
Ayah felicia langsung membantu istri nya membuat adonan kue bolu ulang tahun yang banyak sekali.
Felicia langsung menghampiri ayah dan ibu nya yang dengan sibuk di dapur.
"Ayah dan ibu semangat yaa, hari ini pesanan kue ulang tahun nya luar biasa banyak nya.di harapkan ibu dan ayah serius membuat kue nya dan jangan bercanda oke".
Ayah dan ibu felicia hanya bisa tersenyum mendengar perkataan dari putri kesayangannya itu.
"Baik,tuan putri felicia antasya".
Ucap vania membalas becanda an anak itu.
"Ibu ini bisa saja,bilang aku tuan putri aku jadi malu.yasudah aku pergi ke depan dulu yaa.kalian baik-baik di dapur yaa.awas jangan sampai kalian berdua bertengkar di dapur nanti rasa kue jadi aneh".
Ke dua orang tua nya tertawa-tawa mendengar kan perkataan dari yang keluar dari mulut felicia.
Felicia kembali ke depan toko kue nya menunggu pelanggan datang.
Dan tidak perlu waktu yang lama pelanggan pun mulai berdatangan.
Banyak sekali pelanggan yang datang ke toko kue felicia tersebut sampai felicia pun kewalahan dan mual.
"Yaa tuhan, kenapa aku sangat mual sekali yaa melihat banyak pelanggan yang berdatangan kenapa aku malah pusing dan mual".
Felicia langsung berlari ke dapur menghampiri ibu dan ayah nya.padahal di depan toko sedang banyak orang mengantri memesan kue.
"Buuuuuu,aku nggak kuat buuu aku pusing dan mual melihat banyak orang di depan toko".
Ibu felicia langsung berlari menghampiri felicia.
"Kamu kenapa nak ? bukan nya biasa nya kamu selalu semangat ketika banyak pelanggan yang berdatangan".
Felicia hanya mengangguk kepala nya sambil kepalanya tertidur di atas meja.
Vania langsung pergi ke depan toko dan melayani pelanggan yang tidak berhenti berdatangan.
Ayah felicia langsung menghampiri felicia dan membawakan buat strawberry yang segar dan asam.
__ADS_1
"Makan ini nak, kamu pasti akan segar kembali".
Felicia langsung mengambil strawberry yang di berikan oleh ayah itu.
Strawberry itu sangat asam sekali tapi felicia dengan sangat lahap memakan nya.
"Bagaimana nak ? kamu sudah tidak pusing dan mual lagi kan nak ?".
Ayah felicia langsung mengelus rambut felicia dan berkata.
"Jika kamu merasa sangat mual.makan lah buah-buahan yang segar nanti ayah bawakan buah-buahan ke depan toko ya".
Felicia hanya menggangukan kepalanya dan tetap memakan strawberry pemberian ayah itu.
"Aku sudah tidak pusing lagi ayah,aku bawa yaa strawberry ini ke depan".
Felicia langsung kembali ke depan toko sambil membawa strawberry pemberian ayah nya.
Kecurigaan ayah pun semakin nyata kepada felicia.
Vania langsung membuka apa yang felicia bawa.
"Kamu se pagi ini memakan strawberry yang asam ini felicia ?".
Felicia langsung terdiam tidak menjawab pertanyaan dari ibu nya itu.
Vania langsung meninggalkan felicia dan langsung berlari pergi ke dapur menghampiri suami nya
Vania terus memikirkan keadaan felicia yang sangat aneh menurut nya.
Felicia terus memakan strawberry itu sampai habis.
"Ahhhhh,segar sekali strawberry ini.aku mulai kelaparan lagi tapi nggak tahu aku harus memakan apa".
Felicia pun memegangi terus perut nya sambil mengelus-elus dengan tangan.
"Hari ini hari ke tiga, bagaimana mana caranya aku bisa membeli alat tes kehamilan tampa ketahuan sama ibu".
__ADS_1
Felicia terus memikirkan hal itu dia sangat penasaran karena dia sudah telat datang bulan tiga hari.
Tapi felicia pun sangat takut ketika dirinya harus tau hasilnya itu negatif atau positif.
"Bagaimana mana yaa,aku juga takut dan malu kalau harus membelinya.dan bagaimana kalau mereka sampai bertanya-tanya kepada aku yaa".
"Seperti nya aku harus bercerita kepada rakka.supaya perasaan ku ini menjadi lebih lega dan tidak banyak pikiran seperti ini".
Ayah felicia memperhatikan felicia dari jarak kejauhan.felicia terlihat sangat gelisah sekali.
Ayah felicia pun langsung menghampiri felicia dan meninggalkan istrinya yang sedang sibuk membuat kue.
"Nak, kamu kenapa ? kamu punya masalah ? kamu bicarakan semuanya kepada ayah nanti setelah ayah pulang dari toko yaa".
Ayah felicia berbicara kepada felicia sampai mencium rambut felicia dan meneteskan air mata nya.
Felicia merasakan kalau seperti nya ayah nya mulai mencurigai dirinya.
"Aku, tidak apa-apa ayah dan tidak ada yang harus aku ceritakan kepada ayah".
Felicia langsung membawa pulpen dan buku dia berpura-pura sedang menulis.
Ayah felicia mengerti apa yang di rasakan oleh Putri kesayangannya itu.
"Felicia,apa pun yang terjadi ayah tetap akan sayang kepada mu nak".
Ayah felicia langsung meninggalkan felicia yang terlihat sedang sibuk menulis pesanan di kertas putih hvs itu.
Mendengar perkataan dari ayah nya felicia semakin yakin jika ayah mulai curiga kepada nya.
"Seperti nya ayah, sudah tau dengan apa yang aku rasakan tiga hari ini.tapi ibu pasti sangat marah dan belum tentu mau menerima apa yang terjadi ini.walapun aku belum hasilnya seperti apa tapi sungguh aku takut di usir dari rumah oleh ibu".
Felicia tak terasa meneteskan air mata dan lagi-lagi menyesalin perbuatan yang dia lakukan dengan kiano.
"Tapi aku tidak bisa juga menyalakan kiano.karena ini kita lakukan dengan keadaan sadar dan tidak ada paksaan.berarti apa pun yang terjadi aku harus bertanggung jawab atas semua perbuatan ku selama ini".
Felicia merenungin dirinya dan menyesali semua perbuatan dengan kiano teringat semua bayang-bayang kebersamaan dengan kiano di masa-masa saat mereka bersama dulu.
__ADS_1