
Mama melinda terus memperhatikan tingkah laku suaminya itu.
"Memang papa mau menyiapkan apa untuk mama".
Papa Alexander langsung terdiam memikirkan apa yang harus dia jawab.
Mama melinda terus memperhatikan ruangan suaminya itu.
"Selain Siska sekertaris papa,siapa lagi perempuan yang pernah masuk ke ruangan papa ini".
Mama melinda menatap sinis ke arah wajah suaminya itu.
"Selain Siska sekertaris papa, ada banyak yang datang ke sini untuk berkerja sama dengan perusahaan papa donk mama.papa nggak bisa menjelaskan satu per satu sama mama".
Wajah papa alexander semakin panik sekali.
Mama melinda langsung keluar dari ruangan suaminya itu.dia memperhatikan semua pegawai wanita yang ada di sana.
"Tidak mungkin aku harus mencium aroma parfume mereka satu persatu.itu sangat memalukan sekali untuk aku".
Papa Alexander menyusul mama melinda ke luar.ternyata mama melinda langsung berjalan menuju pintu keluar dan segera pergi dari tempat perusahaan suami itu.
__ADS_1
Papa Alexander langsung menghelakan nafas panjang nya.
"Selamat aku hari ini, jangan sampai aku sudah ketahuan di saat baru permulaan perkenalkan belum bisa mendapatkan nona alexa".
Papa Alexander langsung masuk kembali ke dalam ruangan nya.
"Apa mungkin parfume itu bukan bersal dari perusahaan ini yaa.kalau sampai aku tau siapa orang nya maka habis dia tidak akan aku maafkan".
Felicia melihat tante melinda keluar dari perusahaan itu.
"Ayoo pak cepat kita berangkat dari sini".
Mobil felicia langsung meninggalkan perusahaan alexander tersebut.
"Astaga,aroma parfume ini lagi seperti di semprot kan ke mobil ku ini".
Ketika melinda mau membuka pintu mobil nya.dia melihat ada botol parfume kosong.
Melinda langsung mengambil nya dan membuka botol parfume itu.
"Seperti nya ada yang sengaja menyemprotkan parfume tersebut ke mobil aku".
__ADS_1
Melinda langsung menghampiri satpam yang berada di sekitar situ.
"Maaf, permisi saya mau tanya.tadi apa bapak melihat seseorang yang berbeda di sekitar mobil saya yang terparkir di sana pak".
Satpam tersebut langsung memperhatikan mobil melinda dan mulai mengingat kejadian tadi.
"Kalau tidak salah tadi ada seorang perempuan.memakai dress selutut memakai jaket kacamata hitam , topi dan masker.dia sedang asik bercermin di kaca spion mobil ibu sampai menyemprotkan parfume di sana dan tidak lama dia langsung pergi bu".
Melinda langsung terdiam setelah mendengar perkataan dari satpam tersebut.dia langsung memikirkan siapa perempuan itu.
"Apa bapak tidak melihat sama sekali wajah nya pak.mungkin bapak sedikit kenal dari penampilan nya".
Melinda mencoba mencari tahu lagi informasi dari satpam tersebut.
"Kalau saya lihat sih bu,badan nya seperti anak muda mulus putih langsing sekali badan nya".
Mendengar perkataan satpam tersebut melinda seperti terbakar api cemburu.
"Yasudah pak, tidak perlu di terus kan lagi.terimakasih atas informasi nya".
Melinda langsung masuk ke dalam mobil nya dan memasukkan botol kosong parfume itu ke dalam tas nya.
__ADS_1
"Apa maksud ini semua nya,apa papa Alexander berani bermain perempuan di belakang aku.kalau sampai itu benar siapa perempuan yang berani menggoda suami ku ini.besar sekali nyali nya dia ingin berurusan dengan keluarga alexander".
Melinda langsung menyalakan mesin mobil nya dengan perasaan emosional.