
TAKBIRAN
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Laailahaillallah huwallah hu Akbar
Allahu Akbar Walillah ilham.
Gema takbir berkumandang, suara beduk dan juga alat alat yang membuat takbir menggema lebih meriah, seusai sholat isya' berjama'ah, takbiran menggema di pendengaran telinga setiap insan.
Malam bertabur banyak bintang, langit biru dan putih dan jangan lupakan semilir angin yang menghembus sejuk ke jiwa sang pemilik raga. Seolah tumbuhan ikut bertakbir. Udara sejuk dan lebaran di takbiran malam itu terasa sedikit panas, entah pengaruh alam Syifa pun tak tahu.
Hari kemenangan, setelah satu bulan berpuasa. Kemeriahan lebaran dalam acara setiap kota berbeda, bahkan ada yang mengadakan festival dan juga berkeliling membawa obor. Ada yang berkeliling menggunakan motor dan berbagai alat hadrah. Sungguh suasana yang di nantikan dengan keceriaan.
"Alhamdulillah ya," Kata Fauzi duduk di serambi masjid.
Para Ustadz lainnya juga menyaksikan warga dan pemuda yang berkeliling, beberapa santri yang masih betah berada di pesantren sudah bersiap untuk mengikuti barisan dan membawa alat hadrah.
Di tengah ke gegeran Pesantren semua bersyukur karena masih di beri kesempatan untuk memeriahkan hari raya.
"Alhamdulillah juga Gus." Sambung Ustadz Rizal.
"Ustadz mau pulang malam ini?" Tanya Fauzi.
"Besok aja Gus, setelah ikut berkeliling sebentar packing. Istri saya menunggu di rumah." Jawab Ustadz Rizal membuat Fauzi hanya mengangguk.
"Semoga Amalan ramadhan kita tidak sia sia." Ucap salah satu Ustadz yang membuat semua mengamini.
"Dan semoga yang belum nikah segera menuju lamaran hihi." Ledek Ustadz Rizal yang membuat beberapa Ustadz atau para jones mendelik kesal.
"HARI MENUJU LAMARAN EHH LEBARAN DENG."
"USTADZ RIZAL SABLENG."
Fauzi ngakak dengan kelakuan Ustadz pas lagi bercanda sungguh adem ngeliatnya dan juga ke akraban terjalin. Bahkan Ustadz baru pun cepat beradaptasi jika ada Ustadz Rizal di sini.
"GUS FAUZI DI DAWUHI GARWONE NJENENGAN." Teriak Ustadz Rizal, (Gus Fauzi di panggil istrinya gus)
Fauzi mengedarkan pandangannya di sekitar, di sana ada Syifa dan anaknya yang melambaikan tangannya.
Kaki Fauzi mengayun ke arah mereka, "Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam Abi."
"Abi Nissa pengen keliling bereng warga." Ucap annisa menunjukkan puppy eyes.
"Yasudah keliling sana." Kata Fauzi membuat Annisa cemberut.
__ADS_1
"Kan nisa pengen bareng Abi sama bunda." Gerutunya sembari mengerucutkan bibir membuat Fauzi mengacak jilbab anaknya sayang.
"Bercanda sayang, ayo kita berangkat." Ajak Fauzi.
"Berangkatt!!"
****
Pagi tadi setelah sholat idul fitri para Ustadz yang sudah memiliki keluarga segera sungkem ke ndalem dan pamit untuk pulang ke halaman rumahnya. Ya jelas rindu juga dengan kampung halaman.
"Minal aidzin wal faidzin." Ucap Ustadz Rizal setelah bertemu dengan Gus Fauzi.
"Sama- sama Ustadz, taqoballahu minna wa minkum." Jawab Fauzi keduanya bersalaman lantas berpelukan sebentar.
"Mau pulang Ustadz?" Tanya Fauzi.
"Nggih, kangen juga sama istri." Jawab Rizal dengan membayangkan wajah istrinya.
"Yasudah, udah ke ndalem Abi?"
"Sudah dong Ustadz, sekalian pamit."
"Kalau begitu hati hati dan titip salam buat istrinya."
"Lohh jangan, ntar kalau istri saya jatuh cinta sama njenengan bisa dalam zona gawat darurat gus gus." Fauzi tertawa di buatnya Ustadz ini benar benar minta di timpuk pakai telenan.
Setelah ribut dan berujung meminta pamit dengan salam kini Fauzi berjalan menemui putri dan istrinya yang pasti sudah menunggu di kamar.
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam." Ucap dari dalam, dan terbukanya pintu.
Kini Syifa duduk di samping Fauzi dan menunduk serta mencium tangannya hikmat.
"Minal Aidzin wal faidzin Kang Santri, maafin Syifa belum bisa menjadi istri yang sempurna. Maafin Syifa yang sering membantah kata suami."
Fauzi mengelus kepala Syifa sayang. "Minal Adzin wal Faidzin Syifa, maafin aku juga jika ada salah sama kamu, dan belum bisa menjadi suami sesempurna baginda nabi muhammad. Semoga kita sekeluarga di beri ketabahan dalam setiap ujian." Tutur Fauzi.
Mendongak dan bertemu di manik hitam masing masing-masing. Kini Syifa sudah berkaca- kaca dan menghambur memeluk Fauzi. Suasana haru dan lupa jika sosok putri tengah berdiri menunggu keduanya usai.
Fauzi mengecup kepala Syifa, hingga...
"Abi Annisa juga pengen minta maaf."
Waduh lupa kalau masih ada putri nya ck ck. Syifa gelagapan dan melepaskan diri.
Saat ini annisa sudah mencium tangan Fauzi dan Syifa dan mengucap "Minal Aidzin wal faidzin Abi Bunda."
__ADS_1
*****
Setelah acara sungkem, satu keluarga kecil itu berjalan menuju Abi dan Umi yang pastinya juga menunggu di sana. Syifa dan Annisa dengan gamis cream kombinasi merah maroon, dan Fauzi yang menggunakan koko senada tetapi dengan sarung hitam.
"Setelah acara ini kita mau ke mana kang." Tanya Syifa.
"Kita ke rumah Ayah Bunda juga Fa, biasanya alumni pesantren akan sowan hari ke dua dan tiga." Jawabnya yang di balas anggukan antusias oleh Syifa.
"Oh iya, Syifa juga minta maaf sama para pemirsaa yang selalu di buat menunggu." Ucap Syifa nyengir.
"Minal Aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batiinn."
*
z
z
####
Sungkem dulu ya sama kalian hihi, Di baca nggih.
Assalamu'alaikum warrahmatullah para readers setia BCKS dari Season 1 dan Season 2. Hari ke dua lebaran yak📢
Minal Aidzin Wal Faidzin, taqoballahu minna wa mingkum. Selamat hari raya idul fitri tahun ini mohon maaf lahir dan batin serta hati.
Ya walaupun kita gak pernah tatap muka, tapi aku sadar kalau sering buat salah sama kalian dan aku juga mau berterimakasih atas dukungannya.
Jika sekiranya novel ini gak berfaedah tolong tinggalkan saja, asal jangan komen yang bikin author gak enak badan ya gess.
Aku sebenarnya udah Draft dari kemarin, tapi tahu gak sihh lebaran itu sibuk banget bantu ini dan itu, tetap sehat ya semuaa. Meski fira sempat kambuh penyakit-nya...dan aku mau Up malam takbiran tapi ketiduran. and minta maaf jika gak sesuai ekspetasinya.
Intinya aku mau sungkem, sering banget bikin part gaje tetapi makasih juga masih mau sabar menunggu.
ini novel emang banyak Typo dan absurd bgt, Up Lama banget lagi... tetapi aku harap masih ada satu atau dua insan yang masih suka.
Jangan pelit Jempol ya teman teman. aku tu nunggu 100 like, tapi karena gak nyampe yaudah tetep UP hihi.
SALAM LOVE BUAT PEMBACA. BUAT YANG MUDIK TETAP SEHAT YAA:) AKU AJA NIH YANG GAK MUDIK? *(
"Doa kalian di lebaran tahun ini apa?" (Kalau sempet ya di jawab ya)
and semoga para pejuang islam di negara lain senatiasa di beri perlindungan dan Allah memberi keajaiban.
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN DAN SEMOGA AMAL BULAN RAMADHAN BISA DITERIMA BISMILLAH SEMOGA MASIH BISA BERTEMU DI RAMADHAN BERIKUTNYA.
Salam se agama, seperjuangan, se negara dan InsyaAllah satu surga-nya , peringatin author dan maafin masih banyak typo.
__ADS_1
...Buat yang pengen bgt ngingetin agar author Up sialahkan DM di IG hihi.. kadang aku suka lupa....
..."Salam si pemalas, punya banyak mimpi."...