Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek

Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek
KEBAHAGIAAN YANG SEMPURNA (END)


__ADS_3

\=\=>💖 MUTIARA HIKMAH💖<\=\=


"Sesuatu keistimewaan yang menjadi dambaan dalam setiap do'a yang tak pernah kering untuk di panjatkan kehadirat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala, salah satunya yaitu teranugrahkan anak yang Sholeh atau pun Sholihah,"


@@@@@@@@@@💖@@@@@@@@@@


Sesuai yang di rencanakan oleh Ardiyan yang ingin mengadakan syukuran penambalan nama untuk baby twinsnya dan hari ini pun terlaksana juga, Ardiyan nampak bahagia karena hari ini para keluarga, dan para sahabatnya semua hadir, untuk menyaksikan penambalan nama Anaknya.


Dan karena semua sudah berkumpul, semua Acara pun akan di mulai dan Sebelum berdoa di mulai Ustadz Khairul meminta Ardiyan membawa anaknya dihadirkan di tengah-tengah majelis, Ardiyan pun sudah membawa anak laki-lakinya sedangkan Dimas membawak anak perempuan karena memang yang hadir adalah laki-laki semua. jadi tidak di bolehkan sang ibu turut serta di dalam majelis itu.


Kini Ardiyan dan Dimas sudah berada di hadapan yang akan memberi nama yaitu Ustadz Khairul. Dan Ustadz Khairul pun memegang kepala baby twins lalu membaca: Ta’awudz, surat al Ikhlash, surat al Falaq surat an Naas.


Mengucapkan lafadz untuk memberi nama anak laki-laki sebagai berikut:


سَمَّيْتُكَ ﴿سَمَّيْنَكَ﴾ بِالْٳِسْلَامِ الّذِي سَمَّاكَ بِهِ اللهِ ٠٠٠ بن ٠٠٠٠ الْفَاتِحَة


[Sammaituka (sammainaka)bil-Islaamilladziy sammaaka bihiLLaahi "Farhan Habibi Humaidi* bin Ardiyan Pramana… al Faatihah].


mereka pun membacakan Al-fatihah bersama-sama, setelah selesai Ustadz Khairul kembali memegang kepala anak perempuan Ardiyan


Jika perempuan:


سَمَّيْتُكِ ﴿سَمَّيْنَكِ﴾ بِالْٳِسْلَامِ الّذِي سَمَّاكِ بِهِ الله ٠٠٠ بنت ٠٠٠٠ الْفَاتِحَة


[Sammaituki (sammainaki) bil-Islaamilladziy sammaaki bihiLLaah, Farah Habiba Hasna binti Ardiyan Pramana, al Faatihah].


Semua yang hadir membaca: الْفَاتِحَة


Kemudian yang menamai membaca, mengucapkan:


الفاتحة بِٲَنَّ اللهَ يَجْعَلُ اسْمًهٗ ﴿هَا﴾ مُبَارَكًا لَہٗ ﴿هَا﴾ الفاتحة


"[Al-Faatihatu bi-annaLLaaha yaj’alusmahu (ha) mubaarakan lahu (laha). Al Faatihah].


Semua yang hadir membaca al Faatihah.


Kemudian yang memberi nama mengucapkan:


الفاتحة بِٲَنَّ اللهَ يُطَوِّلُ عُمْرَہٗ ﴿هَا﴾ فِيْ طٰاعَةِ اللہِ وَ طٰاعَةِ الرَّسُوْلِ وَفِيْ سِحَّةٍ وَسَلَامَةٍ الفاتحة


"[“Al-Faatihatu bi-annaLLaaha yuthawwilu ‘umrahu (ha) fiy thaa’atillaahi wa thaa’atir-Rasuli wa fiy sihhatin wa salaamah. Al Faatihah…”]


dan setelah itu di akhiri doa, yang di pimpin oleh Ustadz Khairul juga, dan ia juga memberikan sedikit tausiyahnya.


Alhamdulillah kita berkumpul pada hari ini untuk melaksanakan penambalan nama, anak Nak Ardiyan, Dan sudah menjadi kewajiban para orangtua untuk memberikan nama kepada anak-anaknya, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW. bersabda :


“Sesungguhnya diantara kewajiban orangtua terhadap anaknya adalah mengajarinya menulis, memberikan nama yang baik, dan menikahkannya bila telah dewasa."


(HR. Ibnu Najar)

__ADS_1


Dalam hadis lain disebutkan kita juga harus memberikan nama yang baik juga,


Rasulullah ﷺ bersabda :


"Sesungguhnya kalian akan dipanggil di hari kiamat dengan nama kalian dan nama baik-baik kalian, maka perbaguslah nama-nama kalian." (HR Abu Dawud)


Ketahuilah, Anak adalah aset amal jariyah yang paling besar dan paling berharga bagi orang tuanya, maka didiklah mereka dengan kebaikan, arahkan mereka pada jalan yang diridhai Allah. Serta masukan lah mereka kesekolah yang sesuai Syariat dan Sunnah Rasulullah ﷺ .


Anak adalah aset amal jariyah bagi kedua orang tuanya. Karena anak yang shaleh ataupun shaleha kelak dapat memberikan syafaat bagi orang tuanya di hari akhirat nanti.


Rasulullah ﷺ bersabda,


"Jika seorang wafat, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga hal: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.”


(HR. Muslim)


Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mendidik anak dengan kebaikan-kebaikan.Salah satunya adalah kita harus memperhatikan siapa saja lingkungan pergaulannya dan dengan siapa dia bergaul.


Rasulullah ﷺ bersabda,:


"Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.”


(HR Bukhari dan Muslim)


Sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang tua untuk mendidik anak-anaknya pada kebaikan, karena anak adalah amanah dari Allah yang dipercayakan pada para orang tua yang harus dijaga dengan sebaik mungkin sebelum Allah ambil kembali mereka dari kalian (para orang tua)


Didiklah jangan pernah merasa lelah apalagi putus asa dan merasa bosan untuk mendidik anak pada kebaikan, karena kelak merekalah yang akan menjadi amal jariyah untuk kalian apa bila kalian sudah wafat.


Barakallahu fiikum.


Setelah Tausyiah selesai, selesailah acara syukurannya, dan para tamu pun pada berpulangan dengan membawa bingkisan.


setelah Kepergian para tamu kini tinggal keluarga dan para sahabatnya yang masih berkumpul di sana, yang nampak egan untuk menjauh dari Twins.


"Alhamdulillah ya, Acara berjalan dengan sukses, gue yang paling bahagia karena akhirnya gue masih bisa melihat Lo bahagia" Ujar Dimas, membuat Ardiyan Tersenyum bahagia lalu ia pun langsung memeluk Dimas karena ia teringat Sahabatnya ini hampir meninggalkannya untuk selamanya jadi keajaiban yang di dapat oleh Dimas adalah Anugerah juga bagi Ardiyan.


"Thanks bro, gue juga bahagia karena Lo masih selalu ada di sisi gue, karena kebahagiaan gue juga tidak luput berkat bantuan Lo Dim" ucap Ardiyan tulus.


"Sama-sama teman, sudah seharusnya Seperti itukan, karena kita bersaudara" Bales Dimas yang ikut menyambut pelukan hangat Ardiyan.


"Guys, gue juga berterimakasih pada Lo pada, yang sudah mengikuti perjalanan gue hingga saat ini" ujar Ardiyan pada ketiga temannya yang lain,


"Sama-sama Ar, kami juga bahagia, karena bisa berada di dekat Lo" ujar Wira mewakili teman yang lain juga dan mereka berlima pun saling merangkul pundak dan merapatkan hingga bentuk lingkaran suasana nampak haru. setelah itu Ardiyan pun menghampiri kedua mertuanya.


"Umi, Abi, Terimakasih karena sudah mempercayai Diyan untuk menjaga bidadari cantik kalian pada Diyan, yang telah merubah kehidupan Diyan, Terimakasih Aby, Umi" ucap Ardiyan sambil menggenggam kedua tangan mereka.


"Sama-sama nak, kami juga bahagia, Melihat kamu mampu membahagiakan putri kami, dan semoga kebahagiaan kalian tidak hanya di dunia saja, tapi hingga akhirat kelak" tutur Ustadz Khairul yang juga mewakili perkataan sang Umi


"Aamiin, ya Allah, Terimakasih Bi, mi," ucap Ardiyan kemudian mereka berpelukan, setelah itu Ardiyan juga menghampiri kakeknya yang sejak tadi Tersenyum penuh kebahagiaan.

__ADS_1


"Selamat ya nak, kakek begitu bahagia pada akhirnya cucu kesayangan kakek, menjadi bahagia" ucap Kakek Rusdi, saat ardiyan sudah berada di dekatnya.


"Terimakasih kek!, tapi kebahagiaan Diyan tak luput dari campur tangan kakek. kakeklah memberikan Bidadari tak Bersayap itu, hingga Diyan mendapatkan kebahagiaan yang sempurna, Terimakasih kek, Terimakasih!" Tutur Ardiyan penuh haru, ia pun langsung memeluk sang kakek, hingga tak terasa Air matanya lolos Begitu saja,


"Sama-sama nak, bagi kakek kebahagiaanmu, adalah kebahagiaan kakek juga, Melihatmu bahagia hari ini, adalah anugerah bagi kakek nak, dan semoga kamu selalu bahagia ya nak" bales sang kakek, yang menyabut pelukan dari Ardiyan, dan ia juga membelai rambut Ardiyan penuh kasih sayang.


setelah selesai ia mengucapkan terimakasih pada semua orang yang terdekat padanya, Ardiyan pun berpamitan ingin membawa Twins ke pada ibunya, karena Anisah memang masih tidak boleh berjalan dulu, makanya ia masih di kamarnya saja. setelah mendapatkan izin Ardiyan pun membawa kedua anaknya ke kamar Mereka.


"Assalamu'alaikum Umma?" salam Ardiyan saat ia sudah sampai di kamarnya.


"Wa'alaikumus salam Biyah, baby twins, sudah selesai ya Acaranya?" Bales Anisah yang juga memberi pertanyaan pada Ardiyan.


"Alhamdulillah, sudah selesai sayang, " Bales Ardiyan sembari meletakkan baby twins di samping ibu mereka.


"Alhamdulillah, Akhirnya anak umma sudah punya nama, " ujara Anisah senang.


"Iya sayang, anak-anak kita sekarang sudah memiliki nama, " bales Ardiyan lembut lalu ia pun duduk di samping Anisah.


"Sayang?"


"Hmm?"


"Terimakasih ya kamu telah hadir dalam hidup ubby, Terimakasih juga sudah menyempurnakan agama ubby, Terimakasih juga kamu sudah menjadi ubby, menjadi seorang Biyah dan Terimakasih karena memberikan kebahagiaan yang sempurna sayang" tutur Ardiyan lembut dan ia juga menyatukan dahinya ke istri tercintanya.


"Sama-sama hubby, Anisah juga mengucapkan terimakasih, karena hubby juga telah memberikan Nisah kebahagiaan, dan membuat Nisah menjadi wanita yang sempurna dengan menyandang status sebagai seorang ibu sekarang, Terimakasih ya hubby" bales Anisah lembut.


"Iya sayang, kita juga harus berterima kasih kepada Allah yang telah memiliki rencana indah ini pada kita sayang," tutur Ardiyan lagi.


"Alhamdulillah, iya hubby kebahagiaan kita Allah lah, yang memberikannya, Terimakasih ya Allah atas kebahagiaan ini, semoga kebahagiaan ini tidak akan pernah berakhir hingga di surga-Nya nanti." tutur Anisah yang begitu tulus.


"AAMIIN YA ALLAH" sambut Ardiyan, lalu Ardiyan mengecup kening Anisah penuh dengan kelembutan dan kasih sayang.


"Ana Uhibbuki Fillah sayang," (aku mencintaimu karena Allah.)" Ucap Ardiyan tulus dan penuh kelembutan.


"Ahabbakilladzii ahbabtani ilahuu”


( ”Semoga Allah swt mencintaimu, Dzat yang telah membuatmu mencintai ku karena-Nya).”


Bales Anisah lembut,


"Sayang, kamu adalah Bidadari tak Bersayap dari kakekku, dan semoga kamu juga yang akan menjadi Bidadari surgaku kelak" Tutur Ardiyan sembari memberikan kecupan di kening Anisah, turun ke kedua matanya, turun ke pucuk hidungnya, dan berpindah ke kedua pipinya, dan terakhir memberikan kecupan lembut pada bibir Anisah.


"Aamiin in syaa Allah hubby, "


"Love you sayang!"


"Love you to hubby"


**END

__ADS_1


Alhamdulillah, Akhirnya Author bisa menyelesaikan novel ini, semoga para Readers puas akan akhir cerita ini,


SYUKRON ya guys, yang sudah mengikuti novel Author, semoga kebahagiaan Ardiyan dan Anisah, juga akan menular pada para Readersku sayang, SYUKRON Zajilaan 🙏😊**


__ADS_2