
Felicia memikirkan bagaimana dengan perasaan rakka.
"Apa tadi itu rakka secara tidak langsung mengatakan perasaannya.tapi kenapa dia bisa punya perasaan itu sama aku.kadang muncul nya perasaan lebih akan membuat putus persahabatan".
Felicia berjalan dengan lambat menuju ke rumah nya.
Felicia langsung duduk bersender di ruang tamu keluarga nya.
Vania yang merasa ada seseorang yang masuk ke dalam rumah.langsung keluar dari kamar nya sambil menggendong Alexa.
"Felicia, kamu kenapa ? kamu terlalu kecapean yaa ?".
Vania hawatir dan langsung menghampiri felicia.
"Aku baik-baik saja ko bu".
Felicia berniat ingin bercerita kepada ibu nya tentang rakka.
"Bu, tadi rakka datang ke toko dia memberikan aku setangkai mawar putih tapi dengan kata-kata perasaan nya".
__ADS_1
Vania langsung terkejut secepat ini rakka mengatakan perasaan kepada felicia.
"Lalu, bagaimana dengan kamu felicia apa jawaban kamu untuk rakka ?".
Vania terlihat sangat penasaran sekali.sampai mendekat kan wajah kepada Felicia.
"Aku bilang, tidak akan ada lagi cerita si miskin yang mencintai si kaya".
Ucap felicia dengan suara yang sangat pelan.
"Aku tidak mau bu,sakit hati ke dua kali nya.walapun aku tau ibu nya rakka baik sekali.tapi untuk masalah jodoh untuk anak nya dia pasti memilih perempuan yang terbaik pilihan keluarga nya".
"Kamu yang sabar ya sayang,mama yakin sekali nanti ada saat nya kamu bisa mempunyai keluarga bahagia bersama Alexa Putri".
Felicia tersenyum sambil melihat wajah erika yang sedang tertidur pulas.
"Jika berdua saja dengan erika.aku merasa sangat bahagia dan cukup dalam materi.kenapa harus menjadi bertiga.aku takut ketika aku mencoba membuka hati untuk lelaki lain dia hanya cinta dengan aku tapi tidak sayang anak aku".
Felicia langsung mengendong alexa putri.
__ADS_1
"Ibu serahkan semua kepada kamu.semoga apapun keinginan kamu itu bisa membuat kamu bahagia bersama Alexa".
Vania memeluk felicia yang sedang mengendong alexa.
"Terimakasih ibu,aku sekarang akan lebih fokus dengan usaha toko kue kita saja".
Felicia tersenyum dengan wajah yang penuh semangat.
"Bu, aku akan membawa Alexa ke kamar untuk sama-sama kita beristirahat bersama".
Felicia membawa Alexa yang sedang tertidur pulas masuk ke kamar.
"Hmmmm,kasian sekali rakka.pasti sekarang dia sangat patah hati dengan perkataan felicia.padahal sejak dulu aku sangat menginginkan rakka yang menjadi pendamping hidup felicia bukan rakka.tapi sekarang semua di tangan felicia keputusan nya.semoga saja rakka masih mau pergi ke sini".
Vania langsung memilih untuk pergi ke toko kue.menggantikan felicia.
"Ketika felicia masuk ke dalam kamar nya.dia langsung melihat boneka teddy bear pink raksasa pemberian dari rakka".
Felicia menidurkan alexa ke tempat tidur nya.dan berjalan menuju boneka teddy bear pink raksasa itu.
__ADS_1
"Maafkan aku rakka, sebernarnya dengan aku sering memeluk erat boneka yang kamu berikan saja.aku sudah merasa sangat nyaman sekali rakka.tapi kembali lagi aku tidak mau sakit hati ke dua kali nya.aku nggak mau di saat aku sepenuh nya memberikan cinta aku kepada kamu.keluarga kamu tidak mau menerima kehadiran aku yang sudah memiliki anak tampa setatus pernikahan".