
Kiano di buat tidak nyaman oleh tatapan mata Erika.
"Ada apa Erika, kenapa kamu melihat aku seperti itu".
Erika langsung tersenyum tipis.
"Kamu tampan sekali kiano malam ini".
Erika mulai berani bersender di pundak Kiano.
"Erika tolong jangan seperti itu,aku sedang menyetir mobil".
Erika langsung duduk seperti biasanya.
"Kita makan di sini saja yaa Kiano".
Kiano langsung memberintikan mobil nya.
"Oke,kita makan di sini".
Kiano langsung turun dari mobil nya dan membuka pintu mobil untuk Erika.
"Terimakasih yaa Kiano".
Erika langsung menggandeng tangan Kiano.
Kiano mencoba melepaskan tapi erika sangat erat.
Mereka duduk dan mulai memesan makanan.
Restoran yang sangat mewah dan romantis.
Kiano mulai merasa teringat kembali kepada felicia.
Mereka makan dengan romantis sekali.
Kiano melihat jam ternyata sudah jam 10 malam.
"Erika ini sudah sangat malam, kita harus segera pulang nanti mama kamu hawatir".
Erika langsung melihat jam di handphone nya.
"Ini kan baru jam 10 malam Kiano, masih belum malam ah.aku masih pengen di sini bersama kamu".
__ADS_1
Erika mulai berani memegang tangan Kiano.
"Aku kita pulang sekarang, pokoknya kita harus pulang".
Kiano langsung pergi meninggalkan Erika.
Tapi handphone tidak di bawa nya.
Erika masih tetap menikmati malam itu.
Tiba-tiba handphone Kiano berdering.
"Wah, handphone Kiano bunyi.aku liat jangan yaa seperti ini panggilan telepon deh".
Erika langsung mengambil handphone Kiano.
"Felicia Cantik,siapa yaa ini".
Erika langsung merilik ke belakang mencari Kiano.
"Apa aku angkat aja yaa teleponnya".
Erika langsung mengangkat telepon nya.
"Ada apa, kamu megang handphone aku ?".
Kiano terlihat sangat emosional dengan erika.
"Tadi, handphone kamu bunyi.dan aku lihat aku takut itu telepon nya penting".
Erika terlihat sangat ketakutan melihat wajah Kiano
Tampa basa-basi Kiano langsung menarik tangan Erika
"Sakit Kiano, kamu kasar banget sih"
Erika langsung mengelus tangan yang di tarik oleh kiano.
"Aku nggak suka yaa erika, kamu berani ngambil handphone nya aku kaya gitu".
Kiano langsung meninggalkan erika dan berjalan dengan cepat menuju mobilnya.
Erika langsung berlari mengejar kiano.
__ADS_1
"Kiano tunggu aku, jangan cepat-cepet jalan nya".
Kiano langsung berhenti berjalan menunggu Erika.
"Ayoo cepet masuk mobil".
Perlakuan Kiano sangat kasar kepada Erika.
Di perjalanan kiano mulai resah dia takut Erika menceritakan semuanya kepada mama nya.
Karena sebelumnya nya Kiano bilang hubungan nya dengan felicia sudah berakhir.
Kiano mengendarai mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Erika sangat ketakutan sampai memejamkan mata nya.
"Kianooooooo stop,aku takuttttt sekali".
Erika berteriak meminta Kiano memberintikan mobil nya.
Tapi Kiano tidak mendengarnya dia tetap mengendarai mobil nya dengan semaunya.
Tangan erika langsung bergetar erika sangat ketakutan sekali.
Akhirnya Kiano memberentikan mobil nya itu.
Erika langsung menarik nafas panjang nya.
"Kiano,apa yang kamu lakukan bisa membahayakan nyawa kita.kenpa cuman karena masalah handphone kamu marah besar seperti ini".
Mata Erika mulai berkaca-kaca saat berbicara dengan kiano.
"Kiano, memang siapa felicia cantik itu ?
Kiano langsung melirik ke wajah erika ketika Erika menanyakan felicia.
Kiano langsung menatap Erika dengan jarak yang sangat dekat sekali.
Erika langsung memalingkan wajahnya.
Dia se akan menolak tatapan Kiano.
"Dia felicia Antasya pacar aku dari sejak aku sekolah".
__ADS_1