
💫✨ KALAM HADITS.✨💫
"Barangsiapa memperbanyak istighfar niscaya Allah akan menjadikan jalan keluar pada setiap kesulitan, dan kelapangan untuk setiap kesempitan serta memberi rizki dari arah yang tidak disangka-sangka."
\=\=>(H.R.Ahmad 2123)<\=\=
>>>>>>>>>>>>>>>💜<<<<<<<<<<<<<<<<
Setelah Acara pernikahan Dika selesai Ustadz Khairul dan umi syadiah, berpamitan untuk pulang terlebih dahulu ke kota M, karena mereka memang tidak bisa meninggalkan pondok pesantren lama-lama.
"Nak, Abi dan umi tidak bisa lama-lama meninggalkan pondok, jadi Abi, dan umi hendak pulang sekarang nak" ujar Ustadz Khairul pada Ardiyan, Anisah, Dimas Lisa Wira dan Asiyfa, yang berada di sana.
"Baiklah bi, mi, kami mengerti kok, Umi dan Abi hati-hati di jalan ya" ujar Ardiyan pada kedua mertuanya.
"In syaa Allah nak, kami akan di antar nak Rendi kok" ujar Abi juga,
"Alhamdulillah, kami tenang mendengarnya bi" ujar Ardiyan lagi.
"Iya nak, ya sudah kalau begitu kami berangkat sekarang ya nak, Assalamu'alaikum " ujar Ustadz Khairul lagi dan di susul salam umi juga.
"Iya Bi, mi, wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh " jawab mereka serentak, setelah anak-anaknya menjawab salamnya mereka pun menaiki mobil Ardiyan yang di kemudikan oleh Rendi anak buah Wira. dan tak lama mobil pun melaju pelan dan menuruni perbukitan, setelah mobil tak terlihat lagi, mereka yang tinggal berenam pun masuk, sedangkan Dika otomatis ia sedang berada di rumah Nina saat ini.
Setelah mereka di dalam..
"By, Kami masak dulu ya untuk makan kita nanti " ujar Anisah pada Ardiyan..
"Iya sayang, jangan terlalu capek ya ingat perut kamu sudah terlalu besar, loh, jadi jangan ngerjain yang berat-berat ya " ujar Ardiyan lembut.
"Iya loh by, Nisahkan di bantu, Lisa dan Syifa jadi hubby jangan cemas ya" bales Anisah lagi.
"Baiklah sayang, ya sudah pergilah." setelah mendapatkan izin dari para suami, Anisah ,Lisa dan Asyifa pun pergi ke dapur untuk memasak makanan untuk mereka.
Sementara para lelaki..
"Guys, sembari kita menunggu para bini kita memasak gimana kalo kita main game online kartu domino" Ujar Dimas memberikan ide.
"Ayo, siapa takut!" bales Ardiyan
"Oke, gue juga ikut" bales Wira juga.
"Tapi guys, peraturannya siapa yang kalah harus rela di dandani seperti wanita, gimana setuju nggak?" kata Dimas lagi, membuat Ardiyan dan Wira saling pandang..
"Oke, setuju !" Jawab Ardiyan dan Wira serentak.
"Oke, gue ambil peralatan makeup Lisa dulu ya," ujar Dimas semangat.
__ADS_1
"Oke" Dimas pun pergi menuju kamarnya untuk mengambil peralatan makeup Lisa, dan tak lama ia pun kembali.
"Baiklah ayo kita mulai" ajak Dimas yang langsung mengambil benda pipihnya..
"Oke,!" permainan pun di mulai.
Mereka tampak serius satu sama lainnya..
Dan saat pemain akan berakhir tiba-tiba Dimas meloncat senang.
"Yes! gue menang.. menang..menang !" ucap Dimas senang, sembari bergoyang-goyang. dan Tinggalah Wira dan Ardiyan yang masih belum menyelesaikan permainannya dan tak lama.
"Ahai, gue yang menang bro" ujar Wira sambil mengedipkan matanya pada Ardiyan, membuat Ardiyan sedikit kesal,
"Ayo Ar, harus jentel menerima kekalahan, dan rela kami dandani" ujar Wira semangat sudah mengambil bedak.
"Ho'oh tuh, harus jentel." timpal Dimas juga.
"Iya iya, " jawab Ardiyan pasrah, dan akhirnya Dimas dan Wira pun mendandani Ardiyan dengan serius, memakaikan Ardiyan dari bedak, pingsil Alis, maskara, eyeshadow serta lipstik. membuat wajah Ardiyan terlihat cantik.
"Widiii Cantik juga Lo Ar" ujar Dimas sedikit menggoda.
"Cih, diam Lo!" ujar Ardiyan kesal.
"Aah, jangan banyak omong Lo pada, ayo main lagi!" ujar Ardiyan yang masih kesal..
"Oke, siapa takut" bales Dimas, dan permainan pun di mulai kembali, suasana kembali hening, namun tak membutuhkan lama, dan sekali lagi Dimas meloncat senang..
"menang lagi ey, menang lagi.. menang lagi ey, menang lagi.. menang lagi ey menang lagi. " ucap Dimas di senandungkan sambil ia menari, jaipong gaya laki-lakinya. membuat kedua sahabatnya agak jeles.
"Akh, Akhirnya gue menang juga " ujar Ardiyan puas yang pada akhirnya dia bisa menang juga,
"Ayoy..ini gara-gara Dimas nih gue jadi lengah, ah Lo mas, jadi kalah gue kan!" protes Wira jadi kesal
"Ah, banyak omong Lo, kalau kalah ya kalah aja bro akui gong, kata Lo harus jentel." ujar Dimas yang sudah bersiap-siap ingin memoles wajah Wira..
"Iya iya, sok atuh" ujar Wira pasrah sama seperti Ardiyan, Wira juga nampak cantik di dandani oleh Dimas.
"Uwaii, Wirani ternyata cantik juga ya, sama seperti Ardiyana, Abang jadi ke semsem dek" goda Dimas merasa puas telah mengerjai kedua sahabatnya itu.
"Ayo main lagi, gue yakin kali ini Lo pasti kalah " ujar Wira penuh percaya diri.
"Oke, kita lihat aja nanti, tapi kalau kalian yang kalah, kalian harus pakai baju bini- bini Lo pada ya " ujar Dimas mengasih tantangan lagi.
__ADS_1
"Oke, setuju!" bales Wira dan Ardiyan..
"Baiklah ayo mulai" ujar Dimas, dan permainan di mulai lagi. dan kali ini lebih cepat dan lagi-lagi Dimas berjingkrak-jingkrak senang.
"Syalala menang lagi..syalala menang lagi..syalala menang lagi" dan lagi-lagi Dimas bersenandung ala kosidahan, membuat kedua temannya semakin kesal. Dimas yang melihat wajah kedua sahabatnya yang kini cantik sedang kesal membuat ia ingin Menggoda mereka..
"Uluh..uluh..uluh.. kenapa Wirani dan Ardiyana cembetut gitu,?.. Hayu, atuh pasang bajuna supaya anjeun tambah geulis ' goda Dimas membuat Ardiyan dan Wira tambah kesal namun Akhirnya tetap menerima kekalahan dan mereka pun menuruti keinginan Dimas, dan mereka pun kekamar mereka masingmasing untuk memakai baju para istri mereka. Dimas yang menunggu di luar..
Ia tersenyum puas telah mengerjai kedua sahabatnya..
"Kenak Lo padakan.. tadi malam pembalasan si Pitung, dan hari ini Ayahnya Pitung yang membalas" Gumam Dimas dengan tersenyum licik. dan tak lama Ardiyan dan Wira kembali dengan memakai pakaian istri-istrinya di sertai hijabnya juga membuat mereka tambah cantik..
"Ma syaa Allah, Ardiyana dan Wirani geulis pisan ey, Hayu, atuh kadieu, sami Aa Dimas " ujar Dimas lembut, seolah ia sedang merayu seorang wanita. membuat Ardiyan dan Wira geli namun tiba-tiba Ardiyan Seperti Melihat Lisa, membuat Ardiyan Tersenyum nakal.
"iya Aa, ana mau sama Aa Dimas " ujar Ardiyan yang suaranya di buat Seperti suara wanita, sembari merangkul lengan kanan Dimas lalu ia juga memberi isyarat pada Wira, agar ia ngikut seperti dia. pertama Wira menolak tapi saat ia melihat Lisa ia pun ikut memainkan dramanya.
"Rani juga Aa, mau sama Aa "ujar Wira juga sembari merangkul lengan kiri Dimas lalu menyandarkan kepalanya di bahu Dimas manja. membuat Dimas bergidik saat ia ingin melepaskan rangkulan tangan mereka tiba-tiba..
PRAANG!! Suara pecahan terdengar dengan spontan mereka pun melihat ke arah suara dan Dimas pun terkejut melihat istrinya sudah menangis dengan di bawah kakinya nampak pecahan piring..
"Yang kamu kenapa?!" Sentak Dimas lalu menghampiri istrinya dengan cepat.
"Jangan Dekati Lisa!!" bentak Lisa dengan wajah yang merah antara marah dan juga sedih.
"Mampoos ! kenak batunya dia" Ujar Ardiyan dan di ikuti tertawanya Wira.. Namun tiba-tiba..
"Aw..Aw..Aw Aw.." Pekik Ardiyan dan Wira yang ternyata kuping mereka sedang di jewer oleh istri mereka masing-masing..
"Kalian semua juga harus kenak batunya" ujar Anisah geram pada suaminya.
"Iya, kalian Begitu senang ya Melihat orang bertengkar sekarang ini batunya juga buat kalian" Ujar Asyifa juga..
"Afwan sayang, ubby cuma becanda Aw..Aw.." seru Ardiyan yang masih kesakitan.
"Iya, Ra, mas juga becanda kok" bela Wira juga..
Namun Anisah dan Asyifa tidak mau tahu Alasan dari para suami malahan mereka menarik para suami ke kamar mereka masing-masing.
**BERSAMBUNG..
_____________
Guys maaf ya, mungkin cinta Sesuci Saljunya mau Author stop, habis Author kecewa karena cinta Sesuci Saljunya di turunkan levelnya dari 7, ke 5.. waktu 7 saja hanya dapat 4, ribuan penghasilannya eh di turunkan ke 5, menjadi 1800, membuat Author nggak semangat 😔😔 padahal katanya tergantung views ini views cinta Sesuci Salju padahal sudah tinggi tapi kenapa turun levl 😔
sudahlah ikhlasin aja, sekali lagi maaf ya guys..
__ADS_1
Tapi jangan khawatir, Bidadari dari kakek tetap Author lanjutkan hingga tamat. jadi terus dukung Author ya, biar levelnya tidak turun.
Syukron 🙏😊