
"Bermain??"
"Antum sadar dengan apa yang antum katakan?" Ucap Anisah penuh penekanan..
"Ya saya sadar... Apakah salah bila saya ingin bermain ustadazah ?" Bales Wira sembari bertanya.
"Tidak ada yang salah dengan kata bermain.. tapi antum salah bermain dengan melibatkan seorang wanita apalagi yang bukan mahram antum.. apakah antum tidak takut akan hukum Allah yang sudah memperintahkan untuk melindungi wanita?" Jawab Anisah begitu tenang.
"Wah menarik..wanita ini begitu tenang tak ada rasa takut sedikitpun dan matanya terlihat indah saat berbicara bikin penasaran." batin Wiraxsana.
"Haduuh.. malah ceramah lagi.. saya tak butuh ceramah anda ustadazah!" Bales Wira sambil menghisap rokoknya.
"Ana tidak berceramah akhy.. ana cuma mengingatkan agar antum tidak terlalu terjerumus dengan dosa" ucap Anisah mengingatkan.
"Apakah dia tidak memiliki rasa takut sedikitpun? coba aku dekati akankah dia takut?" batin Wiraxsana
__ADS_1
"Dosa..?? Hahaha apa itu dosa saya tidak mengenal sih dosa itu.."bales Wira sambil berjalan perlahan mendekati Anisah. "Sudahlah ustadazah, saya hanya pinjam Ustadzah sebentar agar suami Anda mau berbalapan liar dengan saya" tambahnya lagi dan masih melangkah mendekati Anisah. Sedangkan Anisah melangkah mundur.
" Balapan?.. sayang sekali itu tidak akan pernah terjadi, karena suami saya sudah berjanji tidak akan balapan liar lagi" bales Anisah masih melangkah mundur dengan perlahan,
"Janji?.. selemah itukah dia sekarang sampai mengikat dirinya dengan janji?… Tapi saya rasa tidak apa-apakan melanggar janji demi seseorang yang dia sayangi?"
"Bang Diyan tidak lemah, dia hanya memiliki komitmen yang namanya janji harus di tepati.. kalau antum ingin balapan,.. ana bisa menggantikan bang Diyan untuk berbalapan dengan antum" bales Anisah yang masih begitu tenang membuat Wira semakin ingin mendekati Anisah.
"Haaah...Apa..? Saya tidak salah dengar?"
"Semakin menarik.. sepertinya wanita ini bukan wanita lemah yang ku bayangkan, baiklah jauh apa keberaniannya?" batin Wiraxsana.
"Wow..prok..prok..prok.. ternyata di hadapan saya adalah Ustadazah Pembalap sungguh luar biasa," bales Wira sambil bertepuk tangan. "Tapi saya suka berbalapan dengan wanita.. tapi bisa saya pertimbangkan bila Anda mau memenuhi syarat dari saya, apakah anda mau memenuhi syarat saya?" ucap Wira dengan senyum nakalnya.
"In syaa Allah.. kalau syarat tidak melanggar aturan dari agama saya ana bisa memenuhinya" Jawab Anisah begitu santainya.. membuat Wiraxsana semakin geram.
__ADS_1
"Cih.. Anda begitu tenang dan santai tampak anda tidak takut sama sekali dengan saya?"
"Untuk apa ana takut dengan antum, selagi Antum masih ciptaan dari Rabb ana.. ana tidak akan pernah takut,.. sekarang katakan Apa syarat antum.." ucap Anisah tenang tanpa bergetar sedikitpun.
"Wow mengagumkan saya jadi semakin penasaran dengan anda.. baiklah syaratnya bukalah cadar anda! karena saya begitu penasaran dengan wajah wanita yang tidak ada rasa takut sedikitpun dengan saya.." ujar Wira yang begitu penasaran dengan Anisah.
"Membuka cadar?.. berarti antum harus melangkahi mayat ana dulu" ucap Anisah santai membuat Wira semakin geram mendengar perkataan Anisah.
"Cih sepertinya anda memancing saya agar menggunakan kekerasan?!" Ucap Wira sudah mulai kesal. "Kalian masuklah!!" ucap Wira lagi tapi pada anak buahnya.. Membuat Anisah bersiaga sambil perlahan tangannya yang tersembunyi di balik hijab panjangnya mengusap perutnya perlahan.
"Anakku kita harus bersiap kamu yang kuat ya di perut ummah.. kita nggak boleh lemah karena ummah yakin Allah bersama kita.. Ya Rabb.. lindungi hamba berserta anak hamba dari kedzaliman dan dari nafsu syetan Aamiin" ucapan dan doa Anisah di dalam hatinya..
**Bersambung Akh biar para reders pada penasaran 😁😁
terimakasih ya pada para pendukung Author jadi semangat deh.. jujur kemarin makanya terhenti author kira novel ini tidak di sukai makanya author jadi males untuk melanjutkan di tambah lagi banyak kerjaan jadi author tidak mengunjungi Noveltoon lagi tapi kemarin saat author buka ma syaa Allah ternyata banyak yang menanti jadi author semangat lagi deh sekali lagi Syukron ya 🙏**
__ADS_1