
:::::::::::::🌺 MUTIARA HIKMAH 🌺:::::::::::::
>> Janganlah pernah menyerah selama kita masih mampu berusaha dan tak ada kata terakhir untuk kembali mencoba
>> Teruslah berusaha, teruslah berlari, teruslah berjalan meskipun harus merangkak sekalipun.
Ingatlah Allah, tak kan pernah menyia-nyiakan usaha kita
>> Janganlah berputus asa, Allah tak kan pernah mengecewakan hambanya
Dan janji Allah itu pasti!
>>SO, Berfikirlah positif.. Rumus hidup ialah Bersabar dan Bersyukur. Semoga hidup kita perlahan namun pasti berubah menjadi lebih baik.😊
>>Happy reading<<
&&&&&&&&&&&&&&&💚&&&&&&&&&&&&&
Melihat Anisah terpekik dan langsung memegang perutnya, membuat Ardiyan jadi panik.
"Sayang, ada apa?, apakah perut kamu sakit?!" tanya Ardiyan panik sembari memegang perut Anisah..
"Sepertinya Nisah mau melahirkan hubby!, Akh, Astaghfirullah" ucap Anisha yang kembali menjerit pelan bila rasa sakitnya timbul.
"Hah, ubby harus gimana sayang?" kata Ardiyan panik hingga ia tak tahu harus berbuat apa. trus ia teringat kalau Dika baru saja pulang..
"Ah iya, Dika, Dika, pasti dia belum jauh!" ujarnya dan langsung mengambil benda pipihnya dan ia langsung menghubungi Dika..
setelah tersambung.
📱"Dik Datang kesini CEPAT!!" Ucapnya dan ia langsung memutuskan sambungannya sebelum Dika menjawab.
Sementara Anisah yang mulai merasakan kontraksi pada perutnya, hanya bisa memanjatkan Doa Nabi Yunus, dan ia membacanya tanpa henti
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Bacaan latin: lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
________
(Manfaat doa Nabi Yunus:
Ketika Nabi Yunus di dalam ikan paus ia pun berdoa seperti yang tertulis di atas, Nabi Yunus memohon ampun dan pertolongan Allah SWT untuk menyelamatkan dirinya dari keadaan sulit itu.
Nah, sebagai umat muslim, kita juga dapat memanjatkan doa Nabi Yunus saat mendapat musibah, memohon taubat, dan meminta pertolongan kepada Allah SWT. Jadi jangan lupa Amalkan ya Guys)
_____
Setelah Ardiyan menutup panggilannya ia pun memanggil pembantunya untuk mempersiapkan perlengkapan untuk Anisah dan babynya, setelah memberikan instruksi pada pembantunya. ia pun langsung menggendong Anisah.
"Hubby, Nisah jalan aja!, Nisah takut jatuh, Nisah berat hubby" ucap Anisah
"Diamlah sayang, kamu cukup memegang ubby erat-erat saja" titah Ardiyan, ia langsung mengangkat tubuh Anisah dan langsung berjalan perlahan menuju pintu keluar rumah dan ternyata di luar sudah ada mobil Dika yang tetap masih ada ketiga sahabatnya.
"Ada apa Ar?" tanya Wira saat melihat Ardiyan sedang menggendong Anisah.
"Anisah mau melahirkan cepat buka pintunya!" titah Ardiyan tegas, membuat ketiga sahabatnya ikut panik, dan mereka berlomba-lomba membuka pintu mobilnya, halhasil mereka hanya dorong- dorongan membuat Ardiyan menjadi kesal.
__ADS_1
"Awas aku mau buka pintu!" ujar Wira
"Ya Lo awas biar gue buka!" kata Andi nggak mau kalah,
"Biar gue buka aja!" kata Dika juga, mereka saling udur-uduran karena ikut panik..
"DIAAM!!" Bentak Ardiyan geram, " Kalian bukannya mempercepat malah memperlambat!, bini gue udah kesakitan ini!!" Bentak Ardiyan lagi, membuat ke tiga temannya Diam kelakep..
"Dika buka pintunya, dan Lo Wir duduk di belakang kemudi Lo. Andi Lo Bawak mobil gue dan Bawak perlengkapan Anisah, dan Lo Dika duduk sama Wira!" ujar Ardiyan menginstruksikan kepada ketiga sahabatnya, dan akhirnya mereka mereka mengikuti perintah Ardiyan,
Setelah semuanya sudah masuk kedalam mobil, Wira pun mulai mengemudikan mobilnya. karena memang hari masih gelap jalanan agak lengang itu memudahkan Wira untuk mempercepat laju mobilnya..
Ardiyan yang melihat cadar istrinya sudah basah tanda ia sudah bermandikan keringat karena menahan sakit, ia jadi tak tega melihatnya..
"Sayang?, sakit sekali ya?" tanya Ardiyan lembut sembari mengusap-ngusap perut Anisah..
"Tidak by, ini sangat nikmat kok" ucap Anisah dengan suara yang seperti menahan sesuatu dan dengan lirih ia terus melafazkan doa nabi Yunus " lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn" Suara lirih Anisah Masih terdengar oleh Ardiyan dan seketika ia teringat perkataan Ustadz Khairul saat ia mengisahkan tentang Ahlul bait Rasulullah ﷺ dalam tausiyahnya yang menceritakan Fatimah Az-Zahra
"Ketika Fathimah RA akan melahirkan, Rasulullah ﷺ memerintahkan Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsyin RA untuk mendampinginya
Rasulullah ﷺ meminta keduanya untuk membaca ayat Kursi yang terdapat dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 255, surat Al-A'raf ayat 54 dan surat Al-Falaq serta surat An-Nas di dekat Sayidatina Fathimah RA.
_____
Dan Ardiyan pun merapatkan tubuhnya pada Anisah dan ia menarik kepala Anisah agar bersender di bahunya lalu ia pun mulai membaca Ayat Kursi.
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةٞ وَلَا نَوۡمٞۚ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيۡءٖ مِّنۡ عِلۡمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَۖ وَلَا ئَُودُهُۥ حِفۡظُهُمَاۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيُّ ٱلۡعَظِيمُ ٢٥٥
" Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar."
(QS Al-Baqarah: 255)
إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٖ ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِۖ يُغۡشِي ٱلَّيۡلَ ٱلنَّهَارَ يَطۡلُبُهُۥ حَثِيثٗا وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتِۢ بِأَمۡرِهِۦٓۗ أَلَا لَهُ ٱلۡخَلۡقُ وَٱلۡأَمۡرُۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٥٤
Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
(QS, Al-A'raf Ayat:54)
Setelah selesai di Sambugnya lagi dengan membaca Surah Al-Falaq dan kemudian Surah An-Nas dan bertepatan ia menyelesaikan bacaannya, mobil mereka pun berhenti tepat di depan pintu masuk rumah sakit. dan dengan cepat Ardiyan membawak Anisha ke ruangan bersalin, setelah Ardiyan meletakkan Anisah di ranjang khusus bersalin ia di perintahkan oleh dokter untuk keluar namun Anisah meminta dokter untuk membiarkan suaminya tetap bersamanya.
"Dok, biarkan suami saya di sini dok" pinta Anisah pada dokter..
"Baiklah Bu, ok pak, sebaiknya bapak berdiri di samping Bu Anisah dan bantu doa ya pak,"
"Baik Dok!" Ardiyan pun mengikuti instruksi dari Dokter. dan ia berdiri tepat di samping Anisah bersejajar dengan kepalanya, dan ia juga menggenggam tangan istri tercintanya.
"Oke kelihatannya pembukaan sudah sempurna ikuti instruksi saya ya Bu, Tarik nafas dalam lalu edankan ya " jelas sang dokter.
"Iya Dok, " bales Anisah.
"Sayang kamu pasti bisa, karena kamu Wanita yang tangguh!, berjuanglah sayang, demi anak-anak kita ya" ucap Ardiyan memberikan semangat pada istrinya
"Iya hubby, Ridhai Nisah ya" pinta Anisah yang sudah mandi keringat..
"Iya sayang, ubby Ridhai kamu, Bismillah kamu pasti bisa" ucap Ardiyan, dan perkataannya seperti menjadi kekuatan bagi Anisah..
__ADS_1
"Ayo Bu, Bismillah Tarik nafas Edaankan!" Titah Dokter wanita itu, Anisah pun mengikuti perkataan sang Dokter ia mulai menarik Nafas yang dalam, kemudian ia pun mengucapkan basmalah dan tetap Doa nabi Yunus juga karena ia berharap Allah memberikan pertolongannya dan memudahkan ia bersalin.
"Bismillah, lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn Ngeeeeeek !!" dengan sekuat tenaga Anisah pun mengedan dan Akhirnya..
"Oek..Oek..Oek..Oek Oek" Suara tangis bayi terdengar kuat, membuat Ardiyan dan Anisah yang melihat kehadiran buah hatinya menjadi terharu..
"Selamat Bu, bayi kalian laki-laki" ujar Dokter itu..
"Alhamdulillah "ucap Ardiyan dan Anisah..
"Dok, Ada yang mau keluar lagi!" seru Anisah yang sepertinya menahan sesuatu yang mendorong di bagian sensitifnya.
"Baiklah Bu kita mulai lagi, Bismillah Tarik nafas Edaankan!" ujar Dokter Wanita itu lagi, seperti yang pertama Anisah juga melakukan hal yang sama.
"Bismillah lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn! Ngeeeeeek!!" dengan satu tarikan napas saja Anisah berhasil kembali mengeluarkan bayi keduanya..
"Oek, Oek, Oek, Oek Oek" Tangis bayi kini Sahut menyahut, memenuhi ruang bersalin itu.
Ardiyan yang tadi ikut tegang kini mulai lega.
"Selamat pak Bu, kalian telah memiliki sepasang bayi laki-laki dan perempuan " ujar dokter itu
"Alhamdulillah" Ucap Anisah dan Ardiyan lagi.
"Terimakasih sayang kamu sudah memberikan ubby dua malaikat kecil yang sangat berharga, Terimakasih" ucap Ardiyan tulus dengan Air mata yang sudah mengalir dan ia pun langsung mengecup kening Anisah.
"Sama-sama hubby, ":ucap Anisah yang juga ikut terharu akan keindahan yang telah Rabbnya berikan.
"Twins telah siap pak, silahkan bila bapak ingin mengadzankannya "ucap salah satu Suster
"Baik sus, Terimakasih!" ucap Ardiyan pada suster itu dan dengan tubuh yang bergetar Ardiyan pun menghampiri kedua bayinya..
"welcome baby twins" Ucap Ardiyan dengan suara bergetar karena rasa harunya, lalu ia pun mulai meng'azankan bayi laki-lakinya dan mengqomatkan bayi perempuannya..
**********
Selamat ya Ardiyan dan Anisah..
Dan selamat datang Baby Twins..
Author telah memberikan kalian Episode spesial yang biasa hanya 1000 kata kali ini Author membuatnya 1500 kata dan ini juga Episode spesial buat para Readers yang sangat setia menunggu Author Update. Syukron ya guys..
dan tetap dukung Author terus ya dan jangan lupa tinggalkan jejaknya juga..
**VOTE.. LIKE DAN KOMENTAR
SELALU AUTHOR TUNGGU 🙏😉
Oh iya kunjungi juga yuk Novel terbaru Author
yang berjudul:
*TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN*
dan Berikan dukungannya juga ya guys 🙏😉 SYUKRON 🙏**
__ADS_1