APAKAH SALAH JANDA

APAKAH SALAH JANDA
94. Acara calon istri ku


__ADS_3

"Zaki, kita akan mendapatkan order dala jumlah besar. Namun dalam bentuk serba bakar, yaitu ayam, ikan gurame, kakap. nanti juga ada jagung manis dan aneka Frozen food. Karena ini untuk acara barbeque an, sekaligus acara ulang tahun. Yang akan mengundang, anak panti asuhan yatim piatu juga. Jadi pastikan semua makanan fresh ya, karena saya tidak ingin mengecewakan keluarga tersebut." Kata Fahmi yang memberitahukan orang kepercayaan nya.


Zaki menatap wajah Fahmi yang sedang berbicara, dengan wajah serius itu. Selama ini memang Fahmi selalu serius, apa lagi menghadapi pelanggan. Terlebih lagi ini ia tidak tahu sama sekali, siapa costumer. Keluarga, keluarga apa yang di maksud, ini membuat dirinya bingung. Dan satu lagi, kalau acara barbeque an itu kan untuk muda mudi. Atau acara keluarga, kenapa harus di bahas dengan restoran nya?. Hal itu menjadi sebuah tanda tanya yang besar untuk dirinya.


"Apa ada yang bisa kamu jelaskan bro?"tanyanya yang masih terus menatap wajah sahabat sekaligus bosnya.


"Kan sudah aku jelas sama kamu barusan."Jawab Fahmi, dengan santai nya.


"Itu tentang pesanan customer kita bro. Maksudnya apa hubungannya dengan keluarga tersebut?"Zaki memperjelas pertanyaan nya.


"Ooow," jawabnya singkat.


Membuat Zaki, geregetan campur kesal dengan sahabat sekaligus bosnya ini.


"Aku tanya panjang lebar, jawaban mu Ooow aja. Kamu harus jelaskan ini atau aku tidak akan melayani pesanan itu."Ancamnya Zaki.


"Kalau kamu siap kehilangan pekerjaan, ya silahkan saja tuan. Saya dengan senang hati akan menggantikan posisi mu."Kata Fahmi dengan senyum mengejek sahabat sekaligus orang kepercayaan nya itu.


"Ah, kamu jangan begitu dong bro, kejem amat sama sahabat mu ini."Keluh Zaki yang langsung terlihat lesu.


"Ya kan tadi kamu bilang tidak mau melayani pesanan ku tadi."Kata Fahmi, semakin membuat Zaki penasaran dengan sahabatnya ini.

__ADS_1


"Sebenarnya untuk siapa sih pesanan kamu bawa itu. Untuk mu sendiri atau untuk keluarga siapa sih?"tanyanya Zaki.


"Apa pentingnya aku kasih tau kamu bro?"bukan menjawab malah balik bertanya.


"Apakah aku ini orang lain? sehingga kamu tidak menganggap aku? dan tidak perlu tahu tentang dirimu yang sedang bahagia ini?" Sudah tidak bisa sabar lagi, ingin mendengar cerita Fahmi.


Tersenyum manis yang Fahmi berikan untuk sahabat nya yang satu ini. Ia sengaja membuat sahabat nya ini semakin kesal di buatnya. Hanya Zaki selalu bisa memahami dirinya, yang bisa mensupport dirinya.


"Itu pesanan untuk acara calon istri ku."Jawab Fahmi, dengan senyum manisnya.


"Serius Bro?"tanyanya, yang tidak menyangka jika sahabat ini. Sudah menemukan tambatan hatinya, setelah dua tahun lebih dirinya menduda. Setelah perpisahan nya dengan Lasmi yang menghianati nya.


Sungguh bahagia hatinya, ketika lamaran nya tidak di tolak oleh Asifa Az Zahra. Seorang janda muda, cantik, anggun dan sholehah. Senyuman manis itu selalu berseliweran di mata dan pikiran nya. Ia sendiri tidak tahu, kenapa dirinya bisa seperti anak ABG yang sedang jatuh cinta.


"Iya aku percaya kamu ini sedang jatuh cinta lagi. Siapa yang sudah membuat mu bisa membuka hati mu lagi dalam sekejap ini?" penasaran perempuan seperti apa yang sudah bisa meluluhkan hati sahabat nya ini.


"Kamu kenal sama dia, karena sering kok muncul di medsos."Jawab Fahmi sengaja mengajak sahabat nya tebak-tebakan.


"Iya kalau yang sering nongol di medsos banyak bro. Kalau mau cerita ya cerita saja, tidak usah ngajak tebak-tebakan juga. Kesel banget aku sama kamu Mi, buang waktu ku saja. Kerja ku banyak, ya kalau kamu enak karena bos. Jika tidak di perlu kan, tidak sibuk memikirkan restoran."Gerutu Zaki panjang lebar, karena merasa dirinya di buat kesal.


Fahmi malah cengengesan tanpa sepengetahuan berucap apa pun. Kemudian ia mencatat keperluan yang harus di sediakan. Dan karyawan dan karyawati yang harus lembur di acara tersebut. Karena ia ingin mempromosikan bisnis nya ini pada warga perumahan tempat dirinya tinggal.

__ADS_1


"Kamu sendiri kapan akan menikah ingat umur kamu. Sudah tua juga, mau sampai kapan kamu mau peluk guling yang tak bernafas?"tanyanya Fahmi tanpa dosa.


"Kamu pikir aku ini tidak laku apa? Gini-gini aku juga pernah nikah kali. Anak ku aja sekarang-sekarang ini suka tanya ibunya."Jawab Zaki dengan nada kesal, sebab bos sekaligus sahabat ini kalau ngomong tidak di saring.


"Nah itu anak mu saja, minta di cari kan mami baru. Apa kamu tidak bisa cari? Mau aku carikan tidak?" tanya Fahmi dengan cengengesan.


"Aku mau terima perempuan yang bisa tulus mencintai anakku. Seperti dirinya mencintai anaknya sendiri, penuh dengan kasih dan sayang."Jawab Zaki.


Ya memang Zaki seorang duda beranak satu, yang kini usianya sudah lima tahun. Sejak istrinya meninggal kan dirinya untuk selama-lamanya. Zaki tidak lah mudah di luluhkan hatinya, dengan perempuan.


Karena kebanyakan perempuan mendekati dirinya, namun tidak dengan anaknya. Maka dari itu Zaki, sudah bertekad wanita seperti apa pun. Yang penting bisa menyayangi anaknya, dengan kasih sayang.


"Coba nanti saat di acara calon istri ku, dia ikut atau tidak."Kata Fahmi.


"Maksudnya dia siapa?"tanya Zaki.


"Dia teman ngajar ku di sana memang senior, tapi usianya masih di bawah ku. Dan semalam juga hadir di acara lamaran."jawab Fahmi.


"Dia kamu ajak? kenapa aku tidak kamu ajak Mi?"tanya Zaki kesal, bisa-bisanya dirinya tidak mengajak nya.


"Aku juga tidak mengajak dia, aku datang juga dia sudah ada di sana. Lagian aku lamaran mendadak, tanpa rencana. Itu semua ide bapak ku.

__ADS_1


__ADS_2