
Jarak tempuh untuk mencapai Danau Toba sekitar satu setengah jam, jika tidak ada kendala di saat perjalanan.
Sayang nya, rombongan siswa dan siswi SMP Negeri Medan, harus molor karena bus yang mereka tumpangi mengalami kendala dibagian teknisi mesin.
Jadilah perjalanan itu harus ditempuh lebih lama, hingga tiga jam empat puluh lima menit barulah mereka tiba di danau Toba, Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Saat tiba disana, rasa lelah yang mendera terbayar kan saat melihat pemandangan alam yang begitu menakajubkan.
( Gambar : Back paper Alam dan sejarah, Sumber, Google )
Pemandangan alam yang begitu menyejukkan mata. Air terjun Sipisopiso memiliki ketinggian hingga 120 meter dan mengucur deras membentuk garis vertikal sempurna.
Sehingga air terjun Sipisopiso masuk dalam air terjun tipe plunge. Air terjun Sipisopiso berada di bibir kaldara raksasa Danau Toba serta terbentuk pada aliran sungai pajanabolon yang merupakan salah satu sungai menyuplai air ke Danau Toba.
Air terjun Sipisopiso berada di ketinggian sekitar 1.300 meter diatas permukaaan laut. Nama Sipisopiso diambil dari nama sebuah gunung yang berada tepat di timur laut air terjun SiPiso-piso.
Gunung yang juga disebut gunung SiPiso-piso ini memiliki ketinggian sekitar 1.860 meter diatas permukaaan laut.
Yang berada pada titik koordinat 2.916160° N dan 98.519.428° E. Jika dari kota Medan hanya membutuhkan waktu sekitar 1.5 jam perjalanan saja jika tidak ada kendala sama sekali.
Semua para siswa dan siswi menatap takjub pemandangan yang ada didepan mata mereka.
''Masyaallah indah nya....'' ucap Ira dan juga Risa.
Raga yang berdiri disebelah Ira, tersenyum sambil menatap pemandangan yang ada di depan matanya.
''Sungguh sempurna Sang Maha cipta menciptakan pemandangan alam yang begitu indah seperti ini.. Tapi ada yang lebih indah dari pada itu.'' ucap Raga sembari tersenyum manis.
Ira menoleh. ''Apa??''
''Kamu!'' sahutnya dengan mengerling mata pada Ira.
Blushhh
''Aaaaa... co cweeeetttt... mau dong di gombalin...'' jerit Risa.
Raga yang mendengar nya terkekeh. ''Minta aja tuh, sama Wahyu!'' celutuk Raga sembari tertawa.
__ADS_1
Risa merengut. ''Nggak mau! enak aja disuruh kak Wahyu! Nggak mau ah!'' sahut Risa jutek.
Ira tertawa mendengar nya. Sedangkan Raga terpana melihat sang pujaan hati tertawa. ''Cantik!'' celutuk nya tanpa sadar.
Membuat Ira menoleh dan berhenti tertawa. Matanya mengerjab melihat Raga. Raga terkekeh melihat Ira seperti itu.
''Aaahhh... kak Raga! kok Ira aja sih yang di gombalin?? Sesekali aku gitu??'' sungut Risa sembari memanyunkan bibirnya.
Ira tertawa begitu juga dengan Raga. ''Aku tak mau menggoda yang bukan milikku!'' sahut Raga masih dengan terkekeh.
''Maksudnya??''
''Ira itu calon istriku!'' celutuk nya lagi membuat Risa terkejut.
''Apa?! Istri?!'' pekik Risa.
Ira yang terkejut dengan ucapan Raga, membungkam mulut Risa dengan sebelah tangan.
Sedangkan tangan satu lagi, ia mencubit pinggang Raga. Raga terkejut, karena merasakan sakit.
''Aduhhh.. sakit sayang! Haisshhh...'' gerutu Raga, membuat Ira melototkan lagi matanya.
Risa bertambah terkejut. ''Apa?! Sa-sayang?!''
''Aduhh.. jangan dicubit terus ih! Sakit ini... kamu gimana sih sayang?! Ishhh... sakit, Aduhh...'' ucap Raga sembari meringis menahan sakit.
''Kakak! Ishhh... maluuuu... gimana sih?! Ishhh...'' sungut Ira dengan memanyunkan bibirnya.
Raga terkekeh, walau sesekali meringis. ''Kamu sih?! makanya jangan di cubit sayang! Kalau koyak ini kulit gimana?? Kan kamu juga yang rugi??''
Saking geramnya dengan ucapan Raga, Ira menepuk lengan Raga begitu kuat.
Plaakk..
''Astaghfirullah! kamu kenapa sih?! Ini namanya kekerasan dalam hubungan percintaan!'' kejut Raga saat merasakan lengannya begitu sakit karena di geplak Ira begitu kuat.
''Kakak! ishh.. kok di bongkar sih?! Katanya sembunyi-sembunyi?? Ishhh...'' gerutu nya lagi sembari menghentak kakinya kesal.
Raga tergelak melihat tingkah Ira. Saking gemasnya ia mengacak hijab Ira. Membuat sang empu mendelik dan bertambah merengut.
__ADS_1
Bibirnya maju dua sentimeter ke depan. Raga semakin tergelak keras. Semua itu tak luput dari perhatian dua orang gadis yang tak jauh dari mereka bertiga.
''Kenapa sih?! Raga sangat suka dengan gadis udik dan cupu itu?! Lihat aja pakaian nya?! Kayak orang mau terbang aja?! Apa nggak gerah?? Ishh... Raga kok mau sih Sama tuh cewek udik?! Awas aja kau ntar! Akan ku habisi kau! Tunggu aja!!'' Sungutnya begitu geram dengan kelakuan Ira.
Begitu juga dengan Nessa. Hatinya begitu panas melihat ke akraban Ira dan Raga. ''Kenapa sih?! selalu cewek itu?! Memang kurang apa aku?? Cantikan aku ketimbang cewek itu?! Awas aja kau adik kelas sialan! Tunggu aja! Jika aku tak bisa memiliki Raga, maka kau juga tidak bisa memiliki Raga!'' ucapnya dengan sedikit senyum smirk di bibirnya.
Raga dan Ira masih saja berdebat. Risa yang melihat hanya bengong. Ia menatap dua pasangan itu dengan cengo.
''Kak Raga! Ira! kalian ini kenapa sih?! Yang kayak pasangan pengantin baru aja?! Bertengkar Mulu, dari tadi! Ishhh... berhenti Napa Woy!!'' sentak Risa.
Membuat Raga dan Ira saling pandang. Mereka berdua menoleh pada Risa. Raut wajah Risa begitu masam.
Tak tahan akhirnya, Ira dan Raga tertawa melihat tingkah Risa. Ia semakin memanyunkan bibirnya.
''Risa! kamu sangat cocok dengan Wahyu! Pas dong? Jika aku sama Ira, Kamu sama Wahyu! kalian berdua cocok!'' celutuk Raga, membuat Risa melototkan matanya.
''Nggak! sekali nggak! tetap enggak! aku nggak mau!'' sungut Risa masih dengan memanyunkan bibirnya.
Ira terkekeh melihat kelakuan Risa yang begitu keras menolak jika ia di jodohkan dengan Wahyu.
''Kamu Kenapa sih Risa.. kok gitu banget sih ngomong nya?? Nggak baik loh.. Sekarang kamu tolak, kamu benci, nanti cinta loh.. ingat Ris! Benci itu benar-benar Cinta!'' imbuh Ira membuat Raga tergelak lagi.
Ira sengaja menggoda Risa agar temannya itu tidak jutek dan manyun terus. Ira juga ikut tertawa.
''Kamu bisa aja sih sayang! Dari mana itu kamu dapat, hem??''
''Hehehe... dari novel online kak! Katanya benci itu benar-benar cinta. Ben ci, Benar-benar Cintaaaa...'' sahut Ira lagi masih dengan tertawa. Ira sangat suka melihat wajah Risa yang di tekuk seperti itu.
Risa semakin kesal pada pasangan itu. ''Awas kalian berdua! aku sumpahin! kalian berdua akan tersesat di hutan air terjun SiPiso-piso! Kamu Ra! kamu akan ketakutan setengah mati! Dan kamu kak Raga! Kamu juga akan menangis histeris nanti! lihat aja!!'' Ketus Risa membuat pasangan labil itu terkejut.
''Eh?? kamu kok doa in yang nggak baik sih?! Nggak baik loh.. kalau kita sumpahin orang, maka sumpah itu akan berbalik pada diri sendiri! Mau kamu?!'' sungut Ira.
Membuat Risa mendelik. ''Habisnya, kalian berdua suka banget sih jodohin aku sama kak Wahyu! Aku kan jadi kesel! Ishhh..'' sungut Risa lagi.
Raga menatap Ira dengan instens. Ira yang ditatap seperti itu salah tingkah. Tak tahan, ia meraup kasar wajah Raga.
''Isshh.. kamu kok gitu sih sayang?? Mau kamu? Apa yang di doa in Risa terjadi Sama kita berdua??''
''Eh??
__ADS_1
💕
😁😁😁 bisa aja nih Neng Risa! othor jodohin Sama Wahyu baru tau rasa kamu?! 😄😄