Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek

Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek
Acara.


__ADS_3

"Kenapa tidak,? Gue sangat setuju kalau Lo sama dia, gue yakin dia sangat cantik kayak binik gue bahkan cantik luar dalam bro" ucap Ardiyan meyakinkan sahabatnya.


"Ah tega banget si Lo sama gue, masa gue di jodohkan sama yang bisu, gimana jadinya kehidupan rumah tangga gue! " Ucap Dimas kesal.


"Ya pasti bahagialah, Lo apa nggak kasihan sama dia? Lagian kata binik gue dia dulu tidak bisu bro, dia begitu karena dia mengalami kecelakaan, jadi gue rasa dia bakalan sembuh bila Lo bisa membawanya ke luar negeri " tutur ardiyan membuat Dimas terdiam.seperti memikirkan sesuatu.


"Lagian gue yakin kok, ada hal terindah bila Lo menerima dia, Lo tahukan dia juga seorang ustadzah?" Tambahnya menyakinkan Dimas.


" Sudahlah nggk usah di bahas dulu, biarkan Pemilik nya yang menentukan, gue hanya seorang hamba yang tidak bisa menentukan" ucap Dimas membuat Ardiyan tersenyum,


"Ternyata nggak percuma Lo selalu ngantar gue ke pondok bang Fahmi" ucap Ardiyan sambil menepuk pundak Dimas.


"So pastilah, kita tuh kudu mengambil hikmah di setiap kejadian,, jadi yang di katakan ustadz ubay tuh benar, kalau cari teman yang begajul kita bisa ikut begajul, tapi kalau cari teman yang Sholeh, in syaa Allah kita bakalan Sholeh tantee" Ucap Dimas sambil membalas tepukan pundak Ardiyan.


"Ajib bro,"

__ADS_1


"Ho'oh tentee"


"Cari oleh-oleh pasar G"


"Wokey Tante, kita mendarat" ucap Dimas dalam candaannya, dan tak lama mobil pun di parkirkan, mereka berjalan menelusuri pasar G, mencari oleh-oleh yang di inginkan. Setelah selesai mereka kembali ke mobil dan mobilpun melaju menuju hotel tempat mereka menginap.


Dan tak berapa lama pun mereka sampai, setelah memarkirkan mobilnya Ardiyan dan Dimas pun keluar dan berjalan memasuki hotel, saat di lobi tiba-tiba seseorang memanggil Ardiyan.


"Halo pak Ardiyan, selamat atas keberhasilan proyek yang Anda tangani" ucap orang tersebut sambil menjabat tangan Ardiyan.


"Eh pak Edy, terimakasih pak" Balesnya. Dan membalas jabatan tangannya.


"Aduh sepertinya saya tidak bisa pak, karena hari ini saya mau kembali ke kota M" Bales Ardiyan menolak dengan lembut.


"Kembali? Bukankah acara nanti malam adalah merayakan keberhasilan Anda? Kalau anda kembali buat apa perayaan itu?" Tanya pak Edy bingung.

__ADS_1


"Itu bukan acara saya, tapi itu Acara dari pihak Alexsha grup pak" bales Ardiyan.


"Ya saya tahu pihak Alexsha grup mengatakan ini acara untuk anda" sebaiknya anda datang pak, karena saya benar-benar ingin bekerjasama dengan Anda, dan saya jamin hasilnya sangat memuaskan" ucap pak Edy menyakinin Ardiyan. Dan nampak Ardiyan berpikir sejenak.


"Baiklah kalau begitu saya akan datang"


"Baguslah, kalau begitu saya permisi" ucap pak Edy dan berlalu meninggalkan Ardiyan setelah mendapat jawaban yang menurutnya sangat memuaskannya. Sedangkan Ardiyan dan Dimas kembali melangkah menuju kamar mereka.


"Apa Lo yakin akan datang ke Acaranya mereka? Tanya Dimas setelah mereka berada di dalam kamarnya.


"Mungkin.. sekalian gue mau melihat seberapa hebatnya grup MG itu, karena kecapaian mereka begitu pesat, jadi gue ingin mempertimbangkan nya"Tutur Ardiyan,


"gue juga penasaran, Ok kalau begitu, sekalian kita lihat permainan apa yang akan dilakukan oleh mantan pacar dan ingat kita harus berhati-hati" bales Dimas lagi,


Bersambung

__ADS_1


---------------


Jangan lupa tinggalkan jejaknya 🙏😉


__ADS_2