Bukti Cinta Kang Santri

Bukti Cinta Kang Santri
Bab 1 Perkenalan


__ADS_3

Di sebuah rumah sederhana duduk di teras dengan asyiknya bersama anak kecil dan seorang dua tahun lebih tua dari gadis itu yah dia saudara.


Sibuk dengan kegiatan masing masing Asyifa Nur Fadila Gadis yang menginjak umur 15 tahun tengah sibuk bermain dengan Rizky Muhammad Irsyad adik yang baru menginjak umur 4 tahun, Ridwan Muhammad Arsyad kakaknya yang menginjak usia 17 tahun sedang sibuk dengan cuci motornya.


"Bang besok berangkat sekolah syifa bareng ya." Sela Syifa


"Tumben dek biasanya juga sendiri," tanya Ridwan


"Pengen aja kak, mmm boleh ya boleh ya yaa." Rayu Syifa


"Besok pulangnya sama siapa kan abang ada ekstra taekwondo dek," Ucap Ridwan


"abang ih..pokoknya besok bareng,lagian adek pulang bisa bareng Della kok." Tutur Syifa tak menyerah dia


Ridwan hanya membuang nafas kasar


"huhhhh... baiklah."


"maaciww abang gantengnya syifa...ahh tapi masih cantikan syifa," Ucap syifa alay


"Mulai deh alay bin lebay binti PD nya." Ridwan malas Syifa cekikikan


"bang liski(rizky)mau maem," pinta Risky Namun tak di gubris Ridwan


"ohh adek nya syifa laper ya." syifa, Rizky mengangguk


"okee ayo kita tinggalin abang yang jelek ini." tutur syifa mengejek


"adekkkk!!..." dengan nada geramm sedangkan syifa segera menggendong rizky dan lari seribu bayang melangkah cepat takut kali ya


.


.


.

__ADS_1


Di tempat lain tepatnya di kota A sedang berdiskusi sesuatu wanita paruh baya Bu nyai Fatimah Az zahra dengan umur sekitar 40 tahun dan laki laki paruh baya Pak Yai hakim nur dengan umur 41 tahun dan putra semata wayangnya Muhammad zildan Al fauzi


"Jadi gimana ikut abi dan umi ya." ucap kiyai Hakim


"enggak abi zil mau tetap disini ,tidak apa kalo abi dan umi ke Pondok kota B." tolak halus Fauzi


"Zil setidaknya disana sekitar tiga bulan buat ngajar santri santri di sana kalo tidak betah terserah kamu setelah itu," Ucap fatimah lembut


Fauzi yang tak bisa berkutik karna apalah daya sang umi sudah angkat bicara dia tak dapat menolak


Dengan berat hati fauzi menganggukan kepalanya kemudian fatimah tersenyum


.


.


.


POV FAUZI


"Ya Allah setidaknya beri hamba petunjukmu atas segala ilmu yang telah kau percaya padaku


hilangkan sikap angkuh pada diri hamba sungguh hamba makhluk kecil, hamba hanya mengajarkan ilmu yang telah hamba gali selama ini,berilah keberkahan ilmu yang hamba ajarkan nanti..Aamiin." Doa fauzi


Seperti biasa Fauzi menunggu waktu subuh dengan melancarkan hafalan yah dia seorang hafidz dia membaca dengan fasih hingga masuk waktu subuh


Fauzi manusia normal dia juga mempunyai perasaan kagum terhadap satu santriwati di kota A tepatnya Ponpes Al Ikhlas tapi dia hanya bisa menyimpan perasaan kagumnya dan satu alasan sebab berat meninggalkan kota tersebut.


Tepat pukul 06.00 Wib Kiyai Hakim,beserta istrinya dan anaknya berangkat perkiraan empat jam perjalanan dapat sampai di tujuan


#AUTHOR POV


Tepat depan gerbang SMK N 01 Xxx, Syifa turun dari goncengan, Ridwan segera menuju tempat parkiran


Syifa berjalan dengan santai tatapan menunduk dan biasa dia cuek bahkan dingin bagai flezeer yang volume penuh, Kaum adam hanya bisa melihat arah jauh karna memang syifa yang cuek bebek

__ADS_1


Ridwan yang membuka helm menjadi pusat perhatian dari banyak junior ketampanannya di atas rata rata dan jangan lupa sikapnya persis aspal datar ngga pernah senyum banyak sorak sorak ria dari penggemar udak kayak aktor dadakan aja lo bang


"omg aduhh itu bukannya kakak kemarin yaa ahh guee jadi pengen kenal siapa namanya kemarin" 1 siswi


"huss aduhh liat adek kak meleleh" siswi 2


"sungguh hati adek untuk kakak" siswi 3


Banyak lagi teriakan histeris dari kaum hawa dan jangan lupa untuk kaum adam hanya mendengus kesal karna tersaingi


.


.


"syifaa???" teriak beberapa orang dari kejauhan


Syifa pun menoleh asal suara ternyata temen karibnya baru masuk Arina yang senyum kalem, Ayunda yang heboh, Areva yang tomboy alias cuek Mereka segera menghampiri Asyifa


"Baru Datang neng?" Ucap Syifa


"ehh iya kita tadi janjian," Jawab Arin


"Mau berangkat aja janjian kalian ini hem," Ucap Syifa heran


"tauk nih si yunda." celetuk Reva malas


"ahh kalian ini nggak kerr ke gue..kan yang penting janjian sekolah tapi tenang kita kita bukan korban janji kok," Yunda panjang lebar


"BUCIN!!!!!!" teriak Ketiga selain yunda


.


.


heppy reading yaak jangan lupa like vote and rate

__ADS_1


__ADS_2