APAKAH SALAH JANDA

APAKAH SALAH JANDA
139.Berita kebahagiaan mantan istri


__ADS_3

Pak Arya yang sedang berada di ruang kerjanya mengerjakan pekerjaannya yang belum bisa di lepaskan pada putra semata wayangnya. Sebab Ardi masih harus fokus dengan istrinya yang harus di rawat di rumah sakit. Karena keadaan kandungan yang kurang baik harus dalam penanganan dokter spesialis kandungan.


Tiba-tiba ponsel miliknya berdering tanda notifikasi berita sosmed masuk. Karena ia lihat gambar nya ada Fahmi, Djohar yang sudah di anggap adiknya sekaligus rekan bisnis, beserta istrinya. Yang tidak lain adalah mantan istrinya Fahmi menantunya. Ia segera buka, melihat dan mendengar bentakan Djohar dan amarah Fahmi. Dari ucapan Fahmi yang masih membuat dirinya bingung.


Mau bertanya pada sahabat sekaligus besannya, yaitu Hermansyah. Ia merasa malu dan tidak enak jika tidak di kabari sendiri. Memang sudah lama mereka tidak saling memberi kabar, setelah pernikahan Asifa dan Fahmi. Apa lagi ia sudah tahu tanpa harus tahu dari sahabat nya itu. Keadaan sahabat dan putrinya baik-baik saja, bahkan lebih bahagia dari sebelumnya pernikahan.


Ia memilih kabar selanjutnya dari berita tersebut atau Djohar sendiri yang akan mengabarkan. Tapi ia mendapat notifikasi video cctv dari Irgi, yang memberi kabar padanya. Yang terdengar jelas, dalam video bahwa Lasmi pemicunya. Lalu ia menyerahkan urusan itu untuk pada Irgi dan Andik yang memang sudah punya wewenang atas Asifa dan Fahmi.


Tidak lama ponsel miliknya berdering pak Djohar menelponnya. Dan menyampaikan permasalahan istrinya dengan mantan suaminya. Yang lebih tepatnya merendahkan dan menghina putri angkatnya.


"Saya baru mau minta penjelasan ini pada mu Djohar, kamu ternyata sudah faham dengan semua ini. Sekarang saya hanya orang tua angkatnya, yang punya wewenang atas Asifa adalah Fahmi. Dan pengawal Asifa pribadi itu atas perintah Fahmi atau Asifa. Karena mereka juga memutuskan untuk bekerja dengan keluarga Hermansyah. Itu juga atas kemauan mereka sendiri, Asifa sempat menolak. Untuk itu mereka bekerja sebagai karyawan biasa berpakaian bebas tidak harus seragam. Baru Asifa menerima, bahkan membantu mengembangkan usaha keduanya. Saya sebenarnya ingin bertindak untuk urusan ini. Tapi saat ini saya tidak pegang kendali lagi." Kata pak Arya panjang lebar tentang Asifa.


"Terima kasih atas penjelasannya tuan Arya. Lalu bagaimana saya bisa menghindari semua itu. Ada kah saran untuk saya dapat merubah sikap dan sifat istri saya?" tanya pak Djohar.


"Kamu pindah kemana, terserah mau masih di dalam negeri atau luar negeri. Yang penting jangan pertemukan istri mu dengan putri saya dan menantu saya." Itu saran yang di berikan pada pak Djohar.


"Baik tuan, akan saya pertimbangkan saran anda. Terima kasih, assalamu'alaikum,"ucap pak Djohar.


"Wa'alaikumsalam,"yang sudah langsung putuskan sambungan telepon.

__ADS_1


Setelah selesai dengan masalah berikut itu pak Arya langsung melanjutkan pekerjaannya.


...****************...


Di rumah sakit.


Ardi juga lagi bekerja, sambil menunggu istrinya yang masih harus di rawat intensif di rumah sakit. Ada suara notifikasi ia tidak respon sama sekali ia masih harus fokus dengan pekerjaannya.


Satu jam kemudian ia mendengar kembali notifikasi itu, dari ponsel miliknya atau pun milik istrinya. Sedangkan Salsa sedang terlelap, dalam tidur dan mimpi indahnya. Karena pekerjaannya satu sudah selesai dan sudah masuk jam makan siang tanggung jika ia lanjutkan dengan pekerjaan barunya. Maka memilih untuk membuka notifikasi sosmed tersebut.


Yang pertama tentang berita keributan Fahmi dan mantan istrinya. Fahmi yang tidak rela mantan istrinya merendahkan dan menghinanya. Yang tidak lain adalah mantan istrinya, kini sedang menjadi bahan pertengkaran tersebut. Sampailah pada ucapan Fahmi yang membuat ia ternganga.


Hal itu membuat Ardi seperti tertampar oleh tangan tak kasat mata. Rasanya sangat sakit hatinya, dadanya terasa sesak. Ia merasa menyesal, karena telah melepaskan perempuan yang sudah ia cintai. Sampai saat ini ia belum bisa melupakan mantan istrinya. Meski pun sekarang ini juga mencintai Salsa namun tidak bisa sepenuh hatinya.


"Alhamdulillah, kamu kini bahagia bersama Fahmi dek. Saya ikut bahagia melihat kebahagiaan mu, kini harapan mu menjadi bunda sudah terkabulkan. Mungkin memang inilah takdir kita, dan mencintai tak harus bersama dan memiliki. Setidaknya saya pernah bahagia bersama mu, semoga kamu bahagia selalu. Dan kandungan mu sehat selalu sampai melahirkan nanti, Aamiin."Ucap Ardi dengan suara yang bisa di dengar oleh wanita yang sedang terbaring di branker.


Tanpa Ardi sadari istrinya sudah bangun, dan bisa mendengar ucapan suaminya. Dari kata 'dak' Salsa sudah tau, apa lagi pernah hidup bersama. Kemudian ia mengambil ponsel yang ada di meja samping brankernya.


Melihat notifikasi ada banyak sekali, dan itu hanya tentang Asifa dan Fahmi. Dan ia lihat isi berita tersebut, ia pun ikut bahagia. Apa lagi mendengar ucapan suaminya tadi, iya juga bahagia karena sudah suaminya bisa menerima keadaan. Tidak sampai meratapi nasibnya seperti saat menyaksikan acara pernikahan Asifa dan Fahmi saat itu.

__ADS_1


"Mas," dengan suara yang lebih segar dari yang biasanya.


"Iya sayang," Ardi langsung menghampiri Salsa yang di branker.


"Sudah bangun dari tadi ya?"tanya Ardi.


"Iya mas, saat mas mengucapkan Alhamdulillah tadi, apa mas sedang sedih?" Salsa ingin memastikan perasaan suaminya.


"Lah, mas harus sedih kenapa coba?"tanyanya.


"Mungkin mas menyesal karena pernah melepaskan Asifa dengan tidak baik. Sehingga membuat hati mas sedih, ketika melihat kebahagiaan Asifa yang sekarang."Jawab Salsa


"Kalau boleh jujur mas memang menyesal sayang. Tapi semua itu sudah berlalu, apa lagi kehidupan kami juga sudah masing-masing bahagia. Bahkan mas lebih dulu bahagia, karena istri mas lebih dulu mengandung. Dan Asifa memang sudah di takdir kan mengandung benih Fahmi dari pada benih mas. Karena benih mas juga sudah di takdir kan tumbuh di sini. Semoga debay bisa berkembang dengan baik di sini, sehat dan selamat sampai lahir." Ucap Ardi dengan tangan mengusap lembut di atas perut Salsa yang mulai terlihat.


Karena kini usia kandungan Salsa sudah 15 minggu, yang artinya sudah hampir 4 bulan. Dan Salsa sudah berada di rumah sakit selama hampir sebulan setengah. Sehingga perkembangan janin dalam kandungan Salsa sudah lebih baik. Terlihat dari nada bicaranya yang sudah ada tenaga, dan raut wajahnya yang lebih segar.


Berbagai macam vitamin dan makanan juga terkontrol oleh dokter spesialis kandungan dan juga dokter Miranti sang ibu. Bahkan dokter Miranti tidak mengizinkan dulu dokter spesialis kandungan. Jika putrinya minta pulang sampai benar-benar dalam kondisi bagus, yaitu kondisi ibu dan janin.


*****Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2