Bukti Cinta Kang Santri

Bukti Cinta Kang Santri
53. Syifa Rizky


__ADS_3

Masih nunggu ngga nih hehe


Happy Reading😇😍🤗


_________________________


Di Rumah


Pertama, Rizky tetap di izinkan untuk berangkat ke pondok tetapi tidak untuk tidur di asrama, sama saja bukan mondok, mengingat kondisinya dalam pemulihan.


Sesuai dengan izin dari pihak pesantren, toh juga pesantren membuka tempat umum walaupun siswa tidak nyantri, sebelumnya Syifa dan Ridwan Sudah meminta Izin kepada pengasuh pondok.


"Kita ke kamar dulu bang." Ucap Syifa selesai menonton TV kemudian mengandeng Rizky yang hanya menurut.


"Iya adeknya cepet di suruh tidur, istirahat." Titah Ridwan.


Syifa menatap dengan memicing, "Dikira adikku saja apa hah?" Batin Syifa kesal, bukannya sebagai Abang ter tua mengurusi adiknya lah ini. Ck


Lain dengan Ridwan yang ditatap tajam malah menyembunyikan kepalanya di berkas yang sedang ia kerjakan, Ridwan terkekeh pura-pura saja tak mendengar ia harus menyelesaikan rencananya.


-


-


Di kamar


"Rizky kenapa ngga tidur?" Alih-alih Syifa menahan kantuk.


"Rizky belum ngantuk kak." Ucapnya membuat Syifa mendengus kesal.


"Lalu mau apa hemm?" Tanya Syifa menahan rasa kantuknya.


"Emm, apayaa?" Ucap Rizky malah sibuk dengan pikirannya.


"Hadee sabar Fa sabarr hoaamm." Ucap Syifa menepuk-nepuk mulutnya.


"Nyanyiin Nina bobok aja gimana." Tanya Syifa sontak Rizky diam lalu berpikir sejenak dan mengangguk.


"Nina bobo ooo nina bob.." Nyani Syifa terhenti karena Rizky berceloteh.


"Kakak.. Rizky bukan Nina." Ucap Rizky sedikit merajuk, ah lucu sekali ekspresinya itu.


"Baiklah baiklah." Ucap Syifa pasrah.


"Ayo mulai." Dih Ucap Rizky berlagak sebagai dewan juri sambil memposisikan tubuh agar nyaman.

__ADS_1


"Rizky bobok oooo Rizky bobo kalau tidak bobok Di Gigit Nyamuk." Lagi- lagi terhenti karena celotehan Rizky.


"Kak pastiin dulu ada nyamuk ngga." Ucap Rizky menajamkan pendengaran, maksudnya apa coba?


Nging nging


Plok (Suara tepukkan tangan Rizky menewaskan sebuah nyamuk besar, tetapi kecil bagi Rizky, ya iya lah)


"Oh tidak nyamuk sudah tewas, akankah kita menguburnya?" Ucap Rizky dengan susah payah mencari bagian nyamuk yang jelas-jelas ter mutilasi hanya sekali tepukan.


Syifa sudah menepuk kening yang di rasa ia saat ini masih normal.


"Adek ih ada-ada aja, dah yuu tidur.." Titah Syifa, Rizky menghentikan aksinya yang berlagak sebagai tim sar,


"Baiklah." Kemudia memposisikan tidur lagi.


"Rizky bobo oo Rizky bobo kalau tidak bobo di gigit...." Lagi-lagi terhenti.


"Kakak masih ingatkan kalau nyamuknya sudah tewas di tangan Rizky." Celoteh anak kecil seolah mengingatkan ia tidak takut di gigit nyamuk.


"Bagaimana kau tau kalau nyamuknya sudah ngga ada?" Tanya Syifa sudah hilang selera ngantuknya.


"Buktinya ngga ada lagi bunyi Ngingg..Ngingg..Ngingg." Ucap Rizky meniru Nyamuk.


"Rizky bobok oo Rizky boobok kalau tidak boobok di gigit keboo." Nyanyi Syifa ngelantur, benar saja Rizky sudah siap mangap mau berucap tapi urung karena Syifa.


"Iya tapi kebo itu ngigit ya kak? bukannya makan?" Tanya Rizky polos, ingin rasanya Syifa membungkus adiknya dengan selimut.


"Yasudah sekarang adek dongengin Kakak aja." Ucap Syifa memposisikan tidur nyaman.


"Suatu hari kakakk ada se ekor Kelinci sama Lebah, Lebahnya galakk, Kelincinya di gigit." Ucap Rizky terhenti, Syifa terkekeh ia tau adiknya mengkopi akting anak kecil.


"Emm tapi lebah itu nyengat dek, ngga gigit kok." Ucap Syifa dengan nada dibuat-buat, memang benar kan? hehe kita tes kesabaran anak yang pernah mondok ini.


"Ish Kakak tinggal nanya kelincinya kenapa gitu!" Ucap Rizky mengerucutkan bibir, wah dia terpancing juga maklum anak kecil.


"Hem."


Walaupun Rizky kesal ia tetap melanjutkan cerita yang ia lihat di TV hehehe


"Berubah jadi besar kayak balon tapi banyak...emm lupa hehe." Ucap Rizky tercengir kuda.


Syifa sudah geleng-geleng sambil memejamkan mata.


1 Detik hening

__ADS_1


2 Detik Syifa mengerinyit


3 Detik ia menoleh dann


Ya Allah makhluk yang satu ini benar-benar ingin dia siram air satu gentong, dengan mudahnya ia tertidur dalam waktu sekejap. Terlebih lagi sehabis tercengir ngga jelas membuat Syifa gemas.


Syifa segera ikut masuk ke alam mimpi barangkali bisa bertemu si bocah di mimpinya untuk mengguyur se gentong air.Tak lupa baca Do'a.


Tepat pukul 02.00 Pagi, Syifa terbangun karena Rizky terus bergerak kanan,kiri seterusnya untung tidak kebalik dia.


"Ayahhh??"


"Bunda??"


"Ayahh???"


"Bunda???"


"Rizky kangen, kalian dimana"


Syifa mengerjap mendapati kasurnya bergoyang-goyang, melihat Rizky yang terus bergumam mengigau dan berkeringat dingin. Dengan sigap Syifa mengelus kepala Rizky.


"Dek??"


"Bangunn, Kamu kenapa sayang." Ucap Syifa terus mengelus kepala Rizky.


Rizky membuka mata dan menangis histeris, Syifa segera mendekap adiknya dan memanggil Ridwan dengan teriakan serak .


"Bang!!!!" Teriak Syifa.


-


-


-


BANYAK TYPO


Siapa Readers yang setia pasti muncul disini😅😅😂


Mau nunggu next kan****?


Nunggu lama!! up cuma segini😂, pasti itu ya yang ada di pikiran kalian😹


seloww cuma nanyaa😂

__ADS_1


Kaburrrr ah😎😅😂


Okee babay .....


__ADS_2