Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek

Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek
Ahoy-Ahoy V. Ahha-Ahha


__ADS_3

Sore itu Ardiyan benar-benar ingin melepaskan segala hasratnya namun di saat pertempuran masih berjalan setengah tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu kamarnya.


Tok..tok..tok..tok..tok..tok..ketukan tanpa Jedah.


Mendengar pintu kamar di ketuk dengan keras, seketika Anisah mendorong suaminya dengan keras.


"Aduh !!! Sayang lagi nanggung ini" ucap Ardiyan yang seperti menahan sesuatu..


"Ada orang hubby..!"


"Biarkan saja, ayo kita teruskan" ucap Ardiyan sambil mau mendekati istrinya lagi..


"Tidak!! Nggak baik membiarkan orang menunggu" bales Anisah sambil menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya.


"Haiis.. mengganggu saja!! Siapa sih nih orang sepertinya sudah bosen hidu6 kali ya!!" Gumam Ardiyan, sambil memakai kembali kaos putih dan memakai celana pendeknya..


Setelah selesai ia pun melangkah menghampiri pintu kamarnya serta membukanya dan ternyata Dimas yang berdiri di depan pintu kamar mereka..


"Sompret Lo!!.. mengganggu gue aja!, Ada apa?!" Ucap Ardiyan dengan nada kesal.


"Aduuuh,..sensi banget bos" bales Dimas polos tanpa merasa berdosa sedikit pun..


"Diam Lo..!! Mau apa Lo kemari!!" Bentak Ardiyan membuat Dimas bingung.


"Eh, kenapa seram banget sih." Gumam Dimas

__ADS_1


" jangan banyak omong cepat katakan! Ada apa?!"


"Baiklah.. baiklah.. gue cuma mau bilang.. besok gue cuti ya, karena malam ini gue berencana mau kekampung Lisa di kota s " ujar Dimas santai..


"Haa.. Lo ganggu gue lagi Ahoy-ahoy hanya ingin mengatakan ini ?!!" Ujar Ardiyan semakin kesal..


"Ahoy-ahoy? Apa maksud Lo? " Tanya Dimas polos.. namun matanya tanpa sengaja melihat bagian di bawah perut Ardiyan di tambah lagi ia seperti mandi keringat.." waduh, jangan bilang kata Ahoy-ahoy Lo lagi Ahha-Ahha lagi ma binik Lo.."ucap Dimas polos.


"Haiiss,, shht..Dimaaaass!!..DIAAM LO!! " Ardiyan sudah sangat geram sekali pada Dimas." Dan ingat tidak di perbolehkan CUTI!!" Lanjut Ardiyan penuh penekanan.


"Jangan gitu dong bos, masa gara-gara gue nggak sengaja ganggu Lo lagi Ahha-Ahha tidak boleh cuti sih." Protes Dimas tanpa dosa ".lagian kan salah Lo.. masa Ahha-Ahha sore-sore sih, nggk sabar banget padahal juga bentar lagi malam jadi Lo bisa tenang tanpa ada yang ganggu, termasuk Author.." lanjut Dimas lagi. (Aduh kenapa Author di bawa-bawa lagi sih Dimas 🙄 )


"DIAAM!! Nggak boleh protes! Pokoknya besok Lo harus menyelesaikan kerja di kantor dan jangan pulang sebelum jam sepuluh malam!"


"What's...oh my God,! " ucap Dimas sambil menepuk keningnya sendiri.." mengapa begitu menyeramkan dampak Ahoy-Ahoy versus Ahha-Ahha yaa? Sorry lah bos, jangan kejam banget lah bos.. gue jugakan nggak sengaja apa nggak bisa di toleransi lagi bos.. " lanjut Dimas lagj.


"Haiis, betapa menyedihkan nasib seorang bawahan, mudah-mudahan saat gue jadi bos nggak kayak Lo " keluh Dimas dengan wajah di buat agak sedih.


"Diam!, Dan ingat hari ini.. akan ada masa Lo merasakan apa yang gue rasakan!" Ucap Ardiyan lalu masuk kedalam kamar dengan sedikit menyentakkan pintu.. membuat Dimas kaget.


BRAACK..!!


"Astaghfirullah..!, Hiis, seram harimau ngamuk" Gumam Dimas bergidik lalu ia pun pergi melangkah pulang.


Sementara Ardiyan di dalam kamar..

__ADS_1


"Sayang?, Pengganggu sudah pergi, kita lanjutkan yuk, Ahoy-Ahoynya " ucap Ardiyan sambil melangkah mendekati istrinya yang dari tadi menutupi tubuhnya dengan selimut, perlahan Ardiyan pun membuka selimut yang menutupi wajah istrinya dan ternyata istrinya sudah terlelap dalam tidurnya..


"AAAKH..!!" pekik Ardiyan kesal sambil menghempaskan tubuhnya di sebalah Anisah yang kosong..


"Semua ini gara-gara Dimas!!, lihat saja.. gue akan bales kejadian hari ini! tunggu pembalasan gue Dimas!" Gumam Ardiyan sangat kesal, " Hah ya sudah sebaiknya gue mandi saja, kasihan Anisah kalau di bangunkan" gumamnya lagi. lalu Ardiyan pun bergegas ke kamar mandi berniat membersihkan dirinya..


________


Sementara di sisi lain...


"HACUEH..HAACUEH..Haiis kenapa gue jadi bersin-bersin, dan kenapa bulu kuduk gue berdiri haah sepertinya ada yang sedang mengutuk gue dah" gumam Dimas saat memasuki rumahnya nya..


**Bersambung




Haiis, kenapa sekarang setiap menjelang Maghrib Author jadi panas dingin yaa 🤒😨


Jadi nggak konsen mencari ide cerita 😔



maaf ya guys sepertinya hari ini cuma bisa segini, dan mungkin besok juga nggak bisa up. Author mau fokus istirahat deh biar kembali fit

__ADS_1



Terimakasih pada yang baru singgah di novel ini dan cinta Secuci Salju, tetap berikan dukungan nya ya Syukron 🙏**


__ADS_2