
Hari menjelang Subuh..
Ardiyan yang terlebih dahulu bangun bersiap untuk membersihkan dirinya, setelah selesai ia pun membangunkan istrinya.
"Sayang bangunlah ubby sudah menyiapkan air hangat untuk mu, ayolah mandi setelah itu kita sholat berjamaah." Ucap Ardiyan penuh kasih sayang
"Hmm Na'am" bales Anisah sedikit malas
"Ayolah sayangku, apa perlu ubby mandikan, baiklah ubby gendong ke kamar mandi ya" ucapnya lagi dan bersiap Hendak menggendong Anisah.
"Tidak tidak, Nisah mandi sendiri saja " bales Anisah dan dengan wajah memerah ia pun berlari memasuki kamar mandi. Ardiyan yang melihat itu tersenyum.
"Menggemaskan sekali si istri ku" gumannya lalu ia pun bersiap setelah memakai baju Koko, ia pun menyiapkan tempat untuk mereka beribadah dan tak berapa lama Anisah pun keluar dari kamar mandi, setelah memakai mukenah mereka pun sholat berjamaah, dan setelah selesai mereka juga mengaji bersama, membuat hati mereka begitu tenang setelah memenuhi kewajibannya terhadap sang khalik.
"Anisah?"
"Iya hubby?"
"Terima kasih"
"Buat apa hubby?"
"Buat semuanya" Anisah mengerutkan keningnya karena ia tak paham akan ucapnya suaminya." Yang utama terimakasih telah hadir di dalam kehidupanku, dan menghadiahkan ku mutiara kecil di sini" tambahnya lagi sambil mengelus perut Anisah, Anisah pun tersenyum manis lalu ia pun mencium pipi suaminya lembut.
"Sama-sama hubby, Nisah juga berterimakasih karena sudah hadir menjadi takdir Nisah" bales Anisah Ardiyan pun tersenyum lalu mengecup kening istrinya.
"Takdir?, Seperti judul lagu, kalau nggak salah yang di nyanyikan oleh wali band, 'Takdirkan Dia untukku"
"Oh ya?, Hubby bisa menyanyikannya?" Tanya Anisah Antusias "Nyanyikan hubby Nisah ingin dengar" tambahnya lagi sedikit manja, Ardiyan hanya tersenyum diam lalu ia pun berdiri dari tempat ibadahnya dan melangkah menuju tempat tidur lalu ia duduk bersandar di kepala ranjangnya. Anisah hanya terdiam memperhatikan setiap gerakan sang suami.
__ADS_1
"Sini, hubby akan menyanyikannya untuk mu" ucap Ardiyan sambil menepuk ranjang berharap Nisah duduk di sampingnya, Anisah pun menuruti keinginan suaminya ia pun duduk di samping ardiyan, lalu Ardiyan memeluk Anisah dan menaruh kepalanya di atas dadanya.
"Dengar ya sayang, ini spesial untuk mu" Ardiyan pun mulai menyanyi dengan suara lembutnya.
*Takdirkan Dia untukku* (Wali)
🎵Saat ku memandangi mu
🎵Ku rasakan tulus sayang mu.
🎵 Sayangi ku dududu
🎵Tak perduli siapa aku..
🎵Tuhan takdirkan dia untuk ku,
🎵 Terbaik seumur hidupku
🎵 Tuhan jadikan dia untuk ku
🎵 Bersandarlah kau di bahuku
🎵Dan rasakan aku sayang kamu
🎵Oh sayangku dududu
🎵Aku hanya mau kamu.
🎵 Tuhan takdirkan dia untuk ku
__ADS_1
🎵 Terbaik seumur hidupku
🎵 Tuhan jadikan dia untuk ku
🎵 Takdir mu di sisa hidup ku
🎵Aku yang hanya bisa berdoa
🎵Tuk buat engkau bahagia.
Suara Ardiyan yang merdu dan lagu yang memiliki makna yang begitu indah membuat Anisah terharu tanpa terasa air matanya membasahi baju Ardiyan. Ardiyan yang menyadari dadanya terasa hangat karena air mata Anisah pun langsung melihat wajah istrinya.
"Sayang kenapa kamu menangis,? apa karena suara ubby jelek ya? atau apakah ada yang sakit?.. perut kamu sakit lagi Anisah?" tanya Ardiyan bertubi-tubi, karena cemas. dan ia pun mengelus perut Anisah lembut.
"Tidak hubby, Nisah baik-baik aja kok" mendengar jawaban istrinya Ardiyan pun menghapus air mata istrinya.
"Tapi kenapa kamu menangis sayang? apa karena suara ubby jelek?"
" Tidak suara hubby indah dan merdu,"
"lalu apa yang membuat kamu menangis sayang?"
"Lagunya begitu indah penuh makna, doa seorang hamba kepada Tuhan nya,. lagu itu membuat Nisah merinding hubby jadi tanpa terasa Nisah jadi nangis deh" jelas Anisah apa penyebab ia menangis. dan Ardiyan pun tersenyum, lalu ia mengecup kedua mata Anisah yang masih lembab karena air mata.
"Iya itu makna dari lagu itu, permohonan seorang hamba pada Tuhannya dan ubby juga sangat berterimakasih.. karena Allah Takdirkan Anisah Untuk hubby"
Bersambung
-------------------
__ADS_1
Jangan lupa ya tinggal jejaknya ya 🙏
hmm tapi kenapa nggak ada yang ngeritik novel ini ya, apakah karena tidak bagus kali ya🤔