendangi rakka sampai rakka masuk ke dalam mobil.


"Hati-hati rakka".


Felicia langsung pergi ke rumah nya dengan perasaan bersalah atas ucapan nya kepada rakka.


"Maafkan aku rakka,aku tidak mau sakit hati dan kecewa untuk ke dua kali nya.apalagi keluarga kamu adalah keluarga yang berpendidikan tinggi".


Rakka langsung menyalakan mesin mobil nya pun terlihat tidak bersemangat.


"Secara halus felicia udah menolak gue".

__ADS_1


Rakka langsung berniat tidak akan lagi bertemu dengan felicia kembali.


__ADS_2