Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (262)


__ADS_3

"Ayah dan Ibu harus tahu dengan kabar gembira ini, mereka pasti sangat senang sekali."


Rakka langsung memberitahukan kabar gembira ini kepada keluarga nya, mereka pun sangat senang sekali apalagi di keluarga Rakka merupakan cucu pertama nya.


Semua sangat bahagia sekali, dan Rakka pun membicarakan tentang keinginan mempunyai baby sister untuk mengurus Alexa karena kondisi Felicia yang hanya hanya bisa tertidur saja.


Melissa yang merupakan ibu dari Rakka pun sangat bahagia mendengar kabar tersebut dan kebetulan dia sedang bersama Melinda untuk membicarakan tentang bisnis kosmetik mereka.


"Ada apa Melissa, seperti nya kamu sedang senang sekali hari ini." Ucap Melinda dengan wajah yang sinis sekali.


"Felicia sekarang sedang hamil anak Rakka, tandanya sebentar lagi akan menjadi seorang nenek. Sangat tidak menyangka sekali Felicia bisa begitu sangat cepat memberikan keturunan untuk kami."


Melinda yang mendengar pun langsung merasa sangat panas sekali, karena Erika belum juga bisa hamil kembali.


"Hmmmm, selamat yaa kalau begitu. Aku rasa harus pergi sekarang juga kasihan Erika di rumah sendiri an."


Melinda langsung meninggalkan tempat tersebut, dia sangat di buat panas sekali.

__ADS_1


"Kenapa dia begitu cepat untuk hamil kembali, sedangkan Erika yang sudah program kehamilan masih saja belum hamil."


*****


Di kediaman rumah Alexander, Melinda terlihat sangat marah.


"Mama kenapa ? ko kaya yang kesel gitu sih."


Kiano menghampiri Mama nya, tapi di sana ada Erika yang membuat Mama nya tidak enak untuk mengatakan semuanya.


"Mama nggak apa-apa kok, seperti nya Mama terlalu cape. Mama istrirahat dulu di kamar yaa."


"Ada apa lagi dengan Mama Mel, aku juga harus cari tahu semuanya."


Erika mengikuti Kiano diam-diam, dia melihat Kiano masuk ke dalam kamar Mama nya.


"Oke, aku bisa mendengarkan nya di balik pintu kamar."

__ADS_1


Kiano langsung menghampiri Mama nya dan duduk di samping Mama nya.


"Ada apa sih Mam ? coba ceritakan semuanya sama aku jangan di pendam sendiri."


Melinda langsung menangis di depan Kiano.


"Felicia sudah hamil anak Rakka, dia begitu cepat di beri kepercayaan untuk bisa mempunyai anak lagi, sedangkan Erika dia harus melakukan program kehamilan dengan Dokter yang sangat hebat tapi kenapa belum juga di berikan kepercayaan untuk hamil kembali. Mama sangat mengharapkan keturunan dari kamu dan Erika, karena Mama yakin akan membawa dampak positif bagi keluarga kita."


Melinda terus-menerus menangis di depan Kiano.


"Felicia dia perempuan yang tangguh Mam, dia dari hamil sampai melahirkan Alexa hanya berjuang sendiri tampa ada aku di samping nya. Mungkin itu yang membuat Felicia lebih cepat mendapatkan kepercayaan lagi dan semoga saja Erika secepatnya bisa hamil kembali."


Melinda langsung terdiam mendengar perkataan dari kiano, yang seperti sangat menyesal meninggalkan Felicia di saat sedang hamil dan melahirkan.


"Kadang rasa bersalah aku semakin besar, ketika aku melihat wajah cantik Alexa yang begitu mirip sekali dengan aku, seakan aku bersumpah akan membuat dia hidup bahagia."


Erika yang mendengar percakapan antara Kiani dan Mama nya pun mulai merasa dalam posisi yang terancam.

__ADS_1


"Tante Melinda sangat menginginkan keturunan dari aku, tapi aku harus bagaimana, aku belum juga bisa mendapatkan kepercayaan untuk bisa hamil kembali."


Erika dengan cepat langsung pergi dari depan pintu kamar itu.


__ADS_2