
Sembilan bulan berlalu Felicia melahirkan anak ke dua yang berjenis kelamin laki-laki, anak itu di berikan nama Rasyel Putra Rakka. Anak ini begitu sangat tampan sekali seperti Rakka.
"Yaa Tuhan, anak papa tampan sekali kamu sayang. beruntung nya kamu mirip Papa yaa sayang. Tapi kasihan yaa sama Mommy kamu ke dua anaknya nggak ada yang mirip sama Mommy nya."
Felicia langsung membuang wajahnya mendengar perkataan dari mulut suaminya itu.
"Ohhhh tenang saja sayang, nanti kalau Rasyel udah 1 tahun kita bikin lagi anak yang ke 3. Pasti wajah 99% mirip sama kamu sayang tapi kalau masih mirip aku lagi kita coba terus sampai ada yang mirip, bagaimana setuju nggak hehe."
Rakka terus menggoda istri nya tersebut, akhirnya sampai bisa tersenyum kembali.
"Aku berharap besar mereka bisa saling menyayangi walaupun dari ayah yang berbeda sikap dan perilaku, semoga Alexa bisa menjadi kakak perempuan yang baik dan penyayang."
__ADS_1
Felicia mengendong Rasyel dan Rakka mengendong Alexa. Felicia menatap wajah Rakka
"Kamu harus janji yaa bisa menjadi seorang ayah yang bijaksana, tidak membedakan antara Alexa dan Rasyel. Karena aku juga sangat sayang ke duanya, yaa walaupun ketika kemahamilan Alexa lebih menguras air mata sedangkan Rasyel penuh dengan kecukupan materi."
Felicia meneteskan air mata mengingat kembali perjuangan nya untuk bisa mendapatkan segalanya.
"Kamu sekarang menjadi wanita yang sangat sempurna sekali. Ketika dulu kamu sangat takut di rendahkan martabat sekarang kamu sangat tinggi sekali martabat nya, terimakasih sayang kamu mau menerima suami mu ini yang belum bisa sesukses kamu sekarang aku jadi sangat malu sekali."
Felicia menjadi perempuan yang sangat bahagia sekali, semua perjuangan nya terbayarkan semua nya dengan kesuksesan nya saat ini.
Rakka yang merasa sangat bangga ketika dia bisa menikah dengan perempuan yang sangat tepat sekali.
__ADS_1
Ketika Felicia dan keluarga di buat sangat bahagia sekali di sisi lain keluarga Alexander harus menerima kenyataan di mana bisnis kosmetik skincare Melinda mendadak menjadi sepi dan bangkrut karena tersaingi oleh produk kosmetik milik Ibunya Rakka yang memakai Brand ambassador model Felicia Antasya.
Belum hanya itu mereka pun harus menerima kenyataan jika ganguan jiwa Erika putri yang mulai terlihat suka menangis dan tertawa sendiri sambil memeluk boneka-boneka yang ada di kamar Alexa dahulu.
Erika mulai seperti orang yang sangat despresi sekali karena menginginkan anak, padahal dulu dia tidak mau mempunyai keturunan karena tidak mau bentuk tubuh nya menjadi berubah setelah menjadi seorang ibu. Sampai membuat nya harus mendapatkan perawatan khusus dari Dokter.
Semuanya berbanding terbalik, Kiano lebih memilih untuk melanjutkan kuliah nya ke luar negeri karena merasa sangat terbebani dengan semua yang terjadi di dalam keluarga nya
Di saat Felicia bahagia luar biasa, keluarga Kiano di ambang kebangkrutan perusahaan nya. semuanya seakan tidak seperti yang di bayangkan oleh Melinda sebelumnya.
Seseorang yang dulu dia hina dan dia rendahkan habis-habisan. Menjadi seorang yang kesuksesan nya lebih tinggi dari dirinya. Melinda hanya bisa merenungi nasibnya sendiri bersama dengan Erika yang sekarang menjadi despresi karena kelakuan nya sendiri.
__ADS_1