Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (76)


__ADS_3

"Lalu bagaimana ? kamu mau membiarkan saja sampai kandungan kamu mulai membesar begitu ?".


Felicia menggelengkan kembali kepala nya lagi.


"Yasudah,ayo kita mencari apotek.tapi kamu temanin aku yaa rakka aku nggak berani beli sendiri an".


Felicia menunjukkan wajah memelas kepada rakka.


"Iya iya,aku temanin ke apotek nya".


Rakka langsung melirikan pandangan untuk mencari apotek yang tidak banyak pengunjung nya.


Dan akhirnya rakka langsung menemukan apotek yang sepi itu.


Nah felicia,itu ada apotek yang kosong dan sepi.kita beli di sana saja".


Rakka langsung mberhentikan mobil nya di depan apotek tersebut.


Melihat wajah felicia yang sangat pucat rakka ketakutan felicia malah pingsan di depan apotek itu.


"Kamu tenang yaa, berpikir positif semoga hasilnya negatif yaa".


Felicia pun mencoba untuk menenangkan diri nya.


Rakka langsung turun dari mobil nya dan membuka kan pintu mobil untuk felicia turun.


Rakka langsung memegang tangan felicia yang sangat dingin sekali.


"Feli, kamu baik-baik saja kan".


Tanya rakka yang mulai hawatir dengan keadaan felicia.


"Aku baik-baik saja rakka".


Rakka dan felicia pun langsung berjalan menuju depan apotek itu.


"Selamat sore mbak,saya butuh alat test kehamilan ada ?".


Pegawai apotek pun langsung mencari kan nya.

__ADS_1


"Oh ada pak ini".


Pegawai apotek itu memberikan tespek itu kepada rakka


"Memang sudah telat berapa lama istri nya pak ?".


Rakka langsung memandangi wajah felicia.


"Sudah telat tiga hari mbak dengan hari ini".


Suara rakka terdengar sangat bergetar sekali.


"Kalau saya lihat sih, hasil nya pasti positif soalnya kelihatan dari wajah istri nya pucat sekali".


Felicia makin tidak bisa menahan diri nya tangan nya pun sekarang bergetar.


"Yasudah mbak, terima kasih yaa mba kami pamit dulu pulang".


Rakka langsung menggandeng tangan felicia.


"Jangan kamu pikirin omongan apoteker itu yaa".


"Ini bagaimana cara pakai nya ? aku beneran deh nggak tahu".


Felicia terus membulak balikan alat test kehamilan itu.


"Di situ kan ada tulisan nya kamu coba aja pahami nanti di kalau sudah sampai.


Felicia pun terus memandangi alat test kehamilan itu.


"Sudah masuk kan baik-baik ke dalam tas jangan sampai ibu dan ayah kamu sampai tahu bisa kacau semua nya.apalagi kan kamu belum tahu juga hasil nya seperti apa".


Felicia langsung menuruti saran dari rakka dan langsung memasukkan alat test kehamilan itu ke dalam tas nya.


Oke,aku sudah memasukkan ke dalam tas aku.dan aku yakin aman karena ibu nggak pernah periksa tas aku".


Rakka memperhatika terus felicia dan dia pun langsung berpikir apa yang akan terjadi kepada dia setelah dia ini dan ke depan nya.


"Felicia,apa kamu bawa bedak dan lipstik ? seperti nya kamu harus pakai lagi itu semua agar kamu nggak kelihatan pucat nya".

__ADS_1


Felicia langsung mencari cermin di tas nya dan langsung memperhatika wajah nya.


"Iyaa,bedak ku habis terhapus air mata ku.hmmmm aku emang harus make up lagi".


Felicia langsung mengeluarkan alat make up dan langsung ber dandan di hadapan rakka.


Rakka langsung senyum melihat felicia yang memakai make up di hadapan nya itu.


"Feli,coba deh kamu lebih menebalkan make up di wajah kamu itu supaya kelihatan lebih fresh kelihatan nya".


Felicia langsung tersenyum dan menuruti apa kata rakka.


"Oke,aku coba yaa rakka semoga hasilnya sempurna".


Rakka memperhatika terus felicia dan ternyata jika felicia ber dandan seperti dia jauh lebih cantik dari erika.


"Bagaimana rakka ? aku cantik kan ?".


Rakka langsung memperhatika felicia dari jarak dekat.


Rakka langsung tersenyum kepada felicia dan berkata.


"Sempurna".


Felicia langsung tersenyum malu-malu mendengar perkataan rakka.


"Tapi felicia, nanti kalau ibu kamu nanya kita habis dari mana.kamu langsung jawab saja pergi dari pernikahan teman kamu".


Felicia langsung cemberut mendengar perkataan dari rakka.


"Jadi maksud kamu,make up terlalu tebal seperti orang yang mau pergi ke undangan pernikahan gitu".


Rakka langsung menahan tawa nya.


"Ihhhh, bukan gitu felicia anatasya kan tadi aku udah bilang kalau kamu itu sempurna".


Rakka langsung menjalankan mobil nya menuju ke rumah felicia.


"Terima kasih yaa rakka putra atas pujian nya.aku sangat bahagia sekali".

__ADS_1


Felicia pun mulai bersiap-siap untuk turun dari mobil nya rakka.karena sebentar lagi sudah akan sampai di depan rumah felicia.


__ADS_2