
Fila WixA, pukul 4:40 pagi..
Jam segitu adalah Waktu orang lagi enak-enaknya tidur, makanya kebanyakan orang akan sulit untuk bangun, tapi tidak bagi mereka yang memiliki iman yang kuat, seperti Ardiyan dan Anisah, mereka sudah terbangun untuk bersiap melakukan kewajibannya terhadap Rabb nya..
"Sayang kamu sholat sendiri yaa, ubby mau membangunkan Wira biar dia mau sholat berjamaah sama ubby, " ucap Ardiyan pada Anisah.
"Na'am hubby, pergilah" bales Anisah lembut. Setelah mendapatkan izin dari istrinya Ardiyan pun pergi ke kamar Wiraxsana.
Tok..tok..tok..
"Bangun woy..banguuuun!" Teriak Ardiyan di depan kamar Wiraxsana. Dan tak berapa lama pintu pun terbuka..
"Apaan sih Lo masih gelap dah berisik " bales Wira dengan suara parau khas orang bangun tidur.
"Gelap?.. ini udah subuh tahu, cepat mandi, kita sholat subuh berjamaah" ucap Ardiyan dengan nada perintah.
"Haiis, Lo aja gue masih ngantuk" Balesnya sambil ingin menutup pintunya kembali, tapi di tahan oleh Ardiyan.
"Wah.. ingin di gibang nih orang,.. kalau Lo masih ingin berteman ma gue, Lo cepatan mandi deh, setelah itu berjamaah ma gue, Lo mau jodoh nggak?" Ucap Ardiyan lagi.
"Haaa jodoh?.. ya maulah "
"Ya sudah sekarang cepatan mandi.. nanti biar gue bantu mintain jodoh buat Lo, " ujar Ardiyan asal.
"Iya iya gue mandi" bales Wira, lalu ia pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai mereka pun melakukan sholat berjamaah yang tentunya termasuk anak buah Wira, setelah selesai..
"Ar panggil binik Lo, biar kita sarapan bersama" ucap Wira sambil berjalan menuju ruang makan.
"Oke" jawabnya singkat, lalu ia pun pergi kekamar di mana Anisah berada,
"Sayang kamu sudah siap?"
__ADS_1
" Alhamdulillah sudah hubby"
"Ya sudah sekarang kita sarapan yuk"
"Na'am" lalu Ardiyan pun merangkul istrinya menuju ruang makan. Yang di sana sudah ada Wira yang sedang duduk.
"Haiis, pagi-pagi sudah pamer kemesraan.." ucap Wira males.
"Bilang aja Lo ngiri.. makanya akhiri tuh jomblo, dan cari istri, Asal Lo tahu aja, pacaran setelah halal itu indah bro" bales Ardiyan sambil mengedipkan sebelah matanya
"Apaan sih hubby!.. pagi-pagi sudah ngelantur, nih sebaiknya hubby makan aja deh" tegur Anisah, sambil memberikan piring yang sudah berisi nasi berserta lauknya.
"Eh, iya maaf sayang.." bales Ardiyan sambil menerima piring yang di berikan Anisah.
"Hahaha mampos, ternyata Lo anggota ISTI juga ya, ikatan suami takut istri.. hahaha " celetuk Wira sambil tertawa karena melihat Ardiyan di marahin istrinya.
"Diam! " Sentak Anisah pada Wira " nih, Abang juga makan, jangan ada yang bersuara lagi, paham!!" Lanjut Anisah lagi,
"Kenapa Dimas belum datang sih, padahal gue dah nyuruh dia jemput pagi." Ucap Ardiyan yang mulai kesal karena Dimas tidak kunjung datang.
"Sabar hubby, mungkin bang Dimas masih di jalan, coba hubby telpon.." ucap Anisah menenangkan suaminya.
"Baiklah sayang, ubby telpon dia" bales Ardiyan, lalu ia mengambil HP nya, lalu ia pun menghubungi Dimas.
Dimas 📲." Halo Assalamu'alaikum"
Ardiyan.📱" Wa'alaikum salam, Lo dah di mana?"
Dimas.📲" Gue masih di tempat tidur"
Ardiyan.📱" What!!, Gue dah dari tadi nungguin, Lo masih di tempat tidur!?" Ucap Ardiyan kesal.
__ADS_1
Dimas 📲" Sorry bos, maklum gue kelelahan habis mencari harta Karun" Jawab Dimas polos.
Ardiyan.📱" Haiis, dasar somplak Lo " bales Ardiyan lalu mematikan HPnya.
"Huhahah, dasar Dimas koplak tuh anak" ucap Wira yang ternyata mendengar telpon Ardiyan dan Dimas, karena Ardiyan tadi melospiker hp nya.
"Diam Lo! Ketawa Lo bikin gue tambah kesal aja!" Sentak Ardiyan kesal.
"Hubby,, kenapa nggak bisa nahan emosi sih,?" Tegur Anisah.
"Ya habis kita di sini lagi nunggu-nunggu Dimas dia malah enak-enak tidur" bales Ardiyan masih sedikit kesal.
"Sudahlah, gue aja yang nganter kalian" ucap Wira menengahi.
"Ya iyalah, Lo kuduk ngantar kami, karena kan Lo penyebab kami disini"
"Lah kok gue?"
"Hai, jangan bilang Lo kenak Amesia ya, Lo lupa kalau Lo nggak culik Nisah juga, gue nggak bakalan kemari!" ucap Ardiyan kesal.
"Eh, Sorry, gue lupa bro, ya sudah ayo kita berangkat sekarang, mumpung hari belum panas banget" ujar Wira lalu mereka pun keluar dari Fila dan menuju mobil Wiraxsana, dengan posisi Anisah duduk di belakang, sedangkan Ardiyan dan Wira di depan.
setelah semuanya masuk Wira pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, di sepanjang jalan mereka mengobrol kisah-kisah mereka di masa lampau, sedangkan Anisah hanya mendengar dan hanya memperhatikan jalan, dan tiba-tiba ia melihat sesuatu.
"STOOP!! BANG WIRA.!" Teriaknya dan
CIIIIKTT..
**BERSAMBUNG AKH..😉😉
Jangan kesal ya.. Author sengaja biar penasaran 🙏😁
__ADS_1
Dukung terus author ya, dan terimakasih atas like dan komentarnya, jadi membuat Author semangat untuk update setiap hari. sekali lagi Syukron 🙏😊**