APAKAH SALAH JANDA

APAKAH SALAH JANDA
142.Pernah mengalami kegagalan


__ADS_3

Menurut Ardi istrinya itu cemburu dengan kehidupan Asifa mantan istrinya. Padahal ia juga sudah menjadi suami yang memahami perasaan istrinya. Namun Salsa yang selalu mendapat kan berita tentang Asifa. Selalu membanding-bandingkan dirinya dengan Fahmi, yang mana mereka memang berbeda.


"Ya wajar lah, nyonya Salsa pernah mengalami kegagalan tuan. Hal itu membuat ia trauma di dalam dirinya. Apa lagi saat itu juga dalam posisi hamil muda, bahkan sampai mengalami keguguran akibat hancurnya rumah tangga. Tuan juga pernah mengalami kegagalan, maka tuan muda harus bisa jadikan kegagalan itu sebagai pelajaran. Apa lagi saat ini nyonya Salsa lagi hamil besar. Bahkan ia menjalani kehamilan itu sangat rumit. Berbulan-bulan berada di rumah sakit, perempuan hamil itu memang sangat sensitif. Moodnya pun berubah-ubah, marah, nangis, ngambek dan lain sebagainya."Ucap Haris panjang lebar menasehati sahabat sekaligus bosnya.


"Iya kalau itu paham saya Har, tapi kalau di curigai terus bosan saya. Bukan kah itu sama dengan ia berdoa untuk kehancuran rumah tangganya sendiri. Saya juga menemaninya di rumah sakit itu berbulan-bulan Har. Apa itu juga saya masih kurang, kalau memang dia tidak iri dengan Asifa."


"Kurang apa dia, saya dan keluarga memenuhi semua, pengawal, asisten pribadi yang ia minta. Mau belanja apa pun saya temani, bahkan para pengawal pribadi dan asisten tidak ikut. Itu untuk kita jalan berdua, masih saja salah di matanya. Kalau seperti itu terus apa yang ada di pikirannya akan terjadi. Karena itu sudah menjadi penyebab goyahnya rasa cinta dan sayang saya, menjadi bosan. Bosan dengan suasana yang begitu mengekang perasaan saya. Laki-laki mau pun jika di perlakukan seperti ini ia akan mencari kenyamanan pada yang lain." Berhenti sejenak pandangan Ardi keluar jendela.


"Dia sangat jauh dari Asifa, sungguh penyesalan itu kini membuat saya gila. Apa lagi melihat Asifa yang dulu sangat menderita saat baru berpisah waktu itu. Sekarang dia bahagia dengan yang lain, membuat saya semakin sakit. Di tambah istri seperti ini membuat saya bisa gila, Har." Keluh nya yang ia alami saat ini benar-benar membuat nya menjadi gila.


"Itu juga yang dulu nyonya Asifa rasakan saat anda posesif pada nya. Mungkin saya ini termasuk karma dari perempuan baik nan sholehah. Jadi jangan salahkan nyonya Salsa yang posesif terhadap anda. Apa yang anda lakukan dulu pada nyonya Asifa. Maka itu juga yang dilakukan nyonya Salsa pada anda sekarang. Yang artinya nyonya Salsa sangat mencintai anda, sehingga nyonya tidak ingin anda dekat dengan siapa pun. Di tambah lagi, itu juga bukan hanya murni kemauan nyonya Salsa. Melainkan keinginan bayi yang ada dalam kandungan nyonya Salsa. Bukan kah itu juga anak yang selama ini anda inginkan." Menjedanya beberapa detik saja.


"Jangan sampai keegoisan anda itu, menambah penyesalan anda sendiri. Sebab telah menyia-nyiakan kesempatan untuk anda menyayangi mereka. Yaitu ibu dan bayi, sebagai suami dan ayah yang bertanggung jawab. Bukan begini yang anda lakukan tuan, tapi bersabar untuk menunggu bayi lahir ke dunia. Karena sebagai seorang suami dan ayah, harus siaga kapan pun istrinya membutuhkan. Memang menghadapi perempuan hamil itu perlu perjuangan, pengorbanan, dan kesabaran tuan." Nasehat haris yang bijak untuk Ardi, sang sahabat sekaligus bosnya itu.


Tidak habis pikir dengan sahabat yang sekaligus bosnya ini pikirannya sangat dangkal. Tidak mau belajar dari masa lalunya, padahal dia tahu penyesalan tidak akan pernah menyelesaikan masalah yang ada.


Ardi terdiam dan mencerna setiap ucapan yang keluar dari mulut sahabat sekaligus asistennya ini. Dari nasehat pertama hingga yang terakhir, di setiap kalimat yang di katakan oleh Haris. Semua benar adanya, ini semua kesalahannya sendiri. Dari perlakuan nya terhadap mantan istrinya dulu, kini di lakukan oleh istrinya yang sekarang.

__ADS_1


Mencintai Asifa sepenuh hati dan jiwa, tanpa perduli perasaan Asifa bagaimana. Yang paling penting apa pun yang ia inginkan kebahagiaan diri sendiri. Dari rasa cinta nya itu pula, ia sangat tidak suka Asifa bertemu dengan laki-laki lain selain dirinya dan orang kepercayaan nya. Sehingga ia tidak tahu itu, sungguh menyiksa perasaannya. Dampak dari semua itu adalah membuat Asifa yang sering murung, dan menyukai kesendirian. Mendatangi tempat yang sepi, panti asuhan dan menyendiri di kamar seharian. Selalu tersenyum di hadapan para orang terdekat, itu rupanya untuk menyenangkan mereka.


Kali ini dirinya sendiri yang merasakan itu, bahkan dirinya selalu terpaksa. Dan merasa terkekang akan perlakuan dan permintaan salsa sang istri. Mencintai bukan berarti orang yang kita cintai harus memenuhi semua keinginan kita. Yang seharusnya ialah seperti apa yang dilakukan oleh Fahmi.


Melakukan apa pun sesuai dengan apa yang di inginkan orang yang kita cintai. Dengan di imbangi dengan keinginannya sendiri, maka akan terasa nyaman satu sama lain. Hal itulah yang membuat Ardi sadar akan kesalahannya di masa lalu. Dan ia akan melakukan apa yang di lakukan oleh Fahmi pada istrinya.


Saat ini ia berharap Salsa bisa menerima peraturan yang akan ia terapkan di dalam rumah tangganya. Ini semua demi ke utuhan rumah tangganya, supaya langgeng dan tidak ada kata perpisahan lagi selain kematian.


"Terima kasih ya, sudah mengingatkan saya. Sekarang saya mau pulang, tolong kamu teruskan pekerjaan saya." Yang langsung beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangannya.


"Apesnya kalau jadi bawahan. Nyesel juga mengingatkan dia, begitu sadar kerjaan di serahkan pada ku." Gerutunya Haris.


Sementara Ardi di mobil nelpon Salsa, istrinya itu mau di di belikan apa jika sekarang ini ia pulang.


"Assalamualaikum sayang," ucapnya saat teleponnya tersambung dengan istrinya.


"Wa'alaikumsalam," jawab Salsa dengan ketus.

__ADS_1


"Sayang masih marah ya sama mas, ini mas mau pulang. Mau mas bawain apa?" tanya Ardi pada Salsa.


"Beneran sekarang lagi mau pulang?" tanya Salsa yang sudah berubah suaranya menjadi manja.


"Beneran lah sayang, kapan mas bohongi kamu." Jawab Ardi yang memang belum pernah berbohong pada saat bersama salsa.


Saat bersama Asifa yang pergi bersama Rita, saat akan bertunangan dengan Rita calon istri yang di batalkan.


"Iya belum pernah sih. Ya sudah saya mau makan nasi rames sama es bobba rasa strawberry ya mas." Pinta Salsa.


"Baiklah mas akan belikan, ya sudah mas tutup ya? tunggu di rumah." kata Ardi, segera ia memutuskan sambungan telepon nya.


Segera ia meluncur mencari pesanan istrinya, ia minta pada pengawal pribadi nya yaitu Antonio. Untuk mencari tempat jual nasi rames dan es bobba.


*****Bersambung....


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


Sambil menunggu episode selanjutnya mampir yuk ke karya adikku. Ceritanya tak kalah seru dar cerita Asifa lo...



__ADS_2