Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek

Bidadari Tak Bersayap Dari Kakek
Istri gumecsku.


__ADS_3

Mendengar perkataan Dimas yang begitu tulus Akhirnya Lisa pun luluh, dan ia pun membiarkan suaminya menggendong dirinya menuju ke kamar mandi.


Deg deg deg deg duer, suara jantung mereka berdetak tidak menentu, sesampainya di dalam kamar mandi, Dimas pun menurunkan Lisa dengan perlahan.


"Sekarang mandilah..atau mau aku mandikan?" Canda Dimas karena ia begitu senang melihat istrinya yang sedari tadi bersemu karena malu.


"Ti..tidak tidak ! Li.lisa ma.mandi sendiri saja, sebaiknya kak Dimas keluar saja" bales Lisa gugup. Membuat Dimas semakin gemas melihatnya dan semakin ingin menggodanya.


"Kenapa tidak?, Lagian aku juga belum mandi, jadi sekalian saja kita mandi bareng yaa" goda Dimas sambil mengedipkan matanya.


"Eh, iikh, kak Dimas, sanaa keluaar!" Bales Lisa sambil mendorong Dimas tapi Dimas menahannya hingga dorongan Lisa nggak bergeming,


"Kenapa sih, mandi sama istri sendirikan nggak papa, nggak ada yang larangkan" goda Dimas lagi.


"Iiss, kak dimaaas keluar nggak!" Ucap Lisa mulai kesal lalu ia mencubit pinggang Dimas.


" Au..au.au..Iya iya, istriku sayaang ini juga mau keluar" pekik Dimas lalu ia pun keluar, dengan cepat Lisa pun menutup pintu kamar mandinya, degupan jantungnya semakin tidak menentu kala ia mendengar panggilan "sayang" dari Dimas.


Untuk sesaat ia memenangkan diri hingga jantungnya kembali normal, dan setelah itu ia pun mulai membuka bajunya, dan saat membuka ********** ternyata ia kedatangan tamu bulanannya.


"Astagfirullah.. gimana ini, ana nggak punya persiapan pembalut disini, semuanya masih tertinggal di pondok, oh ya Allah, ana harus bagaimana ini" gumam Lisa penuh kebingungan. " Apa sebaiknya minta tolong sama kak Dimas aja kali ya" Gumamnya lagi, " Sudahlah sebaiknya ana mandi dulu" Akhirnya Lisa membersihkan dirinya, setelah selesai ia memakai handuk kimononya. Untuk sesaat dia hanya diam,


"Aduh gimana ini, mau bilang sama kak Dimas malu" gumamnya lagi, lalu ia pun membuka pintu kamar mandi sesaat ia mengintip dan ia melihat Dimas sedang duduk di atas ranjang sambil memainkan hpnya. Dan akhirnya ia pun memberanikan diri memanggil Dimas.

__ADS_1


"Kak Dimas?" Panggil Lisa dengan suara berbisik.


"Iyaa?," Bales Dimas dengan suara berbisik juga,


"Sini!" Masih berbisik. Dimas pun menghampiri Lisa tapi masih berjarak dua meter dari pintu kamar mandi.


"Ada apa?" Bales Dimas berbisik juga.


"Kesini sedikit kak" masih berbisik, karena melihat tingkah Lisa yang menurutnya lucu jadi ingin menggodanya lagi dan Dimas pun maju satu langkah.


"Segini" godanya.


"Kesinian lagi kak"


"Iiiisss, ya sudah nggak jadi!" Bales Lisa kesal dengan bibir cemberutnya. Lalu ia pun menutup pintu kamar mandi dengan keras.


"Hahaha, istri gumucsku yang lucu" gumam Dimas, lalu ia pun mendekati diri ke pintu kamar mandi.


Tok tok tok.


"Istri gumecsku maafkan daku, sekarang buka dong pintunya?" Ucap Dimas


"Gak mau! kak Dimas nyebelin!"

__ADS_1


"Iya iya, kak Dimas salah, Maaf atuh neng, sekarang buka pintunya" ucap Dimas sambil tersenyum senang ternyata istri gumecsnya ada sisi manjanya juga.


"Nggak! kak Dimas pergi aja sana!"


"Wahai istri gumecsku, yang cantik, yang imut dan yang lucu, buka dong pintunya sayang" rayu Dimas.


"Idih gombal!" gerutu Lisa di balik pintu.


"Ayolah sayangku buka pintunya" dan akhirnya Lisa pun membuka pintu kamar mandinya." Sekarang katakanlah ada apa?" tanya Dimas dengan lembut.


"i..itu, a.anu Lisa mau minta tolong, boleh?" bales Lisa gugup.


"Katakanlah, mau minta tolong apa?"


"I.itu, to..tolong belikan Lisa pembalut" bales Lisa sedikit malu,


"Oh, kamu lagi datang bulan, ya?," tanya Dimas lembut dan di anggukkan oleh Lisa.


"Ya sudah, sebaiknya kamu tunggu di tempat tidur dulu ya, kamu sudah terlalu lama di kamar mandi, kamukan masih sakit" Ucap Dimas, lalu ia pun menggendong Lisa yang masih memakai handuk kimononya. dan membaringkannya di tempat tidur. setelah itu ia menyelimuti istrinya.


"kamu istirahatlah dulu ya, aku pergi beli pembalut untuk mu ya." ucap Dimas dan setelah dapat anggukkan dari Lisa ia pun pergi meninggalkan Lisa yang sedang berbaring.


Bersambung

__ADS_1


********


__ADS_2