Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (16)


__ADS_3

Kiano langsung masuk ke dalam mobil nya dia langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi.


"Felicia, felicia bagaimana ini felicia".


Kiano terus menerus menyebut nama kekasih nya itu.


"Kemana yaa,ke felicia apa ke rumah rakka".


Kiano bingung mau kemana dia pergi.


"Kayanya ke rakka aja deh.kalau ke felicia belum siap buat cerita semuanya".


Kiano langsung menuju ke rumah rakka.


Sesampainya di depan rumah rakka kiano mengirim kan pesan kepada rakka.


*Ka gue udah ada di depan rumah loe,loe ada di rumah nggak ?*.


Kiano menunggu balasan dari rakka.


"Rakka ko lama ya,ngebalesnya.tunggu 30menitan lagi deh".


30 menit berlalu rakka belum juga balas pesen dari kiano.


"Tidur kali yaa ini anak, yaudah deh kepaksa pulang aja".


Kiano melanjutkan perjalanan nya untuk pulang ke rumah nya tapi di jalan kiano terus memikirkan felicia.


"Sumpah,kangen banget sama felicia.mau ketemu tapi takut".


Sepanjang jalan kiano memikirkan dia akan kemana.


"Oke,ngeberani in diri harus ketemu sama felicia sebelum waktu sibuk sama kegiatan di kampus".


Kiano langsung menuju rumah felicia walaupun berat tapi kiano harus bicara dengan felicia.


Sesampainya di depan pintu felicia.kiano mengirimkan pesan kepada felicia.


*Feli,bisa keluar nggak aku pengen ketemu please banget.aku udah ada di depan rumah kamu nih*.


Felicia yang sedang membaca buku langsung membuka pesan masuk yang ada.


"Siapa ya, malem-malem gini.kiano apa apa yaa".


Felicia membaca pesan kiano dan melihat dari jendela kamar nya.


Felicia langsung menutup kembali gorden jendela kamar nya itu.


Tampa pikir panjang felicia langsung menemui Kiano.


Dan mengetuk pintu mobilnya.


Kiano langsung membuka pintu mobilnya.


Felicia masuk ke tempat duduk belakang.


"Ada apa Kiano malem-malem gini kamu ke rumah aku.bukanya besok kamu mulai kuliah".


Kiano memandangi terus wajah felicia dia merasa tidak tega untuk menceritakan semuanya kepada felicia.


"Aku datang ke sini ingin bercerita tentang keluarga aku ke kamu".


Wajah felicia mulai berubah matanya mulai berkaca-kaca.


"Aku sudah tau semuanya dari rakka.tadi siang rakka kesini dia membeli rainbow cake dan menceritakan semuanya".

__ADS_1


Ucap felicia dengan nada suara yang se akan menahan tangisnya.


"Felicia, kamu masih mau bertahan kan sama aku.kita berjuang sama-sama".


Kiano memegang erat tangan felicia.


Felicia tidak menjawab dia hanya menudukan kepala nya dan menangis.


"Kiano, memang benar semua perkataan mama kamu.aku cuman perempuan miskin yang nggak cocok sama kamu".


Kiano mengusap air mata felicia.


"Nggak fel, kamu jangan ngomong gitu donk.aku janji bakalan setia sama kamu".


Kiano mencium kedua tangan felicia.


"Apa janji kamu bisa aku pegang ? ketika kamu kuliah waktu kamu akan berkurang sama aku.dan mungkin kamu akan lebih banyak waktu bersama perempuan itu".


Emosi felicia makin tidak terkendali wajah nya pun memerah menahan kekecewaan nya.


"Tapi aku nggak ada perasaan sama sekali sama dia Felicia.ayolah kamu harus percaya supaya aku bisa perjuangan kan hubungan kita".


Felicia pun tiba-tiba langsung memeluk erat Kiano.


"Jangan tinggalin aku Kiano,aku tau aku nggak pantas sama kamu aku nggak sederajat sama keluarga kamu tapi rasa sayang aku tulus sama kamu".


Felicia memeluk Kiano sambil menangis histeris.


Kiano mengusap rambut felicia dan mencoba menenangkan nya.


"Sudah yaa felicia sayang tenang yaa.kita berjuang sama ya sayang".


Felicia melepaskan pelukan dan menghapus air matanya dengan kedua tangannya.


"Kamu cantik sekali felicia,aku beruntung mendapatkan kamu".


Kiano tersenyum sambil memegang pipi felicia.


Felicia langsung tersenyum kembali.


"Kiano aku harus segera pulang di rumah kosong ayah dan ibu belum pulang".


Kiano menarik tangan felicia.


"Apa kamu nggak kangen sama aku.hampie sebulan nanti kita nggak bakalan ketemu".


Felicia langsung melepaskan tangan Kiano.


"Bukan kah kamu dan rakka merencanakan untuk ngekos di dekat kampus".


Felicia langsung tersenyum tipis.


"Yaampuun,rakka semuanya dia omongin ke kamu emang dasar ya itu anak".


Felicia langsung memegang wajah Kiano.


Wajah mereka pun menjadi saling bertatapan.


Di luar dugaan kiano felicia semakin mendekat kan wajah nya di depan wajah Kiano.


Kiano langsung mengecupkan bibir ke bibir mungil felicia.


Tampa di rencanakan mereka berciuman di dalam mobil Kiano.


"Felicia apa kamu mau melakukan nya lagi".

__ADS_1


Ucap Kiano dengan nafas yang tidak beraturan.


"Jangan Kiano,ini kan di dalam mobil nanti kalau ketahuan orang gimana".


Felicia mencoba untuk bangun melepaskan dirinya dari pelukan Kiano.


Tapi pelukan Kiano semakin erat sekali.


"Kiano jangan disini aku takut Kiano lepaskan".


Felicia mencoba untuk kabur dari kiano.


Kiano langsung menutup mulut felicia dengan bibir nya.


Felicia di buat tidak berdaya oleh kiano yang semakin membuat nya pasrah.


Kacing baju felicia pun sampai terlepas.


Felicia di buat kaku tidak berdaya oleh kiano.


"Jangan berisik felicia sayang sebentar lagi selesai ko".


Ucap Kiano yang sangat menikmati malam itu bersama Felicia di mobil nya.


Felicia sangat ketakutan dia takut ibu dan ayah nya sudah datang di rumah.


Felicia langsung menampar pipi Kiano.


"Kiano kamu keterlaluan sekali kamu jadi mulai berani sekali.kalau ada orang yang lihat gimana coba ?".


Kiano terdiam ketika dia di tampar oleh felicia.


"Tapi kenapa kamu tidak menolak nya.hanya menolak di awal tapi menikmati sampai akhir".


Ucap Kiano sambil tersenyum manis yang membuat felicia semakin marah.


"Sudah ya felicia sayang.ayo bereskan dulu pakaian mu".


Felicia langsung membuka pintu mobil nya.


Diapun langsung berlari meninggalkan kiano tampa berpamitan.


"Felicia,ko marah beneran sih".


Kiano tidak langsung pergi pulang dia masih di sekitar rumah felicia.


"Harus nunggu dulu, orangtuanya pulang baru gue langsung pulang".


felicia membuka pintu rumah nya.dia membalikkan kepalanya melihat mobil Kiano masih ada di sana.


"Mau ngapain lagi sih kiano, masih aja di situ bukan nya pulang".


Felicia langsung menutup pintu rumah nya


Dan segera ke kamar nya berganti baju.


"Baju ini,aku simpan bersama baju dress pink yang pernah aku pakai di villa itu".


Felicia menaruh baju yang dia pakai dengan baju pink yang pernah di pakai pada saat ke villa itu.


"Sudah dua kali aku melakukan nya.aku pikir tidak akan melakukan nya lagi.Yaa tuhan cinta aku dengan kiano sudah keterlaluan sekali".


Felicia merenung dengan apa yang sudah dia lakukan dengan kiano.


Felicia segara mandi dan membersihkan badan nya.

__ADS_1


__ADS_2