
Kiano pulang ke rumah tampa erika putri.kiano pikir erika sudah pulang ke rumah.
"Kiano mana erika kenapa kamu tidak menunggu dulu erika.supaya bisa pulang bersama".
Kiano langsung mengambil handphone dan menelephone erika.
Tapi nomber telephone erika tidak dapat di hubungi.
"Nggak aktif yaa nomber handphone kemana yaa.erika putri".
Tiba-tiba erika pun datang dengan senyuman di wajah nya.
"Erika, kamu kemana tadi aku telephone nomber handphone kamu nggak aktif".
Erika masih saja tersenyum sambil memandang wajah kiano.
"Sudah yaa,nggak usah di bahas lagi yaa.yang penting sekarang aku udah ada di rumah kan.aku kembali lagi ke rumah ini".
Vania langsung menghampiri erika putri.
"Erika, maafkan sikap tante tadi pagi yaa.tante janji akan lebih menghargai perasaan kamu".
__ADS_1
Vania langsung memeluk erat Erika.
"Iyaa aku maafkan".
Jawaban erika terdengar sangat datar sekali wajah nya pun tampa expresi.
"Erika,nanti mama akan membuat suatu acara untuk memperkenalkan kamu sebagai brand ambassador produk skincare kosmetik mama.tapi karena kamu belum bisa untuk hamil jadi mamab belum bisa memberikan sepenuhnya bisnis skincare kosmetik milik mama untuk kamu".
Erika semakin kesal dengan perkataan mama melinda.tapi dia tetap harus menjaga emosi nya di depan mama melinda.
Kiano langsung dengan cepat membawa Erika ke dalam kamar nya.
Kiano tidak berani mendekati erika ketika dia sedang emosi seperti itu.
Erika pun langsung berdiri dan menghampiri kiano dengan mata yang sinis.
"Jangan berharap kita bisa tidur bersama melakukan hubungan suami istri.jika mama kamu tidak memberikan sepenuhnya bisnis skincare kosmetik milik nya untuk aku".
Kiano langsung terkejut mendengar perkataan dari mulut erika.dia tidak menyangka jika erika mempunyai sikap seperti itu.sikap nya berubah drastis semenjak mereka sudah menikah.
Kiano langsung ke luar dari kamar nya.untuk menghindari pertengkaran nya dengan erika.
__ADS_1
Kiano langsung pergi ke luar rumah nya tapi di hentikan oleh mama melinda.
"Mau kemana kamu kiano ? kenapa kamu keluar rumah dengan wajah kesal seperti itu.apa kalian berdua bertengkar".
Kiano melepaskan tangan mama melinda dengan sangat kasar.
"Aduhhh,ada apa ini.mereka baru saja menikah.masa sudah bertengkar lagi".
Erika yang mengintip dari pintu kamar pun langsung masuk dan mengunci pintu kamar nya.
"Jangan sampai tante melinda masuk ke dalam kamar ini.dan berbicara panjang lebar memberikan nasihat panjang nya".
Kiano berjalan ke taman dekat rumah nya.kiano duduk di kursi taman itu.kiano pun melamun meratapi kehidupan nya setelah menikah.
"Di kampus gue berentem sama rakka dan kaya nya gue nggak bisa sedekat kaya dulu lagi sama rakka.di rumah gue harus jadi penengah antara mama dan juga erika.pernikahan gue baru seminggu tapi masalah nya udah serumit begini.gue jadi nyesel nikah buru-buru kaya gini.sikap erika pun sekarang jadi berubah ternyata benar omongan gue dulu.dia cuman pengen mengambil bisnis skincare nya mama aja".
Kiano merenung sambil memegang kepalanya.
"Kenapa,pas kaya gini gue malah jadi inget nya sama felicia.dan juga inget sama omongan rakka.apa benar felicia sudah melahirkan anak nya".
Kiano mulai merasa menyesal dengan perbuatannya dengan felicia.
__ADS_1