
Happy Reading 🌹🌹
Selena mendongakkan kepalanya melihat tatapan Ken berubah marah dan benci, Selena semakin memanfaatkan kesempatan ini. Dengan memasang wajah menyedihkan dan air mata palsunya, Selena mengangguk dengan cepat di hadapan Kenan.
Kenan merasa sangat terkejut mendengar ucapan Selena. Dia tak menyangka mantan kekasihnya itu di perkosa, ada rasa bersalah dalan hatinya dulu sebab tak berusaha lebih keras lagi dalam mencari keberadaan Selena.
Hanya fokus pada rasa sakitnya sendiri tanpa bertanya pada Selena mengapa wanita itu pergi meninggalkan dirinya begitu saja tanpa mengatakan apapun.
"Kamu di perkosa?" tanya Kenan terkejut menatap serius wajah sembab Selena. Wanita cantik itu sangat pandai berbohong, dia memakai topeng menyedihkan di depan Kenan berharap mendapatkan perhatian lebih dari mantan
kekasihnya itu.
Kenan kaya raya dan dia harus bisa memiliki pria itu seutuhnya agar bisa menyokong kebutuhan hidup Selena yang mewah. Wanita itu tidak akan melepaskan Kenan sebelum mendapatkan apa yang dia inginkan.
Cukup di masa lalu dia buta akan permata yang ia genggam dan memilih batu kali lalu membuang batu permata dalam genggaman nya. Wanita itu sangatlah licik dan materialistis, hanya saja Kenan tidak menyadari akan hal itu karena dia buta akan cinta nya pada Selena.
"Iya … aku di perkosa, hiks … aku malu dan merasa kotor bila bersanding dengan mu, Kenan. Akhirnya aku memilih ikut bersamanya karena takut nantinya aku hamil anaknya. Di tambah dia mengancam akan menyebarkan foto bugil ku yang di ambil saat aku pingsan!"
Selena sangat pandai mengarang cerita, wanita cantik itu menangis di hadapan Kenan, membuat pria tampan itu merasa iba. Selena dengan lancang dan penuh keberanian memeluk erat tubuh Kenan membuat pria tampan itu terkejut.
Namun, tak berselang lama dia pun membalas pelukan Selena. Karena merasa kasihan pada mantan kekasih nya itu yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Pasti Selena merasa sangat ketakutan dan sedih pikirnya. Dia merasa sangat takut.
"Aku takut, Kenan … tiga bulan setelahnya aku di nyatakan hamil dan aku keguguran tak lama setelahnya karena didorong oleh suamiku. Hiks … aku takut! Hingga sekarang aku memilih bercerai dengannya. Dan sekarang aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi, Kenan … aku sendiri di dunia ini?!"
__ADS_1
Selena menangis sesegukan dalam pelukan Kenan membuat pria tampan itu semakin mengeratkan pelukannya memberikan ketenangan sekaligus kehangatan untuk Selena. Pria itu merasa sangat sedih mendengar cerita Selena, dengan mudahnya dia percaya begitu saja tanpa mencari kebenaran nya.
Rasa cintanya pada Kenan masih ada, hanya saja dia merasa gamang sebab dia juga mencintai Alice. Pria tampan itu tak mungkin mengkhianati istrinya, saat ini rasa dan kenangan manis masa lalunya bersama dengan Selena terlintas dalam benaknya.
Masih teringat dengan jelas kala itu Selena berada di titik terendah nya. Dia yang selalu ada berada di sisi Kenan, meski pria itu tak sadar bahwa Selena berada di dekatnya karena uang semata.
Cinta memang buta dan itulah yang di rasakan oleh Kenan. Pria itu akan buta bila sudah jatuh cinta, dia menutup telinga dan matanya tak ingin mendengar kekurangan atau kejahatan orang yang ia cintai.
"Kenapa kamu tidak cerita padaku, Sel? Kenapa kamu memilih kabur dengan nya? Bukankah kau sudah lama pacaran dengan ku, seharusnya kamu tahu bagaimana karakter ku yang tidak mungkin meninggalkan mu."
"Aku akan marah dan kecewa kalau kamu selingkuh dan memberikan mahkota mu pada pria lain, tapi aku tidak akan marah dan berjanji menerima mu apa adanya kalau kamu di perkosa. Aku tidak peduli kalau tubuhmu kotor karena aku cinta sama kamu, Selena!" tegas Kenan seraya mengusap punggung Selena yang bergetar.
Pria itu merasa kecewa dengan tindakan yang di pilih oleh Selena. Tak seharusnya wanita itu kabur tanpa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Andai saja kala itu Selena berkata jujur, pasti Kenan akan menerima nya apa adanya dan menghajar bajingan yang telah memperkosa Selena.
Seulas senyuman licik terpasang di.wajah Selena. Dia merasa sangat senang karena berhasil menarik perhatian Kenan, dia yakin sebentar lagi pria itu akan kembali ke dalam pelukannya. Karena Kenan baru saja mengatakan bahwa dia masih mencintai Selena.
Selena melonggarkan pelukannya lalu mendongak menatap wajah tampan kekasih hatinya itu. Kenan menundukkan wajahnya dan melihat wajah Selena, hidung mereka berdua bersentuhan. Sesaat suasana menjadi hening karena kedua insan itu asik menatap satu sama lain.
Selena tersenyum senang dalam hati karena mendapatkan kesempatan langka yaitu bisa menarik Kenan masuk ke dalam cerita yang dia buat.
"Ah … senangnya aku bisa mendapatkan perhatian Kenan, aku yakin dia pasti mau balikan dengan mu. Dan menjadikan ku nyonya Kenan!" gumam Selena dalam hati.
Sejenak dalam hati wanita itu melupakan istri Kenan, padahal mereka baru saja bertemu tadi. Selena melupakan fakta bahwa Kenan telah menikah. Dia terlalu percaya diri kalau Kenan akan menunggu nya.
__ADS_1
Selena memejamkan matanya lalu mencium bibir Kenan perlahan. Pria tampan itu pun ikut hanyut dalam ciuman lembut Selena, sejenak dia melupakan status nya yang telah menjadi suami orang lain. Dia memperdalam ciuman tersebut hingga tiba bayangan Alice yang tersenyum membuat dirinya tersadar dan segera melepaskan ciuman tersebut.
Kenan terkejut dan segera bangkit berdiri menjauh dari Selena. Dia mengusap wajahnya frustasi merasa bersalah pada istrinya di rumah sebab mencium wanita lain.
Selena tak habis pikir, dia tidak menyangka kalau Kenan mendorong dirinya melepas paksa ciuman mereka. Padahal dia merasa sangat senang tadinya karena Kenan membalas ciuman nya. Namun, mau bagaimana lagi ternyata Kenan tak mudah di goda.
"Maaf," ujar Kenan pelan merasa bersalah membuat Selena berdiri dan menggelengkan kepalanya.
"Seharusnya aku yang minta maaf bukan kamu, karena sudah lancang mencium mu," balas Selena pelan dengan tampang polosnya. Dia menatap Kenan dengan tatapan berkaca-kaca. Air mata menumpuk di bola matanya siap
terjun membasahi pipinya bola berkedip sekali saja.
Tes.
Selena segera menghapus air matanya membuat Kenan merasa tak enak hati. Dia tidak menyukai Selena menangis, hatinya merasa sesak. Bagaimanapun rasa cinta itu masih ada membuat dirinya sangat berempati pada Selena.
"Sekarang kamu pulanglah?" tanya Kenan lembut berusaha mengalihkan pembicaraan mereka.
"Aku tinggal di kontrakan kecil dan kotor sekarang Ken, semalam aku keluar dari rumah temanku karena di sana ada kekasihnya … uang ku sudah habis untuk membeli tiket pulang ke Indonesia!" balas Selena dengan suara serak membuat Kenan merasa iba.
"Kamu bisa tinggal di apartemen yang aku berikan padamu dulu. Passwordnya masih sama, tanggal ulang tahun mu. Dan ini ambillah! Gunakan untuk membeli kebutuhan mu!" Kenan memberikan kartu debit untuk Selena membuat wanita itu tertawa puas dalam hati.
Setidaknya dia telah berhasil mendapatkan uang Kenan meski baru sedikit. Masalah hati dan raga, biarlah waktu yang menjawab kalau dia akan menjadi ratu satu-satunya di hati Kenan.
__ADS_1
Tanpa keduanya sadari ada seseorang yang melihat dan mendengarkan semua pembicaraan bahkan perilaku menji*jikan itu. Merasa cukup, dia melangkah meninggalkan ruangan Kenan tanpa menutup pintu yang masih sedikit terbuka akibat ulahnya.
...🐾🐾...