Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (48)


__ADS_3

Kiano dan rakka langsung meninggalkan felicia.


walaupun perasaan Kiano untuk pergi sangat berat tapi felicia begitu sangat emosional kepada Kiano.


"Aku pergi felicia, tapi perlu kamu ingat felicia Antasya aku cuma cinta dan sayang sama kamu".


Felicia langsung memalingkan wajahnya dan langsung berlari ke dapur toko nya.


Vania langsung memeluk erat felicia sambil menangis.


"Kamu yang sabar ya naak, kamu anak kuat relakan lelaki itu dengan perempuan pilihan orang tua nya".


Felicia terus menerus di pelukan ibu nya felicia tidak bisa membohongi perasaannya yang sangat sakit sekali.


Rakka langsung merangkul Kiano dan masuk ke dalam mobil Kiano.


"Loe,tenangin diri loe dulu yaa atur nafas baik-baik".


Rakka terus mencoba menenangkan Kiano yang terus mengeluarkan air mata nya.


"Rakka,loe kenapa bisa ada di sini loe ikutin gue dari kampus ?".


Tanya kiano kepada rakka.

__ADS_1


"Iyaaa gue ikutin loe, karena gue tau loe pasti pergi ke rumah nya felicia.soalnya loe pasti emosional dengerin cerita gue tentang Tante melinda yang datang ke rumah felicia.di tambah lagi loe penasaran pengen ketemu sama felicia Antasya".


Rakka langsung menepuk pundak Kiano.


"Kiano,loe bisa liat kan sekarang betapa kecewanya felicia sama loe.jangan egois kasian felicia loe harus bener-bener harus lupakan felicia dan loe coba belajar suka sama erika nggak perlu cinta yang penting loe bisa nyaman dekat sama dia yaa walaupun gue loe pasti sudah.tapi loe harus belajar bersikap baik sama Erika".


Kiano langsung memegang kepalanya se akan memikirkan beban pikiran yang berat.


"Iya,rakka gue bakalan nyoba buat melupakan felicia dan menerima erika".


Rakka langsung membuka pintu mobil Kiano.


"Yaudah,loe masih bisa bawa mobil kan.gue pantau loe dari belakang".


Kiano cuman menggangukan kepalanya sambil menutup pintu mobil nya.


"Buset Kiano,gue jadi hawatir sama dia".


Rakka langsung masuk ke dalam mobil nya supaya bisa mengejar mobil Kiano.


"Gue nggak yakin,Kiano pergi pulang ke rumah nya.apalagi dengan keadaan emosional begitu".


Rakka terus mengikuti mobil nya Kiano.

__ADS_1


Melihat rakka yang terus-menerus mengikuti nya kiano langsung membelokkan mobilnya sehingga Kiano tidak dapat lagi mengikuti nya.


"Wahhhhh, kemana pergi nya mobil kiano.gue kehilangan jejak nya".


Rakka benar-benar kehilangan jejak mobil nya Kiano.


"Sorry rakka gue pengen waktu buat sendiri an dulu".


Kiano langsung melanjutkan perjalanan nya yang tampa tujuan.


Rakka langsung hawatir bagaimana kalau sampai kiano pergi kabur.


Rakka keluar dari mobil nya mencari mobil Kiano.


"Jangan sampai kiano nekad, pergi jauh supaya acara pertunangan nya gagal.


bisa makin gawat nih dan pasti felicia lagi yang sasarannya.duhhh Kiano loe bikin masalah terus".


Rakka langsung masuk kembali ke dalam mobil nya.


Dan langsung menjalankan kembali mobil nya


untuk pulang ke rumah nya.

__ADS_1


Tapi di perjalanan pulang ke rumah nya Kiano terus terbayang-bayang Kiano.


"Hmmmmm, pasti kalau lewat dari jam 12 malem Kiano belum juga pulang.gue harus siap-siap bikin banyak alesan buat ke Tante melinda nih.Ahhhhhhh Kiano loe nyusahin banget gue sih tapi aneh nya gue selalu aja jadi korban nya dan jadi jaminan buat ngelindungin setiap masalah yang di buat".


__ADS_2