
Belum juga sampai di rumah rakka sudah di telephone oleh melinda mama nya Kiano.
"Hadeuh Tante melinda telephone gue kan.gue harus ngomong apa coba sama tante melinda"
Rakka bingung apa dia harus angkat atau tidak telephone dari tante melinda.
"Gue angkat jangan yaa.kalau gue angkat telephone nya gue harus ngomong apa sama tante melinda.tapi kalau gue nggak angkat telephone nya tante melinda pasti sangat hawatir sekali".
Dan pada akhirnya rakka mengangkat telephone dari tante melinda.
{"Hallo Tante melinda ada apa yaa Tante malem-malem teleponhone saya ?".}
{"Hallo rakka apa kamu sekarang sedang bersama kiano ? sudah hampir jam 11 malam Kiano belum juga pulang.tante telephone handphone tidak aktif.tante sangat hawatir sekali rakka.besok ada hari di mana Kiano harus fitting baju pertunangan dengan erika".}
{"Tante, maafkan saya tadi di kampus saya nggak ketemu dengan kiano karena saya ada kelas pagi dan Kiano ada kelas sore jadi kita nggak ketemu di kampus Tante.kemungkinan besar ada kelas malam dadakan Tante jadi handphone Kiano tidak di aktifkan".}
__ADS_1
{"Oke baiklah,rakka kalau kamu dapat informasi dari kiano kamu langsung hubungi Tante yaa.Maaf Tante untuk menggangu waktu istirahat kamu malam-malam yaa Kiano".}
{"Oh,iya Tante tidak apa-apa ko tante".}
"Tukan Kiano bikin gue jadi sasaran Tante melinda kan.kemana sih pergi nya itu anak mana besok dia harus cari-cari baju pertunangan nya lagi.kayanya ini anak emang sengaja kabur supaya batal pertunangan nya".
Rakka langsung melanjutkan perjalanan nya untuk sampai ke rumah nya.
Di sisi lain felicia yang masih saja menangis di pelukan ibu nya.
"Nak, sudah yaa jangan sedih lagi ibu jadi tidak tega kalau melihat kamu seperti ini.apa kita pergi saja nak dari tempat ini agar kamu bisa melupakan semua nya tentang Kiano".
"Tidak bu,aku tidak mau kita pindah bagaimana dengan usaha kita ini yang sudah kita kembangkan dengan susah payah dan penuh dengan perjuangan ini.maafkan aku yaa buu aku yang masih saja selalu berbohong dengan ibu selalu memperlihatkan kalau aku ini kuat tapi ternyata sebernarnya aku ini rapuh dan selalu saja menagis kepada ibu".
Vania langsung memegang tangan putri kesayangannya itu.
__ADS_1
"Kita berjuang sama-sama yaa naak.ibu pasti akan selalu mendukung kamu nak.karena kamu adalah putri kesayangannya ibu felicia".
Felicia langsung mencium tangan ibunya itu.
"Terimakasih banyak yaa bu.aku sayang banget sama ibu".
Felicia memeluk erat kembali tubuh ibunya.
"Kamu pergi istirahat dulu sana, tenangkan pikiran kamu buat tenang dulu yaa.lupakan sedikit demi sedikit apapun yang terjadi antara kamu dan Kiano".
Felicia langsung pergi meninggalkan ibunya dan masuk ke dalam kamar nya.
Felicia melihat kalender yang ada di kamar nya.
"Yaa tuhan, seharusnya hari ini jadwalnya aku menstruasi tapi aku belum juga menstruasi aku sudah telat satu hari.tapi aku tidak merasakan apa-apa sama sekali.bukanya katanya kalau kita telat datang bulan itu mual muntah tapi aku tidak merasakan apa-apa.semoga saja tidak terjadi apa-apa jangan sampai aku hamil anak Kiano".
__ADS_1
Felicia langsung menganti pakaian nya dan membersihkan badan nya agar tidur nya nyenyak.
"Semoga saja besok aku datang bulan.mungkin saja ini ada hubungannya dengan keadaan aku yang sekarang ini banyak pikiran banyak beban sehingga siklus mentruasi aku jadi terganggu semoga saja tidak terjadi hal yang tidak untuk aku ingin kan".