Bukan Wanita Biasa

Bukan Wanita Biasa
Season 2 Keabadian Cinta - Penyatuan dari dua pelindung


__ADS_3

Raja iblis neraka tertawa nyaring melihat semua fenomena yang diinginkannya, ia melihat semua hawa dari darah melesat naik ke angkasa dan ia menyerap semua hawa masuk ke mulut Lu Dang atau Guangzhou. 


Mulut Guangzhou bagaikan fortal lebar yang mengerikan menghisap semua darah tersebut. Raja iblis neraka menikmati sensasi dari darah orang-orang tamak tersebut, Tan Jia Li dan Liu Amei juga Liu Min, Ahim Yilmaz, Liang Bo, dan Tan Juan tidak menyadaru jika darah musuh mereka yang tewas adalah makanan bagi raja iblis neraka yang haus akan darah.


Sehingga ia selalu saja menghasut semua umat manusia untuk menumpahkan darah ke tanah untuk menjadi makanan baginya.


Qinglong dan Long Mei melesat ke angkasa keduanya saling pandang dan menyadari sesuatu.


"Bajingan ini, benar-benar telah merencanakan semua ini dengan sangat teliti! Sayang, ayo! Gagalkan misi raja iblis neraka ini! Jika semua darah mampu memenuhi kuota yang diinginkan oleh raja iblis, maka perjuangan ini akan sia-sia.


"Umat manusia akan menjadi budaknya di neraka kelak! Kita harus menggagalkan semua itu!" ujar Qinglong, ia melesat secepatnya ke angkasa.


"Ya, ayo, kita lakukan!" balas Long Mei, ia langsung menyemburkan air ke bumi bak hujan sehingga semua darah merembes ke tanah sedangkan Qinglong menyemburkan api untuk membakar tubuh para mayat yang tewas hingga tak lagi mengeluarkan darah.


"Aaa! Dasar bedebah! Naga sialan!" teriak Raja iblis neraka, ia langsung melesat ingin membunuh para naga, akan tetapi Qinglong dan Long Mei melesat secepatnya menghindari semua serangan raja iblis neraka.


"Jangan membunuh Tuan Qinglong dan Nyonya Long Mei!" teriak Dara melesat di angkasa menyerang raja iblis neraka dengan pedangnya.


Lu Dang melawan sepasang naga dan Dara di waktu yang bersamaan. Membuat pendar hijau, cahaya api, dan hujan kristal menyerang ke arah raja iblis neraka.


Namun, semua itu begitu mudah untuk ditangkis oleh Lu Dang hanya dengan menggunakan sebelah tangannya, ia mampu mengibas semua serangan membuat Dara dan pasangan naga terpental menabrak gedung milik Guangzhou hingga runtuh.


"Aaah!" lirih Dara, ia memegang perutnya, "anakku …," lirihnya, ia sedikit takut jika terjadi sesuatu dengan bayinya.


"Dara!" teriak Liu Min melesat melintasi kepala para ninja ia meninggalkan semua orang untuk melesat menolong istrinya yang terbentur dinding dan jatuh ke tanah  begitu juga dengan pasangan para naga.


"Dara, bagaimana keadaanmu, Laopo? Mana yang sakit, Sayang?" cecar Liu Min khawatir, ia ketakutan jika mimpinya menjadi nyata.


Ia memeriksa tubuh dan perut Dara memangku kepalanya, "Sayang … jangan biarkan iblis kurang ajar itu memang … Aaa," erang Dara, ia merasa perutnya mulas dan sakit.


"Tabib Luo!" teriak Liu Min sekuat tenaga dalam miliknya tanpa disadarinya membuat para ninja dan pengawal Lu Dang menutup gendang telinga mereka.


Tabib Luo meninggalkan Medan pertempuran dan melesat memeriksa Dara, menyentuh nadi di tangan dan memberinya pil penguat janin dan menyalurkan tenaga dalam juga memberi coklat pada Dara.


"Makanlah, Permaisuri!" ucap Tabib Luo.


"Tabib Luo kaukah itu?" bisik Dara, ia menatap wajah Luo Kang.


Tabib Luo tersenyum, "Gunakan mustika penguat ruh milikmu untuk menguatkan bayimu Permaisuri!" ujar Tabib Luo.


Dara langsung melakukan semua perintah dari tabib Luo, tetapi raja iblis neraka melihat mustika milik Dara hingga ia tersenyum, ia mendapatkan apa yang diinginkannya.


"Ternyata itu mustika penguat ruh! Jika aku bisa membunuh satu naga hijau ini maka aku memiliki dua mustika hingga aku bisa menghancurkan para Dewa dan kekaisaran naga langit," batin Raja iblis neraka, ia sudah lama merencanakan semua itu. 

__ADS_1


Hingga ia menghasut semua naga karena yang memiliki mustika naga hanya Qinglong dan Long Mei yang berhati baik dan tak berniat menyakiti siapa pun. 


Raja iblis neraka melesat ingin menyerang Dara, namun Long Mei bergerak menghalanginya bersama dengan Tan Jia Li. Keduanya langsung menyerang raja iblis neraka dengan kekuatan mereka dengan secepat mereka bisa. 


Brak!


Satu hentakan membuat Long Mei dan Tan Jia Li terpental terluka hingga Tan Jia Li di tubuh Liu Amei muntah darah, sedangkan Long Mei terjungkal tertimpa reruntuhan gedung kembali.


"Long Mei!" teriak Qinglong, ia melesat mendekati kekasihnya.


"Sayang, lindungi Kaisar dan Permaisuri. Jika tidak, semua perjuangan berabad yang kita lakukan akan sia-sia," bisik Long Mei.


"Baiklah, Sayang … bertahanlah!" jawab Qinglong.


"Amei!" Ahim Yilmaz melesat menolong istrinya, "Amei …," lirih Ahim Yilmaz.


"Aku tidak apa-apa, Sayang …," bisik Amei, Tan Jia Li melihat Gu Shanzheng yang masih sama walaupun sedikit berbeda, ia tak melihat cahaya playboy dan genit di mata teduh Ahim Yilmaz tidak seperti Gu Shanzheng.


"Gu Shanzheng masa kini lebih baik," batin Tan Jia Li bangga, "bukan berarti aku tidak bangga pada Gu Shanzheng," batin Tan Jia Li.


"Hahaha, aku sudah bilang, menyerahlah kalian! Jadilah sekutuku untuk menguasai para manusia di bumi ini!" teriak raja iblis neraka dengan angkuh, ia menatap ke arah musuhnya yang terkapar di tanah.


"Dewa agung saja tidak ingin bersinggungan denganku, dia telah memberi hak istimewa padaku untuk membawa kalian menjadi budakku! Hahaha!" teriak Raja iblis neraka bangga.


Bras! Duar! Brak!


"Aaa!" teriakan Qinglong membahana di angkasa.


Qinglong terluka akibat serangan raja iblis neraka, karena Qinglong menghalangi serangan kekuatan yang ingin membunuh Dara dan Liu Min dengan menggunakan tubuhnya sebagai tameng untuk melindungi Dara, yang masih lemah.


Tabib Luo di tubuh Luo Kang masih berusaha untuk memberi obat dan menolong bayi Dara agar tidak keguguran.


"Dara, bertahanlah! Ada atau tidak adanya bayi kita yang penting engkau selamat Istriku. Aku tidak bisa hidup tanpamu," bisik Liu Min dengan suara bergetar.


Dara dan semua orang melihat, Qinglong 


berteriak kesakitan menguik di angkasa menggelepar sekarat, karena Raja iblis neraka sengaja menyiksanya untuk mendapatkan mustika milik Qinglong.


Long Mei berusaha untuk bangkit, "Qingling … aku mencintaimu, hidup dan matiku aku selalu menantikanmu. Kini, kita telah bertemu … tapi iblis bangsat ini malah berusaha memisahkan kita …," lirihnya.


"Para klan naga yang masih tersisa! Aku tanya sekali lagi kepada kalian berdua. Apakah kalian mau menjadi budakku?" teriak Raja iblis neraka.


"Tidak akan pernah! Kau boleh membunuh kami, tapi tidak akan pernah menjadi budakmu hingga ajal kami, Bangsat!" teriak Qinglong.

__ADS_1


Brash!


Sebuah cahaya hitam dari tangan raja iblis neraka langsung melesat menghantam tubuh Qinlong hingga ia membentur kembali gedung Guangzhou, gemeretak batu menghantam tubuh Qinglong dan menimbunnya dengan reruntuhan gedung.


"Bajingan Kau!" teriak Long Mei, ia langsung melesat menyerang Raja Iblis Neraka dengan air kristalnya, tetapi dengan mudah semua kristal tajam itu berbalik ke arah Long Mei membuatnya harus menyemburkan api untuk mencairkan kristal air tersebut.


"Aaa!" pekik tertahan Long Mei bergema di angkasa kala beberapa kristalnya yang luput dari serangan api dan berbalik menancap ke tubuh Long Mei membuatnya terpancang di gedung Guangzhou.


"Nenek Zhang Mei!" teriak Dara dan Liu Min serempak.


"Bajingan, kau iblis! Sekali iblis akan tetap menjadi iblis!" umpat Dara, ia tak peduli lagi jika ia harus kehilangan bayinya.


Dara melesat dari terkapar di tanah meraih pedangnya melesat menerjang ke arah Raja Iblis Neraka yang ingin membunuh Long Mei dan Qinglong dengan kedua tangannya yang mengeluarkan asap hitam.


"Dara! Kau belum sembuh! Bagaimana dengan anak kita, Dara?" teriak Liu Min, ia pun melesat mengikuti istrinya.


"Anak kita adalah anak yang kuat! Jika dua menang rezeki kita, Tuhan pasti menjaganya di rahimku! Aku oercaya itu, Suamiku!" teriak Dara, ia langsung mengerahkan seluruh kekuatan mustika penguat ruh miliknya menyerang Raja Iblis Neraka.


"Kau benar! Kita tak boleh lupa jika Tuhan pemilik segala-Nya. Maafkan aku Tuhan. Aku mohon pinjamkan kekuatanmu untuk kami menumpas iblis ini, untuk kedamaian semua umat manusia," doa Liu Min, ia pun melesat membantu Dara untuk menyerang Raja iblis neraka.


Serangan demi serangan yang mereka lakukan dan tangkisan demi tangkisan Raja Iblis Neraka membuat Liu Min dan Dara Sasmita harus bersalto ria di angkasa.


Hingga sebuah serangan langsung mengunci keduanya seakan ada kekuatan hebat dari raja iblis neraka yang menahan mereka di udara dan mencekik leher keduanya.


"Berikan mustika penguat ruh milik Long Mei!" teriak raja iblis neraka.


"Tidak akan pernah, Bangsat!" tolak Dara dengan tersengal.


"Bajingan! Aku akan menyiksa suamimu!" teriak Raja iblis neraka langsung mencekik dan menghisap darah dan kekuatan Liu Min.


"Hentikan, Kurang ajar!" teriak Liu Amei, Luo Kang, Ahim Yilmaz, Liang Bo, dan Tan Juan yang menyerang ke arah raja iblis neraka secara bersamaan.


Akan tetapi, Mitzuki beserta anak buahnya Guangzhou,Axiang, dan Mitsuki langsung menyerang kembali kepada Liang Bo, Ahim Yilmaz, Tan Jia Li, Luo Kang hingga pertempuran semakin mengerikan bersamaan dengan gerhana berakhir.


"Aaa! Bajingan!" teriak Raja Iblis Neraka, ia tak menyadari jika gerhana telah berakhir dan dirinya belum mendapatkan mustika penguat ruh dari klan naga terakhir.


Dara dan Liu Min masih berjuang di antara hidup dan mati, tetapi cahaya mentari melemahkan kekuatan raja iblis neraka dan sebaliknya Long Mei dan Qinglong semakin kuat.


Qinglong melesat dari bebatuan yang menimbunnya dengan sisik hijaunya yang berkilau tertimpa cahaya mentari melesat ke angkasa bersamaan dengan kristal air yang mencair oleh hangat sinar pagi membuat sisik pendar merah milik Long Mei bercahaya.


Keduanya melesat melindungi orang yang mereka jaga selama ini, Qinglong langsung menyatukan tubuhnya bersama Dara begitu juga dengan Long Mei. 


Penyatuan itu membuat Dara dan Liu Min terlepas dari kekuatan raja Iblis Neraka. Membuat pasangan tersebut melesat ke angkasa langsung menyerang ke arah Raja iblis neraka.

__ADS_1


__ADS_2