Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (75)


__ADS_3

Pintu mobil rakka pun tiba-tiba terbuka sendiri.seperti ada yang akan masuk ke dalam mobil itu.


Felicia semakin sangat ketakutan sekali.ke dua tangan felicia bergetar menahan rasa takut nya.


"Felicia Antasya,buka tangan mu.ini aku rakka putra.untuk apa kamu menutup ke dua wajah mu dan bersembunyi seperti itu ?".


Mendengar suara rakka, felicia langsung membuka ke dua tangan yang menutupi wajah nya.


Felicia di buat kaget,rakka membawa boneka teddy bear yang sangat besar sekali.


"Ngapain, cuman liat in aja.ayo bantu bawa ke dalam mobil boneka teddy bear raksasa ini".


Felicia langsung membantu rakka memasuk kan boneka teddy bear pink itu ke kursi belakang.


"Besar sekali boneka teddy bear ini rakka,sampai dua kursi hanya untuk duduk dia sendiri".


Felicia memandangi terus boneka teddy bear raksasa warna pink itu.


"Felicia, kamu suka boneka teddy bear raksasa itu ? apa kamu ingin memiliki nya ?".


Rakka seakan menawarkan boneka teddy bear raksasa itu ke pada felicia.


"Aku sangat suka, apalagi warna nya pink.warna ke suka an aku".

__ADS_1


Ucap felicia sambil tertunduk malu.dia sangat suka boneka teddy bear raksasa itu.


"Yasudah kamu bisa ambil boneka teddy bear raksasa itu.memang boneka teddy bear itu aku beli kan untuk kamu felicia anatasya".


Felicia langsung terkejut ketika dia tahu bahwa boneka teddy bear itu sengaja di beli kan oleh rakka untuk nya.


"Beneran ini rakka, boneka teddy bear raksasa ini untuk aku ? tapi aku nggak ilang tahun rakka hari ini".


Rakka langsung tertawa mendengar ucapan dari mulut felicia Antasya.


"Felicia Antasya,memang kalau kita ingin memberikan sesuatu itu harus pada saat acara ulang tahun saja ? hari-hari biasa tidak boleh memberikan hadiah ?".


Felicia hanya tersenyum tipis kepada rakka.


Felicia memandang wajah tampan rakka yang begitu sangat baik sekali kepada nya itu.


"Terima kasih banyak rakka.kamu sangat baik sekali kepada aku sekali lagi aku ucap kan terima kasih".


Felicia tertunduk malu dengan kebaikan hati rakka terhadap nya.rakka selalu ada untuk nya.


"Sudah yaa, jangan pasang wajah seperti itu.kamu harus nya bahagia donk".


Felicia langsung tersenyum manis melihat wajah rakka.

__ADS_1


"Nah begitu dong,kan cantik kalau senyum jangan menangis lagi yaa felicia.kamu harus merasakan kebahagiaan".


Rakka memandangi wajah felicia sambil mengusap rambut panjang nya.


"Iyaa rakka, apapun yang terjadi aku harus bahagia dengan cara apapun".


Felicia mulai bersemangat kembali sudah tidak ada tetesan air mata di pipi nya.


"Yasudah sekarang,kita cari apotek untuk mencari alat test kehamilan itu".


Rakka melanjutkan kembali perjalanan nya untuk mencari apotek.


"Rakka, bagaimana cara kita membeli nya ? . bagaimana kalau mereka meminta bukti buku nikah ?. ahhhh aku takut sekali".


Felicia mulai merasakan gelisah kembali jika sudah membahas tentang apotek.


"Lalu bagaimana ? apa kamu mau langsung pergi ke dokter kandungan ? supaya semua nya lebih jelas lagi ?".


Felicia langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat sekali.


"Jangan ke dokter kandungan dong.aku makin takut rakka".


Rakka mulai kebingungan dan langsung memberhentikan mobil nya.

__ADS_1


__ADS_2