Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek

Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek
RINDU MENYAPA.


__ADS_3

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu.


Barakallahu fikum para Readers kesayanganku pencinta ❤️ Bidadari Tak Bersayap dari Kakek ❤️


Apa kabar semuanya?


Author jadi kangen deh, di masa-masa karya ini masih aktif.🥺


Hmm semoga kalian sehat semuanya ya Guys 🥰


Author selalu berdoa, semoga para Readers kesayanganku, selalu diberikan kesehat, serta kebahagiaan dunia wal akhirat. Aamiin.


Oh iya Guys, kali ini Author hadir ingin mempromosikan novel terbarunya Author. Yang In syaa Allah, tidak kalah serunya dengan novel Author *Bidadari Tak Bersayap dari Kakek*


So, kepoin yuk Novel terbaru Author, yang berjudul.


❤️ KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI ❤️


Agar kalian penasaran, Author mau kasih cuplikannya sedikit akh 😉 Semoga kalian suka ya.🥰


Sequel sinopsisnya. Kisah Cinta Si Gadis Tomboi...


Sinopsis Novel:


Kirana Ardhita, 17 tahun gadis cantik yang sangat mandiri yang memiliki sifat yang sedikit arogan, Bahkan tak jarang ia sering berantam dengan laki-laki yang awalnya menyukai dirinya, Kirana masih duduk di kelas 3 SMA dia juga terkenal pintar, makanya banyak yang menyukainya. Namun sedikit nakal membuat sang ibu berkali-kali di panggil oleh pihak sekolah, ia juga dikenal si gadis tomboi bahkan para teman-teman lebih sering memanggilnya si Tomboi atau Boi itu karena memang polah lakunya yang seperti laki-laki.

__ADS_1


Kana itulah panggilan untuk dirinya sendiri bila bersama keluarganya. Kana adalah seorang anak yatim dan Ia hidup hanya tinggal berdua saja bersama ibunya, sang Ayah, telah tiada semenjak ia duduk di bangku SMP, sedangkan sang Ibu hanya seorang buruh cuci, maka dari itu untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, Kana bekerja setiap ia pulang sekolah.


Suatu hari sang Ibu mengalami kecelakaan akibat ia menolong seorang wanita, yang ternyata wanita itu adalah teman karibnya sewaktu mereka muda, tapi pertemuan itu tak berlangsung lama karena sang ibu keburu sekarat dan sang ibu meminta Kana untuk menikah dengan anak temannya itu, yang ternyata dia adalah gurunya sendiri yang amat ia benci.


Akankah Kana menemui cinta pada sang gurunya itu..?



┈┈┈••✾•◆❀❤️❀◆•✾••┈┈┈


Sepenggal isi ceritanya.


Di Bab: TERIMAKASIH PAK GURU.


"Ya sudah, sekarang katakanlah?" desak Adnan.


Adnan tersenyum tipis, mendengar mengungkapan permintaan maaf Kirana. "Meminta maaf? Minta maaf untuk apa?" tanyanya yang sebenarnya ia tahu arah perkataan Kirana.


"Itu Pak, hmm.. soal desakan saya, yang selalu meminta cerai dari Pak Guru. Tapi sebenarnya saya minta cerai juga, biar Pak Guru bisa bebas memilih istri, yang benar-benar pilihan Pak Guru. Bukan seperti sekarang Pak Guru melakukan pernikahan dengan saya karena keterpaksaankan? Saya tahu, Pak Guru melakukan itu, karena ingin membalas Budi pada ibu sayakan? Karena Bunda yang sudah menyelamatkan ibunya Pak Guru, iyakan?" ungkap Kirana, yang masih menundukan wajahnya dalam-dalam, karena sebenarnya ia sudah menahan air matanya sejak tadi.


"Kana?" panggil Adnan lembut.


"Hmm?"


"Lihat saya! Kalau sedang diajak bicara seharus melihat ke orang yang mengajak kamu bicara Kana!" tegas Adnan.

__ADS_1


"Tidak Pak, saya tidak mau!" balas Kirana yang masih Keukeh menundukkan kepalanya.


"Kana?" panggil Adnan lagi, sambil ia menaikkan wajah Kirana dengan kedua tangannya, lalu dihadapkan dengan wajahnya. Dan otomatis pandangan Kana pun mengarah ke wajahnya Adnan.


"Kana dengarlah," ucap Adnan begitu lembut.


"Saya tidak pernah merasa terpaksa untuk menikahi kamu, Kana. Dan bukan juga karena Bunda telah menyelamatkan Mamah. Tetapi saya, benar-benar tulus, ingin menjadi Imamnya kamu, Ingin membimbing kamu, ingin beribadah karena Allah bersama kamu. Jadi jangan pernah berpikir aku menikahi kamu karena terpaksa." tutur Adnan lagi yang masih terdengar lembut di pendengaran Kirana.


Mendengar ungkapan Adnan, akhirnya air mata Kirana yang sejak tadi ia tahan, akhirnya tumpah begitu saja. Dan ia juga tak mampu mengeluarkan kata-katanya, ia hanya memandangi mata Adnan seperti ingin mencari kebenaran disana.


Melihat Air mata Kirana membasahi pipinya, Adnan langsung mendekati wajah Kirana, dan ia pun menghapus air matanya Kirana dengan mulutnya, yang sepertinya air mata itu ia hisap dan ditelannya. "Jangan menangis Kana, hatiku terasa sakit bila melihat air matamu mengalir seperti ini," katanya setelah ia membersihkan air mata sang istri dengan mulutnya.


"Kana? Kamu maukan, seterusnya menjadi istriku? Yang selalu berada disisiku, dan tidak akan pernah berpisah, hingga Allah sendiri yang memisahkan kita? Kamu Maukan, menjalankan ibadah ini karena Allah bersamaku, kana?" tutur Adnan begitu lembut, dengan tangan yang masih memegang wajah Kirana, dan dengan tatapannya, yang begitu tulus menatap mata Kirana.


Mendengar ajakan Adnan yang begitu tulus, Kirana tak mampu membalasnya dengan perkataannya. Namun ia hanya membalas perkataan Adnan dengan cara memeluknya begitu erat, dan kembali menangis didalam pelukan sang Suami.


"Aku, berjanji akan selalu mencintaimu karena Allah Kana, Ana Uhibbuki Fillah sayang," ucap Adnan dalam posisi mereka Yang masih berpelukan, dan ia pun mengecup puncak kepala Kirana dengan penuh kasih sayang.


Sedangkan Kirana, masih belum mampu mengeluarkan suaranya, hanya isakannya saja yang masih terdengar ditelinga Adnan. "Terima kasih Bunda, karena bunda sudah menitipkan Kana pada Pak Guru, hiks.. hiks... terima kasih Pak Guru," ucap Kirana yang hanya diungkapkan di dalam hatinya saja.


┈┈┈••✾•◆❀❤️❀◆•✾••┈┈┈


Hayoo, pasti pada penasarankan? 🤭🤭


Cus Akh kunjungi yaa 😉

__ADS_1


Dan jangan lupa juga untuk memberikan dukungannya ya guys 🙏🥰 Syukron 🙏🥰.


__ADS_2