
Winter terjaga sepanjang malam, dia banyak melamun dan terus memikirkan Flo hingga merasa frustasi. Sejuta pertanyaan berkecamuk didalam pikirannya,
Mengapa kamu tidak ingin bertemu denganku?! Apa kamu tidak merindukan aku?!
Winter menyugar rambutnya yang kini terlihat lebih panjang dan berantakan, "Dylan!! Dylan!!" Winter memanggil Dylan yang berjaga di depan kamarnya.
"Ya Tuan Winter?! Ada apa??" Dylan sedikit berdecak melihat penampilan Winter, rambut yang berantakan, tidak berganti pakaian, wajah yang kuyu dan pucat.
"Ambilkan alkohol!!!" Titah pria itu tegas.
"Baik!" Dylan sama sekali tidak berniat membantah Winter, melihat kondisi atasannya itu sangat mungkin dia akan di damprat jika berani beraninya membantah apalagi menasihati Winter.
Setelah menyuguhkan alkohol seperti yang diminta oleh Winter, Dylan langsung keluar meninggalkan Winter untuk menulis telegram berupa sandi dan kode kepada Ethan seperti yang diperintahkan Ethan padanya. Secepat kilat Dylan mengirimkannya pada mesin telegraf,
Sebenarny aku ingin mengawasi tuan Winter lebih lama. Tapi... sepertinya inilah saat yang dimaksud oleh tuan Ethan. Semoga pesan ini bisa sampai ketangan beliau dengan aman!
****
Flo berdiri ditepi tebing diatas gunung, dia memandang punggung gunung yang mulai terlihat berwarna hijau karena salju yang menutupinya perlahan mencair. Kilau salju yang terpantul dari sinar mata hari begitu indah, membuat hati Flo sedikit tenang. Entah kenapa belakangan ini dia sering teringat perkataannya sendiri,
"Dari pada melihat diriku yang seperti ini lebih baik aku dianggap sudah mati.. Hhfftt!" Flo menertawakan dirinya sendiri. "Flo.. benar itu keinginanmu??"
Flo menghela nafas panjang dan menatap tanpa arah, wanita itu terdiam sampai air mata meluncur begitu saja dipipinya. "Tidak..." Suara Flo bergetar, "Sama sekali tidak.. aku takut. Yang aku takutkan sebenarnya adalah dia melupakan aku.." Flo menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan berjongkok menangis sesengukan.
Aku takut menghilang dari hatinya.. terkubur waktu, ditelan masa. Lalu pada akhirnya aku menjadi orang asing baginya..
..
Sementara itu begitu Ethan menerima telegram dari Dylan tanpa menunggu lama dia segera memacu kendaraannya menuju kota xxx tempat Winter berada.
__ADS_1
Ini sudah empat bulan semenjak aku mengabarkan bahwa Flo masih hidup.. Winter sudah bertahan sangat lama dari rasa sakit dihatinya itu.
Karena kontribusi Winter cukup berpengaruh di daerah itu hingga pembangunan jalan sampai dengan modernisasi kota cukup cepat berjalan. Hingga jalur dan medan sulit yang seharusnya dilalui Ethan kini menjadi mudah dan hanya kurang dari 20 jam Ethan bisa tiba di kota kecil itu.
"Anda sudah datang tuan Ethan??" Dylan tergesa menyambut Ethan begitu mendengar suara mobil tiba disana meski sudah larut malam.
"Bagaimana dengan Winter??" Ethan menjadi cemas melihat raut muka Dylan yang tidak baik.
"Sudah hampir 3 hari ini tuan Winter tidak lepas dari alkohol! Begitu beliau mabuk beliau akan tidur, namun begitu bangun dia akan meminta alkohol lagi. Aku sama sekali tidak bisa menahan dan mencegahnya, tuan Winter mengusirku!"
"Kalau begitu aku akan menemui dia sekarang." Ethan berjalan masuk setelah menepuk bahu Dylan. "Terimakasih sudah selalu menjaganya."
Ethan berjalan masuk dan membuka ruang kerja Winter yang juga sudah menjadi tempat tinggalnya selama ini. "Winter..."
"Ethan..?" Winter berhenti meneguk gelasnya begitu melihat Ethan masuk kedalam ruang kerjanya. "Kenapa kamu ada disini?" Winter kembali menenggak isi gelasnya. "Oohh ternyata kamu juga mau minum bersama yah?? Duduklah disini kita mabuk bersama!" Winter menepuk nepuk kursi sebelahnya meminta Ethan untuk duduk.
"Kenapa kamu jadi begini Winter?? Kamu sudah lupa kalau kamu berada di daerah terpencil tanpa pengawalan ketat???!" Ethan mengernyitkan alisnya kesal.
"Winter...!"
"Flo..." Pria itu tersenyum getir. "Sudah mencekik leherku dan tidak berniat melepaskan aku! Bahlan dalam keadaan sadarpun aku tidak bisa bernafas." Winer menenggak kembali alkoholnya.
"Sebenarnya apa masalah kalian??!" Ethan menjadi sangat marah dan kesal. "Kalian hanya perlu bertemu!!! Bukankah kamu hanya perlu datang kesana dan menemuinya?!"
"Bagaimana caranya?? Bahkan aku tidak bisa memberi apa yang dia harapkan. Aku tidak layak..." Winter terkekeh dan menuang kembali gelasnya.
Ethan yang kesal merampas botol alkohol itu, "Bukankah kamu hanya perlu memberikannya?! Kalau Flo menginginkan posisi duches, kamu hanya perlu menobatkannya kan?? Berikan dia posisi itu!!"
Winter bersandar dan memijat keningnya, "Jika aku bisa.. andai aku bisa.." Pria itu terkekeh khas orang mabuk. "Jika aku berbuat demikian maka aku hanya akan memicu perang berdarah dalam keluarga. Putri dari orang yang dicintai ayahku, putri dari orang yang membuat ibuku gila.. dia dibenci oleh semua tetua Ferkalon. Lalunmenjadi seorang duchess dan memiliki hati duke sepenuhnya! Kira kira apa yang akan terjadi setelah itu yah...?" Winter menyugar rambutnya yang berantakan lalu dia terdiam.
__ADS_1
"Tidak! Tidak!!! Aku harus segera menemuinya! Bagaimana kalau dia pergi menjauh lagi?! Bagaimana kalau dia menghilang lagi dan membuangku?!" Dengan sembrono dan tergesa Winter bangkit dari duduknya.
"Winter...!" Ethan mencoba menahan tubuh Winter yang sempoyongan.
"Aku harus siapkan mobil! Aku harus menemuinya!!!" Winter terus meracau tidak jelas.
"Winter!!! Tenangkan dirimu!!!" Ethan memegang kedua bahu Winter dan menatap matanya. "Setidaknya diperlukan 4 sampai 5 hari untuk bisa kesana dari tempat ini! Lebih baik sekarang kamu tidur, besok aku akan mengantarmu kesana!"
"Aku akan kesana sekarang!! Aku kesana sekarang!!" Winter memakai mantelnya dan meraih kuncil mobil yanh sudah lama tergantung di dinding.
"Winter!!" Ethan kesulitan menahan pria yang mabuk itu.
"Jangan halangi aku!!!" Winter meraih pedang yang tergantung di dinding dan mengarahkannya pada leher Ethan. "Tunjukkan jalan kesana!"
.
.
.
.
Halaawww kakak kakak sekalian.
kurang sayang apa aku sampe triple up buat kalian. Yang pernah ngikutin semua novel ak yg lagi berjalan gak pernah aku sampe up berkali kali dalam 1 hari mah 🤭🤪
Mumpung ak lagi sempat nulis banget yah hihi makanya jangan pelit pelit like dan komennya juga yah ❤
Makasih udah selalu baca dan semangatin aku.
__ADS_1
Happy weekend semua ❤