Balada ANAK METAL

Balada ANAK METAL
MENANGKAP PENCURI


__ADS_3

"Dasar pencuri ya tetap pencuri!" Gelak tawa riuh memecah suasana dan menimbulkan rasa kaget banyak orang dan mereka pun berlarian ke arah sumber suara tawa.


"Keterlaluan sekali mereka ini! Atau aku bilang saja pada mereka, kalau aku adalah Master Liu?" gumam Jessey Liu dalam hati. "Tapi, apakah mereka nanti akan percaya? Bisa jadi malah mereka semakin kurang ajar dan menuduhku telah berani mengaku-ngaku sebagai Master Liu."


Jessey Liu kembali berpikir, "Tapi, apa salahnya mencoba dan kalaupun mereka tidak percaya juga tidak jadi masalah bagiku."


"Baiklah. Sebaiknya aku akui saja tentang identitasku ini," kata batin Jessey Liu.


Akhirnya, Jessey Liu bertekat untuk mengaku saja sebagai Master Liu. Dia juga sudah siap jikalau nanti akan kembali menjadi bahan ejekan dan tertawaan para pelayan pria yang berjumlah tidak kurang dari delapan orang ini. Meskipun jika seandainya dia harus melawan semua orag secara bersamaan itu bukanlah hal yang sulit, akan tetapi dia tidak ingin melukai salah seorang dari orang-orang milik Ye Kai.


"Maaf, Tuan-tuan semua. Ijinkan saya bicara!" Jessey Liu mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi guna menghentikan keriuhan yang sedang berlangsung.


"Ada apa lagi? Apa kau ingin melakukan pembelaan diri atau mau melawan kami semua seorang diri?" bertanya pria kurus berkumis tipis sambil mendekat ke arah Jessey Liu dan berkacak pinggang.


"Tidak! Aku tidak akan melawan siapa pun di sini. Aku hanya ingin mengatakan yang sebenarnya tentang siapa diri saya ini," ujar Jessey Liu dengan nada dia buat sangat tenang, meskipun hatinya sedang sangat bergolakan akibat rasa marah.


"Heh, coba kita dengarkan saja dia mau bicara apa," seru pria jangkung yang tidak ingin berurusan dengan Jessey Liu. Sepertinya orang ini pun sengaja sedikit menjauh dari kerumuan kawan-kawannya. Dia sungguh tak ingin gegabah dan takut akan salah tangkap.


Pria lain juga berseru, "Jangan-jangan dia hanya ingin mengaku-ngaku atau membual saja."


"Benar! Sudah berapa orang yang datang ke tempat ini dan mengaku-ngaku sebagai keluargalah, saudaralah, temanlah atau apalah yang sok-sokan akrab sama Tuan Ye!" ujar yang lainnya.


"Benar sekali. Tidak usah dengarkan dia, kita seret saja pencuri licik ini!" teriak pria bertubuh gempal dengan sangat berapi-api.

__ADS_1


"Seret dia!"


"Bawa secepatnya!"


"Bekuk pencuri itu!"


"Bawa! Bawa! Bawa! Bawa!"


Suara riuh rendah itu benar-benar membuat Jessey Liu merasa sedikit pening. Kepalanya terasa bagaikan serasa hendak pecah oleh teriakan-teriakan para pelayan pria yang tak mengenalinya sama sekali. Ya. itu karena selama dia tinggal di tempat kediaman Ye Kai hanya Mei Lan dan Ye Kai saja yang bisa menemuinya.


"Diaaaaaaam!" Sebuah bentakan disertai tenaga dalam berhasil membungkam suara riuh rendah para pelayan pria yang seketika itu juga terdiam bagaikan patung hingga beberapa saat lamanya. Semua orang mrasa sangat terkejut karena pria yang tertuduh sebagai pencuri itu dengan begitu berani membentak mereka semua.


"Tak bisakah kalian smua mendengarkan penjelasanku? Aku bukan pencuri! Mengapa kalian tidak percaya dan terus menuduhku seperti itu?" Jessey Liu mulai gusar dan hampir saja tidak bisa mengendalikan diri lagi. Pria muda itu berseru dalam hati. "Oooh Tuhaaaan! Tolong beri aku sungai kesabaran yang luas kali iniii!"


Salah seorang pelayan pria bertubuh jangkung mendekat dan meneliti pria muda di hadapannya dari ujung kaki hingga ujung rambut. Jelas sekali Jessey Liu terlihat bukanlah orang yang tidak terawat sama sekali dan sepertinya sangat tidak mungkin, jika orang ini adalah seorang pencuri.


"Apa?" Pelayan bertubuh gempal terlihat sangat tidak senang atas usulan kawannya. Dia pun berkacak pinggang sambil membentak. "Melepaskan seorang maling seperti dia? Apa kau mau mau mengkhianati Tuan Ye?"


"Bukan begitu maksudku." Pelayan jangkung sedikit bingung cara menjelaskan pada kawannya ini. "Aku hanya tidak ingin kalau kita salah tangkap dan salah tuduh. Bukankah itu sangat berbahaya?"


"Salah tangkap bagaimana? Bukankah kita melihat dengan mata kepala kita sendiri kalau orang ini baru saja melompati tembok itu?" seru yang lainnya. "Tunggu apa lagi? Kita tangkap saja dia!"


Pelayan lain segera menyahut, "Benar! Tangkap dan seret ke hadapan tuan dan nyonya!"

__ADS_1


'Kalau dia mencoba melawan. Kita hajar saja sampai babak belur dan tidak bisa berkutik sama sekali!" teriak pelayan bertubuh gempal mendorong kawan-kawannya untuk menyerang Jessey Liu.


Jessey Liu hanya terdiam di tempat tanpa melakukan sesuatu dan hanya memandangi orang yang sedang meributkan dirinya. Sungguh menggelikan sekali kejadian hari ini. Dia yang sedang mencari hewan peliharaannya, tapi justru dia juga yang terkena tuduhan pencurian.


Pria itu sangat ingin tertawa, tapi tentu saja itu tidak bisa dia lakukan sekarang. Mentertawakan kejadian yang sungguh di luar dugaannya. Dia tertangkap oleh para pelayan ini tanpa ingin melawan sama sekali. Karena meskipun jumlah mereka cukup banyak. Tetapi jikalau ingin berlawanan dengan seorang Jessey Liu, maka jumlah sebanyak itu sudah selayaknya sekelompok anak kecil saja.


"Baiklah, aku menyerah saja. Tuan-tuan semua bisa menyeretku ke hadapan tuan dan nyonya kalian sekarang." Jessey Liu akhirnya menemukan sebuah chara untuk menghindari keributan. Lagi pula, bukankah dia juga akan segera meninggalkan kediaman Ye Kai setelah Tygra kembali?


"Sepertinya bagus juga kalau membuat semua orang terkejut dengan permainan ini." Jessey Liu berkata dalam hati. Sebuah seringaian sinis menghiasi bibir tipisnya. "Aku juga ingin melihat bagaimana rona wajah mereka, saat tahu akulah Master Liu."


"Dia sudah menyerah. Cepat seret pencuri ini ke hadapan Tuan Ye!" Seseorang berseru guna memberi perintah. Sepertinya dia cukup bahagia sekarang ini, dirinya sedang membayangkan akan mendapatkan sebuah pujian, penghargaan dan tentunya dinaikan gajinya oleh sang tuan setelah berhasil menangkap seorang pencuri.


"Ayo! Kita tangkap dia!"


"Tangkap pencuri ituuu!" teriak yang lain.


Beberapa orang segera menyerbu ke arah Jessey Liu yang hanya berdiri menunggu dan membiarkan mereka semua menangkapnya untuk dibawa ke hadapan majikan mereka. Salah seorang dari para penangkap dengan bersemangat hendak menelikung kedua tangan Jessey Liu agar tidak memberontak. Namun, Jessey Liu segera menolaknya.


"Aku tak akan melawan kalian, jadi tak perlu nengikat tanganku dan aku juga bisa jalan sendiri tanpa harus kalian dorong-dorong seperti maling!" seru Jessey Liu dengan nada sangat tidak senang.


"Aaaah! Banyak bacot kau ini. Cepat jalan!" Pelayan bertubuh gempal dengan kasar mendorong Jessey Liu dengan cara menendang bagian bawah pinggang belakang pemuda itu dengan cukup kuat. Tubuh Jessey Liu menjadi terdorong ke depan dan hampir saja menabrak salah seorang dari para pelayan pria.


Hal tersebut membuat Jessey Liu mau tak mau mengikuti orang-orang yang begitu bersemangat membawanya menuju ke sebuah tempat. Namun, saat mereka melewati sebuah persimpangan, seseorang terlihat berlari-lari dengan wajah cemas di belakang rombongan para pelayan pria yang sedang membawa Jessey Liu seperti seorang pesakitan saja.

__ADS_1


"Tunggu!" Pelayan gendut secara tiba-tiba muncul dari arah belakang para pelayan pria yang mengeroyok Jessey Liu. Dia sejak tadi memang mencari-cari Jessey Liu menjadi sangat terkejut saat melihat ketegangan pada wajah kawan-kawannya.


...Bersambung...


__ADS_2