Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek

Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek
KENAPA KOPLAKNYA TERTUKAR?


__ADS_3

⚛⚛💞 MUTIARA HIKMAH 💞⚛⚛


"Jangan mudah menyerah dan berputus asa dari Rahmat Allah. Bersabarlah, bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Berjuanglah lagi, berdoalah lagi. Nanti ada waktunya dimana langkah-langkah yang penuh lelah hari ini membawa kita pada titik kebahagiaan yang begitu indah. Yang membuat kita bersyukur karena telah berhasil melewati rintangan yang kemarin terasa begitu sulit"


⚛⚛{Quotes of the day}⚛⚛


⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛💞⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛


Dalam perjalanan Dimas dan Lisa menuju rumah, ternyata mereka terjebak dalam kemacetan membuat Dimas sangat kesal,


"Haiis kenapa jadi macet sih nih jalan!" ujar Dimas kesal, " Roy!, coba kamu lihat apa yang terjadi di sana!" Titah Dimas pada Roy.


"Baik pak!" setelah membalas perkataan bosnya Roy pun turun dari mobilnya lalu ia pun melangkah menuju tempat sumber terjadinya kemacetan dan tak berapa lama ia pun kembali lagi, ke mobil Dimas.


"Ternyata ada yang Kecelakaan pak!" ujar Roy setelah ia sudah di dalam mobil.


"Oh, pantas saja, apakah kau tidak mengenali siapa yang Kecelakaan Roy?" tanya Dimas lagi.


"Tidak pak, saya tidak mengenalinya" bales Roy lagi.


"Syukurlah kalau begitu" kata Dimas lega


"Kok syukur bie?" tanya Lisa bingung.


"Ya iyalah yang, kalau Roy tidak mengenal orang yang Kecelakaan itu berarti bukan kerabat Ataupun teman kita yang, ya kita harus bersyukur dong" jelas Dimas mengapa ia .bersyukur.


"Oh.. Eh, bie dari pada kita menunggu di sini lama gimana kita kesana tuh, itukan mall bie" Ujar Lisa Sambil ia menunjuk sebuah gedung yang tak berapa jauh dari kemacetan itu.


"Tapi Yang itunya gimana?" tanya Dimas sembari ia memberikan kode ke tempat juniornya..


"Iiiss bibie!, nggak bisa sabar sedikit apa, lagian sama sajakan, lihat tuh, macetnya juga panjangkan, jadi dari pada nunggu di sini lebih baikkan di manfaatkan bie" tutur Lisa memberikan pengertian pada Dimas.


"Hah!, ya sudahlah Ayoo, " Ajak Dimas yang akhirnya menyerah dan mengikuti keinginan istrinya untuk pergi ke mall, Dimas pun menggandeng Lisa dan berjalan menelusuri trotoar jalan menuju gedung berlantai tujuh itu.


Setelah sampai di sana mereka pun masuk dan mencari perlengkapan bayi mereka, Nampak Lisa begitu senang saat melihat baju-baju bayi yang nampak lucu dan imut, dan saat mereka sedang asik memilih tiba-tiba seorang pria. menyebut nama mereka.


"Dimas, Lisa?, Eh, Assalamu'alaikum" Ucap pria itu.

__ADS_1


"Wa'alaikumus salam, Ardiyan, Nisah?," bales Dimas dan ternyata yang menegurnya adalah Adiyan " Hai Twins, apa kabar ukh, om kangen kalian" lanjut Dimas lagi saat melihat baby stroller yang ternyata di dalamnya Ada si Twins



"Hai juga akhw alam " bales Anisah dengan suara di kecilin seperti suara anak kecil.


"Eh apa itu?" tanya Dimas yang tidak tahu yang di katakan Anisah.


"Akhw alam itu bahasa Arab, yang Artinya paman bang" balas Anisah.


"Oh," bales Dimas yang hanya ber oh saja, sementara Lisa ikut membungkukan tubuhnya ia ingin menyapa si Twins juga.


"Assalamu'alaikum Twins" salam Lisa pada baby twins.


"Wa'alaikumus salam eama (Tante)" bales Anisah yang masih meniru suara anak kecil.


karena Lisa memang mengerti bahasa Arab, jadi ia tahu Artinya eama.


"ما شاء الله ، ابنة أخت العمة جميلة ووسامة ، إنها كبيرة بالفعل"


"الحمد لله شكرا عمتي ، العمة جميلة أيضا"


" (Alhamdulillaah Terimakasih Tante, Tante juga cantik)" bales Anisah masih meniru suara anak kecil juga. dan lagi-lagi Ardiyan dan Dimas pun kembali saling pandang, dan kemudian keduanya juga saling mengangkat bahunya. dengan wajah polos mereka.


"الحمد لله ، شكرا لك التوائم "


"(Alhamdulillaah Terimakasih kembar ) " ucap Lisa, dan tetap kedua suami mereka kembali saling pandang dan keduanya juga saling mengangkat bahunya lagi.


"كيف هو المحتوى ..."


"(Gimana kabar kandungan....)" belum sempat Anisah menyesaikan perkataannya, Ardiyan dan Dimas sudah menutup mulut istri mereka masing-masing, membuat keduanya bingung akan kelakuan suami mereka masing-masing.


"Sayang, kita sekarang sedang di Indonesia, jadi gunakanlah bahasa Jordania yang jelas dan benar" tutur Ardiyan yang masih menutup mulut istrinya dengan tangannya.


"Ho'oh tuh!"' sambung Dimas yang belum menyadari perkataan Ardiyan " Eh, kok Jordania Ar?, akh dasar koplak Lo, salah tau!, gunakan bahasa Indonesia yang jelas dan benar, itu baru benar dodol" lanjut Dimas yang akhirnya menyadari perkataan Ardiyan.


"Ho'oh itu maksudnya, Akh, kenapa jadi gue yang koplak, kan itu seharusnya elo" protes Ardiyan yang nggak tahu mau protes sama siapa.

__ADS_1


"He'eh, tuh seharusnya punya gue tau!, kenapa Koplaknya tertukar sih?, kan gue jadi nggak lucu lagi bro" protes Dimas juga. melihat para suaminya pada berdebat dengan posisi yang masih membekap Mulut mereka masing-masing, membuat para istri pun memberontak dan melepaskan tangan suaminya masing-masing.


"Apaan sih Hubby, kelakuannya kok kayak anak kecil gitu sih?, ingat loh sekarang sudah jadi seorang Biyah!" tegur Anisah memarahi Suaminya dengan menjewer telinga Ardiyan


"Au, Au Au, Sakit sayang!." keluh Ardiyan karena telinganya yang di jewer oleh Anisah, Dimas yang melihat itu ia malah tertawa terpingkal-pingkal.


"Hahahaha, mampos Lo!" ledek Dimas sambil terkekeh, sedangkan Lisa yang melihat suaminya malah menertawakan Ardiyan, ia pun langsung ikut menjewer telinga Suaminya.


"Aw, Aw, Aw, sakit Yang!, kenapa kamu ikutan jewer sih" protes Dimas sembari memegang tangan Istrinya yang masih di telinganya.


"Kaliankan selalu kompakkan?, nah jadi bibie juga harus merasa apa yang di rasa bang Ardiyan" ujar Lisa menjelaskan kenapa ia menjewer telinga Suaminya.


"Hahaha, benar tuh Lis," kali ini Ardiyan yang menertawakan Dimas.


"Diam Lo kenapa Lo ikutan ketawa juga sih?!" bentak Dimas.


"Hei, kita kan kawan, jadi harus sama " ujar Ardiyan mengikuti nada si Ipin dalam film Ipin dan Upin, sembari mengedipkan matanya.


"Sudah sudah, sudah, ayo sekarang kita pulang, kasihan twisn bila berlama-lama melihat kalian seperti ini" ujar Anisah sembari mengajak suami pulang.


"Ya sudah ty, kami pamit ya Assalamu'alaikum" pamit Anisah dan Ardiyan.


"Na'am ty wa'alaikumus salam" bales lisa dan Dimas, dan setelah mendapatkan jawaban mereka pun akhirnya berpisah.


"Ya sudah sekarang kita juga pulang ya Yang, ingat kamu nggak boleh lama-lama berjalan nanti kaki kamu bengkak lagi loh" tutur Dimas pada Lisa, yang memang akhir-akhir ini kaki Lisa sering bengkak semenjak kehamilannya yang sudah membesar.


"Iya bie, ya sudah ayo kita pulang" Ajak Lisa juga, dan akhirnya mereka pun melangkah menuju jalan keluar..


********


Masih Dukung Authorkan?


jadi jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys.


VOTE LIKE DAN KOMENTAR.


JANGAN LUPA YA SYUKRON 🙏😊

__ADS_1


__ADS_2