Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (268)


__ADS_3

Air mata Erika seketika menetes ketika Felicia dengan paksa mengambil Alexa. Felicia langsung membawa Alexa pulang bersama Rakka.


"Bisakah kamu memberikan waktu satu hari lagi untuk kami bisa bersama dengan Alexa, aku merasa sangat senang ada di dekat Alexa. aku tulus mencintai Alexa seperti anak kandung aku sendiri, aku mohon Felicia kamu sekarang sedang hamil anak kedua sedangkan aku belum tentu bisa hamil lagi setelah keguguran kemarin."


Ucap Erika sambil menangis di depan Felicia dan memohon kepada Felicia. Tapi Felicia tidak sama sekali tersentuh oleh tangisan Erika.


"Maaaf ini anak aku, lagi pula bukan kah kalian meragukan ini bukan anak Kiano, dan sekarang kalian sudah merasa nyaman kalian nggak mau memberikan Alexa kepada ibu kandung nya sendiri, ohhhhhh tidak semudah itu yaaa."


Rakka pun langsung lari mengejar Felicia, Alexa menangis histeris sangat kencang sekali ketika di bawa paksa oleh Felicia.


Kiano langsung membawa Erika ke dalam kamar nya, tapi Erika masih saja ingin melihat Alexa.


Rakka tidak habis pikir dengan apa yang di lakukan oleh istrinya tersebut yang sangat nekat sekali.

__ADS_1


"Sayang, bisa kamu tenang jangan bawa paksa Alexa seperti itu kasihan Alexa sayaaaaang coba lihat Alexa menjadi tidak nyaman dengan kamu."


Suara tangisan Alexa masih saja terdengar, Erika langsung berlari menghampiri mobil Felicia.


"Aku mohon buka pintu nya, aku ingin memeluk Alexa sekali lagi aku mohon Felicia aku mohon."


Erika terus mengetuk kaca mobil, dia terus memohon kepada Felicia dan akhirnya membuatnya Felicia menjadi luluh.


Kiano dan Mama nya melihat pengorbanan Felicia yang mau memberikan Alexa kembali ke pada Erika.


"Sayang jangan menangis yaa ini sama Mommy Erika yaa, kamu baik-baik di sana sama Ibu yaa, nanti semoga saja Mommy bisa ketemu lagi dengan kamu."


Alexa langsung melirikan mata nya ke arah Kiano dan membuat Kiano tersenyum sambil menghampiri Alexa.

__ADS_1


"Jangan nangis yaa sayang, nanti Papa pasti pergi ke rumah Alexa itupun kalau Papa di kasih ijin oleh Ibu kamu."


Felicia tidak sedikit pun merasa iba melihat tangisan mereka. Felicia hanya terdiam dan melihat Alexa yang seketika terdiam di pelukan Erika.


"Sudah kan, bisa kembalikan Alexa kepada ibu kandung nya. Dan kamu Kiano menyesal kah kamu pernah bilang kalau Alexa itu bukan anak kandung kamu. Dan sekarang kamu dan keluarga kamu malah tidak mau jauh dari Alexa, kamu yang berharap ingin punya anak dari istri kamu tapi Tuhan lebih memilih Alexa untuk bisa kamu rawat, semoga kamu dan Mama khususnya bisa berubah menjadi lebih baik lagi dalam berbicara kepada orang lain."


Felicia langsung menutup pintu mobil nya, Rakka langsung menyalakan mesin mobil nya. Felicia terlihat sangat emosional sekali wajah nya pun sampai memerah seperti tomat.


"Sayaaaaang, udah yaa jangan marah-marah terus gitu. Ingat suami kamu itu handsome banget masa sih anak kita mirip lagi sama Kiano. Aku cape-cape buat sehari sampai 3 kali hehehehe."


Felicia yang marah besar pun langsung tersenyum kembali mendengar perkataan Rakka.


"Apasih kamu Rakka ngomong nya nggak banget, yang pasti harus mirip aku karena kehamilan ini perjuangan nya luar biasa sekali hamil anak kamu ini."

__ADS_1


__ADS_2