
Asifa begitu senang dengan pernikahan ini, dengan apa yang di berikan Fahmi. Sebagai mahar, memang Asifa hanya meminta seperangkat alat shalat. Ternyata Fahmi menambahkan sebuah mushaf Al-Qur'an yaitu Ar Rahman.
Asifa menangis haru mendengar suara merdu Fahmi saat melantunkan ayat-ayat Allah. Begitu menghayati, dengan ucapan yang pas dengan maghrat dan tartil di setiap ayatnya.
Setelah selesai dengan pembacaan mushaf Al-Qur'an. Fahmi menoleh pada istrinya, yang cantik dan sedang menangis. Kemudian ia mengulurkan tangan kanannya pada istrinya.
Asifa yang faham langsung menyambutnya, dan mencium tangan Fahmi dengan suka cita dan tangis bahagia. Dan tangannya Fahmi basah dengan air mata istrinya.
Kemudian Fahmi meletakkan tangan kirinya di atas kepala Asifa, tepatnya di ubun-ubun istrinya. Tangan kanan menadah, lalu Fahmi membacakan doa pada istrinya.
“Allahumma inni as-aluka khairaha wa khaira maa jabaltaha alaihi, wa a'udzubika min syarriha wa syarri maa jabaltaha alaihi."
Artinya:"Ya Allah, aku memohon darimu kebaikan istriku dan kebaikan dari tabiat yang kau simpankan pada dirinya. Dan aku berlindung kepadamu dari keburukan istriku, Dan keburukan dari tabiat yang Kau simpankan pada dirinya.” Ucap Fahmi dengan perasaan yang sangat bahagia.
~Gambar hanya pemanis~
Setelah selesai ia mengusap wajah dengan tangan kanan. Lalu mencium kening istrinya dan lembut dan penuh kasih sayang. Kemudian mengambil tissue yang berada di meja, lalu mengusap air mata air mata istrinya. Dengan penuh kelembutan dan kasih sayang yang ia lakukan.
"Terima kasih sudah mau menjadi teman hidup ku. Ku harap ini adalah air mata kebahagiaan bukan air mata penyesalan."Ucap Fahmi, sambil mengusap air matanya Asifa.
"Terima kasih ya mas, sudah menerima saya dengan segala kekurangan. Bimbinglah dan ajarkan saya selama menjadi istri mas Fahmi."Ucap Asifa dengan senyum bahagia.
"Insya Allah, dan adek ingatkan mas saat ada kesalahan. Sehingga mas tidak salah langkah, selama bersama mu."Ucap Fahmi tak kalah bahagianya dengan Asifa. Kemudian mendaratkan kecupan hangat di kening istrinya sebelum mereka melanjutkan serangkaian acara.
__ADS_1
Setelah itu sepasang pengantin baru ini bersungkeman dengan kedua orang tuanya. Dua keluarga Hermansyah dan keluarga Daryanto kini bahagia. Dengan pernikahan kedua putra putri mereka, terpancar dari raut wajahnya.
Kemudian mereka beriringan menuju pelaminan, untuk melakukan sesi pemotretan. Dan menerima ucapan selamat dari para tamu undangan dan kerabat dan sahabat dari kedua mempelai.
~Gambar hanya pemanis~
Nuansa keunguan ya teman-teman, menggambarkan pasangan pengantin nya yang janda dan duda.🥰🥰🥰
Kebahagiaan pasangan pengantin baru ini, tidak tahu jika Andik dan keluarga Dinata. Telah berkerja sama dengan EO(Event Organizer) yang di minta Fahmi, untuk mengurus acara pernikahan nya. Bagian salah satu Cameraman itu adalah wartawan studio televisi.
Untuk mempublikasikan pernikahan Asifa, sehingga masyarakat Indonesia dapat melihat ketulusan dan kebahagiaan kedua mempelai. Terpancar sempurna di wajah kedua mempelai pengantin baru ini, kebahagiaan yang sempurna untuk kedua. Tidak ada yang menyangka beberapa bulan lalu mempelai perempuan ini menderita. Tapi kini ia bahagia dengan seorang lelaki tampan dan sederhana.
Setelah perpisahan nya dengan seorang lelaki kaya raya. Dan di campakkan begitu saja tanpa perasaan, hanya karena tidak bisa memberikan keturunan. Namun kini ia di mulai oleh seorang pemuda yang berasal dari keluarga sederhana. Yang juga berstatus seorang duda muda, mau menerima Asifa sepenuh hati.
Bukan karena apa pak Arya dan Andik melakukan hal itu. Andik yang sudah menganggap Asifa adik kandung sendiri. Apa pun akan ia lakukan, termasuk kebahagiaan Asifa. Acara ini juga ia lakukan untuk mengembalikan nama baik Asifa.
Begitu juga pak Arya Dinata, yang merasa bersalah. Dengan pilihan Asifa dan Ardi putranya, untuk berpisah. Terutama pada Ardi, apa lagi beberapa hari lalu. Baru terkuak kebenarannya, bahwa Ardi juga memiliki kekurangan.
Yang mana program bayi tabung yang dilakukan oleh Asifa dan Ardi. Tidak hanya Asifa yang bermasalah, tetapi dari Ardi pun yang kurang subur. Dan untuk itu tidak bisa jika Ardi hanya menganggap bahwa Asifa yang bermasalah. Dan pergi sebelum dokter spesialis kandungan itu menjelaskan. Sehingga Asifa lah yang di anggap memiliki kekurangan.
Hal itu membuat pak Arya kecewa pada putra semata wayangnya itu. Mengapa sifatnya menuruni papa, yang selalu setengah-setengah saat melakukan sesuatu. Dan berdampak penyesalan untuk dirinya sendiri. Sekarang Ardi di haruskan mengkonsumsi vitamin, dan makanan untuk meningkatkan kesuburan laki-laki.
Setelah selesai dengan acara ini dan para tamu undangan pulang. Dan para sahabat dan keluarga mengantarkan Asifa menuju mobil pengantin. Yang mana saat ini, pasangan pengantin baru ini akan berbulan madu. Sesuai permintaan Asifa, hanya di daerah Jogja saja.
__ADS_1
~Gambar hanya pemanis~
Mobil sedan hitam yang di hiasi dengan bunga dan nuansa ungu. Sesuai tema dekorasi pelaminan yang di hiasi warna ungu, kuning dan putih. Sedangkan mobil berwarna keunguan dan di padu dengan berbagai macam bunga dan boneka bear.
Dan lagi dan lagi Andik dan anak buahnya yang mengawal pengantin baru ini menuju hotel bintang lima di Jogja. Tempat untuk mereka menikmati kehidupan barunya, sebagai pengantin baru.
"Hati-hati ya sayang, perlakuan menantu ibu dengan baik dan lembut."Ucap bu Fatimah,pada putra semata wayangnya.
"Benar bro, walau pun mau berbuka puasa. Ingat jangan buru-buru dan harus dengan doa dan kelembutan."Timpal Zaki, yang menggoda sahabat sekaligus bosnya.
"Insya Allah bu, aku akan menjaga dan menyayangi nya seperti aku menyayangi ibu."Jawab Fahmi, sambil merangkul bahu istrinya.
"Baiklah sayang, segera istirahat ya kasihan ini putrinya ibu sudah lelah."Kata Bu Fatimah lagi dengan mengusap punggung Asifa.
"Baik bu, ya sudah kami pergi dulu ya bu, pak, ma,pa dan semua kami pamit ya." Pamit Fahmi, lalu menyalami tangan kedua orang tuanya dan mertuanya. Di ikuti oleh Asifa, lalu masuk ke dalam mobil yang sudah di buka oleh Andik.
Karena perginya Asifa dan Fahmi, tak luput dari jepretan kamera wartawan. Sehingga kita berita pernikahan Asifa menjadi trending topik.
...****************...
Di kediaman Dinata.
Salsa yang lagi tidak enak badan kini harus istirahat di dalam kamar. Ia duduk di sandaran tempat tidur, di temani Ardi sang suami. Mereka yang suntuk pun menyala televisi yang ada di kamar. Tidak di sangka, tayangan televisi itu ternyata tentang pernikahan Asifa. Ardi yang tadinya bersandar pun langsung duduk tegak dengan wajah datar tanpa ekspresi.
__ADS_1
*****Bersambung....