Belenggu Masa Lalu

Belenggu Masa Lalu
BML - BAB 93


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


Jantung Ken berdetak kencang, Ken baru tersasar akan apa yang baru saja dia lakukan. Pria itu menatap dalam bola mata istrinya dengan tatapan tak bersalah, dia merasa sakit hati ketika melihat istrinya menangis.


"Sa-sayang ... Aku!" ujar Kenan membuat Alice segera mendorong tubuh Ken yang berada di atas tubuhnya dengan kasar, Alice menangis menatao Kenan dengan tatapan penuh luka.


"Kamu jahat! Tega kamu menyebut nama wanita lain saat tidur bersama ku, Kenan! Kamu pikir aku ini apa huh?! Jala*ng? Jala*ng yang bisa kamu tiduri dengan seenaknya seraya berfantasi menganggap jalangmu itu sebagai mantan kekasih atau orang yang kami cintai?!"


Alice berteriak keras meluapkan sakit dalam hatinya, Kenan sudah benar-benar keterlaluan. Dia berusaha menjadi istri yang baik. Bahkan, dia tidak bertanya apapun tentang pertemuannya bersama Selena kemarin karena takun membuat siaminya tidak nyaman dengan obrolan mereka nanti.


Namun, apa yang dia dapatkan sekarang? Kenan menyebut nama Selena --- mantan kekasih Kenan? Demi apapun dia merasa sangat marah! Kecewa da murka bercampur menjadi satu.


Kenan mengusao wajahnya frustasi, dia benar-benar tidak sadar menyebut nama Selena secara spontan begitu saja.

__ADS_1


"Sayang, aku.... "


"Kamu menganggapku Selena kan? Hari ini kamu tidur denganku menyebut nama Selena, seolah-olah kamu meniduri mantan kekasihmu itu?! Lalu besok siapa tahu kamu mewujudkan fantasimu tidur dengan Selena! Oh ... aku tahu, kamu dan Selena memang sudah melakukannya? Ha ha ha ... kemarin kalian hampir bercumbu namun gagal karena kepergok aku dan setelah aku keluar kalian melanjutkannya lagi, setelah sekian lama berpisah pasti sudah terjadi apa-apa kan?"


Tiba-tiba Alice tertawa lepas seperti orang kerasukan, matanya merah menyala dan air matanya tak kujung berhenti turun. Dia benar-benar terluka dengan satu kata yang keluar dari mulut Kenan.


Sedangkan pria itu hanya bisa terdiam seribu bahasa. Namun, dia merasa yak rela dan narah saat Alice menuduhnya telah tidur dengan Selena meskipun dirinya juga tidak yakin, yang jelas Ken hanya ingat saat dirinya berciuman panas dengan Selena.


"Jaga mulutmu Alice! Aku tidak pernah tidur dengan Selena! Aku tahu batasanku!" tegas Kenan dengan nada dingin, pria tampan itu menatap wajah sembab Alice.


Sudah cukup! Alice tak sanggup lagi menahan dirinya untuk meminta berpisah. Dia merasa dirinya tak lebih dari pelarian Kenan saja.


Selena telah kembali dan dia yakin tidak akan lama lagi Kenan akan kembali padanya. Lalu membuang Alice begitu saja karena merasa tugas Alice sebagai pelampiasan telah usai.

__ADS_1


"Lebih baik kamu ceraikan aku saja, kalau kamu belum dapat melupakan mantan kekasihmu itu Kenan! Aku tidak ingin menjadi bayang-bayang Selena." pinta Alice di sela-sela tangisnya membuat Kenan terkejut.


Pria itu tak menyangka kalau Alice akan meminta cerai lagi. Padahal kesalahannya hanya satu. Emosi Kenan sudah di ambang bata, kesabaran nya benar-benar di uji dengan perkataan Alice yang meminta cerai.


"Jangan harap kamu bisa bercerai denganku, Alice. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah mau menceraikanmu! Ingat, aku dan Selena tidak ada hubungan apa-apa. Selena hanya masa laluku dan kamu masa depanku! Kamu adalah Nyonya Kenan satu-satunya!"


Kenan berkata tegas tak ingin Alice gegabah karena masalah sepele bagi Kenan, karena langsung memingai cerai. Pria tampan itu benar-benar merasa kesal, sedih, dan bersalah.


Alice menangis sesenggukan. Dia menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Wanita itu terisak karena sakit hati. Alice benar-benar kecewa.


Kenan pun memilih bangkit beranjak ke dalam kamar mandi guna mengguyur tubuhnya dengan air dingin.


"Ah ... Apa yang sudah aku lakukan? Aku selalu membuat Alice menangis, breng*sek!" Kenan meninju dinding kamar mandi hingga tangannya lecet dan lebam.

__ADS_1


...🐾🐾...


__ADS_2