Bukti Cinta Kang Santri

Bukti Cinta Kang Santri
52. Maulid Nabi


__ADS_3

12 Rabi'ul awal 1442 H.


Selamat milad Nabi Muhammad Saw.


_________________


Pesantren.


Dan kini tepat di pesntren, tentu saja menuruti bocilnya yang mogok makan, ke pesantren dengan langkah sangat terpaksa Syifa menuruti Rizky.


"Wah ramai sekali, ada acara apa yaa." Ucap Rizky berbinar-binar.


Syifa hanya mendengar celoteh adiknya seolah menemukan air di gurun pasir yang sangat gersang. Lihat saja sekarang Rizky lompat-lompat sudah mirip katak tapi berwujud manusia.


Beberapa santriwati menyuruh Rizky dan Syifa memasuki aula, dan disana sudah ada KH Hakim Nur yang sudah mengisi tausiyah mungkin atau kisah, pikir Syifa.


Mungkin Syifa datang terlambat karena acara sudah dimulai sedari tadi.


"Dalam kitab Al Barzanji yang ditulis Sayyid Ja’far bin Husin Al Barzanzi, Terdapat 12 Keajaiban Jelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW." Tutur Beliau


"Bulan Rabiul Awwal merupakan salah satu bulan istimewa bagi umat islam. Di bulan itu, lahir manusia agung pembawa risalah bagi seluruh alam yakni Nabi Muhammad SAW.


"Manusia mulia sekaligus penghulu para nabi itu lahir pada tanggal 12 Rabiul Awwal, Tahun Gajah di Kota Mekkah.


Tahun ini, 12 Rabiul Awwal jatuh bertepatan dengan tanggal 29 Oktober Hari ini."


"Padamnya api sesembahan kaum Majusi di Persia yang selama ribuan tahun disembah, serta hancurnya pasukan gajah pimpinan Raja Abrahah yang akan menyerang Kakbah."


"Ribuan burung Ababil dari surga datang menyerang dan melempari pasukan abrahah dengan batu dari neraka. Peristiwa itu kemudian diabadikan Alquran dalam Surat Al Fiil atau Pasukan Gajah."


"Dalam kitab Al Barzanji itu juga dikisahkan singkat detik-detik menjelang kelahiran Nabi Saw. Memasuki bulan kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah saat hari-hari kelahiran Nabi Muhammad saw sudah semakin dekat,"


"Mulai tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Robiul-Awwal Allah SWT semakin melimpahkan anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah, untuk kelahiran."


"Pada malam ke-1, Allah swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa sehingga Sayyidah Aminah merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya."


"Pada malam ke-2, datang seruan berita gembira kepada ibunda Nabi Muhammad saw yang menyatakan dirinya akan mendapati anugerah yang luar biasa dari Allah.,"


"Pada malam ke-3, datang seruan memanggil Aminah yang mengabarkan sudah dekat kelahirkan Nabi mulia."


"Pada malam ke-4, Sayyidah Aminah mendengar seruan beraneka ragam tasbih para malaikat secara nyata dan jelas."


"Pada malam ke-5, Sayyidah Aminah mimpi bertemu dengan Nabiyullah Ibrahim as."


"Pada malam ke-6, Sayyidah Aminah melihat cahaya Nabi Muhammad saw memenuhi alam semesta."


'Pada malam ke-7, Sayyidah Aminah melihat para malaikat silih berganti saling berdatangan, membawa kabar gembira sehingga kebahagiaan dan kedamaian semakin memuncak."


"Pada malam ke-8, Sayyidah Aminah mendengar seruan memanggil dimana-mana, suara tersebut terdengar dengan jelas mengumandangkan->


“Berbahagialah wahai seluruh penghuni alam semesta, telah dekat kelahiran Nabi agung, kekasih Allah swt Pencipta Alam Semesta.”


"Pada malam ke-9, Allah semakin mencurahkan rahmat kasih sayang kepada Sayyidah Aminah sehingga tidak ada sedikit pun rasa sakit, sedih, susah, dalam jiwa Sayyidah Aminah."

__ADS_1


"Pada malam ke-10, Sayyidah Aminah melihat Tanah Tho’if dan Mina ikut bergembira menyambut akan kelahiran Nabi Muhammad SAW."


"Pada malam ke-11, Sayyidah Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi ikut bersuka cita menyongsong kelahiran Sayyidina Muhammad saw.Malam detik-detik kelahiran Nabi Muhammad saw, tepat tanggal 12 Robi’ul-Awwal di sepertiga malam."


"Di malam ke 12 ini langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikit pun.


Saat itu, Abdul Mutholib (kakek Nabi Muhammad saw) sedang bermunajat kepada Allah SWT di sekitar Kakbah."


"Sedangkan, Sayyidah Aminah yang sedang menunggu kelahiran Sang Nabi dikejutkan dengan kehadiran empat perempuan mulia, yakni Siti Hawa, Siti Sarah, Asiyah dan Siti Maryam. Mereka menyampaikan kabar gembira kepada ibunda Nabi."


"Di malam itu, seluruh alam raya bergembira dan bershalawat dengan bahasa dan cara yang berbeda beda.


Ahlan wa sahlan marhaban Yaa Rasulullah.


Wallahu A'lam Bissawab."


Semua santri dan wali santri nampak merinding dalam arti kagum, walaupun sudah terlalu sering mendengar kisah itu minimal setahun sekali, sedari kecil.


Tetap saja terdapat kebahagiaan dalam diri, bahkan sudah hafal karena kisah selalu terulang-ulang namun tiada rasa bosan dalam diri sendiri.


"Allahumma sholi'ala muhammad.."


"Sholu'alaik.."


Lantunan Hadroh terdengar kali ini Fauzi ikut serta dalam Vokalis suara beradu dengan Faqih membuat para santriwati berbisik kagum.


"Sekalipun Gus Fauzi suaranya merdu tapi Kang Faqih tetap nomer satu." Ucap Dinda Santriwati.


"Iya tapi kan Faqih udah biasa lha ini beda lho, Gus pondok bersholawat uhuy MasyaAllah." Salma santriwati ikut memuji suara Fauzi.


Syifa bukannya menguping tapi dia mendengar entah kenapa ia sangat sebal dengan sikap Santriwati yang memuji-muji Fauzi. Ia tanpa sadar mengumpat habis setelah mendengarkan santri itu.


"Cuma suara gitu aja e, dah dilebih-lebihkan, Fauzi itu pakek Caper segala cih! menyebalkan." Yah Syifa ikut memarahi Fauzi karena tersenyum-senyum di depan.


"Kalau dari dulu muji Faqih ya muji aja, ngga usah bawa makhluk aneh itu, menyebalkan."


Setengah sadar Syifa merutuki diri yang sangat peduli mempermasalahkan hal sepele artinya ia tak sadar sudah marah-marah tak jelas.


Syifa tebuyar dari lamunannya karena sosok anak kecil yang tidak salah lagi ialah Rizky,


"Kakak Rizky pengen siomay." Ucapnya merengek.


"Bentar ya nunggu acara selesai." Ucap Syifa memangku Rizky.


"Nggak mau huh." Ucap Rizky memaksa.


Melalui menanamkan pada diri generasi kecintaan kepada Nabi SAW, yang melahirkan ketaatan kepada Allah dan Rasulullah dengan mengikuti Sunnah Rasulullah SAW. Sehingga suri tauladan kehidupan (Uswatun Hasanah) Muhammad SAW dapat dicontoh ummat muslim.


“Alhamdulillah, kondisi seperti ini kita masih dapat mengadakan peringatan Maulid nabi, tetap terapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19,” Himbaunya.


Pengasuh pondok Nurul Qur'an mengucapkan mudah mudahan acara Maulid ini mendapat berkah dan ridho Allah Subhanahu Watalla. “Semoga untuk semua yang hadir di acara ini mendapat keberkahan dan dijauhkan dari segala bentuk bahaya, serta kita semua mendapatkan ampunan-Nya,” harapnya.


Beliau juga mengajak kepada seluruh wali santri yang hadir untuk memanjatkan doa agar wabah Covid-19 yang melanda di seluruh penjuru dunia, dapat cepat berakhir dan kehidupan dapat kembali normal.

__ADS_1


Acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipandu oleh penceramah Ustadz KH Hakim Nur.


"Wasalammu'alaikum Wr.Wb"


(...)


"Kak Cepetan ih." Ucap Anak kecil itu menarik tangan Syifa.


"Pelan-pelan."


"Ngga!! sekarang!!! cepat." Ucap Rizky masih ngeyel.


"Adek ngidam ya?" Spontan mulut Syifa berkata demikian, hingga Rizky membalik badan memgerinyit.


"Ngidam? apa itu." Tanya Rizky dengan polos buanget.


Syifa menutup mulutnya menahan tawa "Sudahlah lupakan." Ucap Syifa malas.


(...)


"Pak Siomay, lima ribu." Ucap Rizky, Syifa berdiri di belakang Rizky.


Pak Siomay terlalu lama dalam melayani pelanggan barunya. Sangat tidak sabaran Rizky ck ck


"Berikir- berpikir - berpikir- berpikir Aha?" Gumam Rizky menangkap lampu di udara.


Dan apa yang ia lakukan pemirsa..


1 detik


2 detik tersenyum devil khilaf


3 detik mulai


"Pak siomay buruan, Rizky lagi ngidam." Suara cempreng itu berhasil membuat Syifa membulatkan mata. Pak Siomay melongo tak percaya.


"Memalukan!" Jerit Syifa dalam hati.


_____________________________


BANYAK TYPO 🙏🙏🙏


Untuk readers misterius yang like tapi ngga komen saya ucapkan terimakasih🤗😍


Buat yang udah komen saran dan tentunya bikin saya semangat...


Buat yang Vote juga makasih yaaa..


Mungkin buat kakak author yang hebat aku feedbacknya belum tentu ya..🙏🙏🙏🙏


Hidup jempolll...


Okee daaaaa sampai fisik autor membaik..

__ADS_1


__ADS_2