Bukan Wanita Biasa

Bukan Wanita Biasa
Season 2. Keabadian Cinta - Kejahatan Lu Dang


__ADS_3

Guangzhou termenung mengingat semua sejarah masa lalu dari keluarganya yang penuh dengan dilema. 


***


Awal mula kisah persekutuan ….


Pada masa kekaisaran Liu Bei (kakek Liu Min dan Gu Shanzheng) ia memerintahkan sebuah perguruan yang khusus belajar ilmu pengobatan untuk kekaisaran dan seluruh rakyat dinasti Donglang.


Di sebuah lembah yang bernama Luo Yi, yang subur dan penuh dengan kabut, berdirilah sebuah pusat belajar ramuan dan kedokteran pada masa itu disebut tabib.


Untuk menjadi seorang tabib tidaklah mudah harus menjalani beberapa seleksi untuk masuk menjadi seorang tabib, semua pelajar hanyalah pria, saat itu perguruan tabib tersebut dikepalai seorang tabib yang luar biasa pintar dan baik hati bernama Zhang Yung. 


Zhang Yung memiliki seorang putri yang sangat dirahasiakan keberadaannya tanpa seorang pun yang tahu, mengapa demikian dan tak ada seorang pun yang pernah bertanya. Putri Zhang Yung bernama Zhang Mei, ia sangat pintar dan cantik jelita. Selain itu Zhang Mei tak diketahui berumur berapa ia begitu cantik dan awet muda.


Sebagian orang mengatakan jika Zhang Mei memiliki mustika penguat roh yang membuatnya awet muda. Namun, sebagian lagi menyebutkan karena ia benar-benar memiliki ramuan keabadian yang dirahasiakan.


Zhang Yung memiliki murid yang sangat pintar bernama Lu Dang tetapi ia memiliki sikap yang angkuh dan ingin menang sendiri. Selain itu, Lu Dang juga berasal dari kerajaan Changsha sebagai putra seorang perdana menteri.


"Aku tidak ingin menjadi panglima ataupun perdana mentri, aku hanya ingin menguasai perobatan untuk menolong semua orang," ujar Lu Dang.


Awal dari niat Lu Dang memasuki perguruan Lembah Luo Yi sangat mulia. Sehingga kaisar Liu Bei mengizinkannya untuk bergabung bersama guru Zhang Yung. Pada masa kaisar Liu Bei semua negara tetangga di bawah kedaulatan kekaisaran Donglang yang luar biasa berpusat di Chang An (Hunan)


Lu Dang memiliki adik perempuan bernama Lu Ame yang tak lain adalah permaisuri Raja Changsha.


Lu Dang sebagai murid kedua dari perguruan ramuan lembah Luo Yi, Lu Dang berwajah biasa saja, di dalam arti tidak terlalu tampan. Namun, karena ia merasa paling pintar ia merasa sangat angkuh dan ingin menguasai perguruan ramuan lembah Luo Yi.

__ADS_1


"Guru, aku ingin membuat perguruan kita lebih terkenal lagi. Izinkan hamba untuk meramu dan meracik obat sebagai obat baru yang mujarab," minta Lu Dang pada Zhang Yung.


Di balik keinginan Lu Dang yang sesungguhnya, ia hanya ingin menguasai kitab racun milik Guru Zhang Yung yang dirahasiakan keberadaannya. Zhang Yung selalu saja ingin memusnahkan kitab itu. 


Namun, selalu saja kitab itu berwujud kembali seakan ia memiliki raga di sana. Zhang Yung merasa jika kitab racun tersebut memiliki kekuatan sihir dan iblis yang mengerikan. Sehingga Zhang Yung menyembunyikan kitab itu dan tak pernah membukanya.


"Bagaimana maksudmu Lu Dang?" tanya Zhang Yung, di depan kuali perebusan obat.


"Bukankah utusan kekaisaran baru datang dan memberikan banyak uang emas dan perak juga kebutuhan yang diperlukan untuk pengobatan. Mengapa kita tidak menggunakan uang itu untuk proyek membuat ramuan lain lagi?" ucap Lu Dang.


Lu Dang merasa jika Zhang Yung terlalu patuh pada kekaisaran dan terlalu jujur menggunakan semua dana tanpa memikirkan kekayaan untuk dirinya sendiri.


"Lu Dang, aku tahu. Kamu adalah muridku yang paling pintar dan hebat. Tapi, Nak. Hakikatnya perguruan ini didirikan oleh Kaisar Liu Bei, adalah untuk menolong semua rakyat Donglang dan sekutunya agar tidak mengalami penderitaan.


"Tapi, bukankah itu adalah hal yang lumrah jika kita meminta sedikit uang dari rakyat jelata? Kita hanya meminta pada orang-orang kaya saja itu pun tidak memiliki patokan," ucap Lu Dang, ia berusaha untuk memprovokasi Zhang Yung.


"Lu Dang, jika kita menolong orang harus berhati baik dan bersih, jika Kaisar Liu Bei tahu. Kamu tahu konsekuensi dari semua itu Lu Dang? Itu artinya kita menjadi pemberontak. Selain itu, aku tidak mau mengotori sumpahku sebagai seorang tabib untuk menolong semua manusia bagiku manusia itu memiliki kedudukan yang sama.


"Apakah kau tidak melihatnya? Jika rakyat jelata yang selalu kita tolong mereka tidak pernah melupakan pertolongan kita. Jika mereka memiliki uang dari hasil nelayan dan pertanian mereka selalu memberikan semua itu kepada kita dengan cuma-cuma. Apakah menurutmu itu tidak cukup?


"Jadilah orang yang dermawan dan mulia dengan kepintaran yang kau miliki sebagai pemberian dari Dewa. Bukan menggunakan kepintaran yang ada padamu untuk menghancurkan dirimu sendiri Lu Dang," nasihat dari Zhang ang Yung.


"Tapi Guru-"


"Aku tidak ingin mendengar masalah ini lagi Lu Dang. Semua ini demi kebaikanmu kedepannya, percayalah … dengan apa yang aku katakan Lu Dang. Segalanya bukan hanya semata-mata karena uang, walaupun tanpa uang kita juga tidak bisa hidup. 

__ADS_1


"Namun, kebahagiaan dari segalanya adalah saling menyayangi dan menghargai sesama manusia," nasihat dari Zhang Yung.


Lu Dang terdiam ia merasa tidak memiliki satu misi dengan gurunya yang terlalu baik dan jujur, tapi bodoh. Lu Dang beranggapan jika Zhang Yun begitu tolol tidak mau menggunakan semua pemberian yang diberikan oleh kaisar Liu Bei.


"Aku akan diam-diam berusaha untuk membuat ramuan racun yang sangat mematikan. Aku pernah membaca dari sebuah kitab yang disembunyikan oleh guru Zhang Yung," batin Lu Dang, ia berniat untuk mencuri kitab racun tersebut.


Namun, ia hanya sempat membaca selembar dan guru Zhang Yung datang, sehingga Lu Dang menyelinap untuk bersembunyi.


Lu Dang benar-benar mencari kesempatan untuk mencuri kitab racun yang disembunyikan oleh guru Zhang Yun yang sangat takut, jika kitab itu akan jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab.


Sejak saat itu, Lu Dang selalu diam-diam pergi untuk mengamati dan mencari kesempatan untuk belajar ilmu di kitab tersebut. Bahkan, tanpa disadari Zhang Yung jika Lu Dang telah menguasai hampir seluruh isi kitab.


Lu Dang sendiri tidak mengerti kala ia seorang diri kitab itu selalu saja sudah tergeletak di sisinya, sehingga ia tak perlu bersusah payah untuk menyelinap ke kamar Zhang Yung.


"Hahaha, aku akan mempelajari isi kitab ini, aku akan menguasai perguruan Luo Yi dan kekaisaran Donglang. Aku akan menghancurkan Dinasti Donglang dan menggantinya menjadi dinasti lain lagi," ucap Lu Dang bahagia.


Mulai sejak itu, ia diam-diam selalu mempelajari dan menggunakan ramuan racun hitam dengan menggunakan darah dan sihir dan kekuatan hitam dari kitab tersebut, ia melakukan malpraktek pada pasien dan rakyat jelata yang membutuhkan bantuan dan pertolongan tanpa sepengetahuan Zhang Yung.


Ia juga meminta uang dan upeti dia berusaha untuk menghancurkan Perguruan Ramuan Lembah Luo Yi, tetapi ia selalu saja lolos dari pengetahuan Zhang Yung. 


Lu Dang selalu menculik rakyat jelata sebagai korban malpraktek dan membawa korbannya ke gunung Kunlun, ia memiliki gua tersembunyi di sana.


Lu Dang selalu memakai topeng tengkorak jika muncul di dunia persilatan untuk membuat kekacauan, sehingga kekaisaran dan seluruh kerajaan tetangga menyangka jika pria bertopeng itu adalah pendekar baru yang muncul di dunia persilatan.


Namun, jika di perguruan Lembah Luo Yi Lu Dang selalu menjadi murid yang pintar dan baik juga biasa-biasa saja. Sehingga tak satu pun yang curiga padanya.

__ADS_1


__ADS_2