
Tiba dirumah mereka berdua, Ragata turun dengan langkah gontai menuju ke kamarnya tanpa melihat Abi dan ummi keheranan melihat tingkah nya.
Rayyan masuk dan tersenyum melihat dua paruh baya itu. ''Assalamualaikum, Ummi.. Abi..'' sapa Rayyan, dengan segera ia mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan kedua paruh baya itu.
''Waalaikum salam..'' sahut keduanya sambil mengulurkan tangan pada Rayyan.
''Duduk, nak. Bagaimana? Apakah.. kakak mu menolak Ragata?'' tanya Ummi Hani.
Rayyan menunduk dan menggeleng. Abi Hendra menyandarkan tubuhnya di sofa tempat ia duduk.
''Kenapa? Apakah dia masih marah dengan putra ummi, nak?'' tanya ummi Hani lagi.
''Kakak sudah pergi dari rumah saat pulang dari sini tadi. Ia mendapatkan tugas dari pesantren nya untuk mengajar di Aceh selama satu tahun lamanya..'' lirih Rayyan dengan bibir bergetar.
''Ya Allah.. Raga...'' lirih ummi Hani.
Sementara Ragata ia masuk kekamar dengan langkah terseok-seok. Semakin berat rasanya untuk berjalan.
Namun ia paksa. Tiba dikamar rahasia miliknya, Ragata masuk kekamar mandi karena hari sudah sore.
Ia mandi dan berwudhu setelah itu, Ragata menunaikan sholat ashar yang tertinggal karena ingin menyusul Ira tadi.
Selesai sholat, ia mengambil sepucuk surat untuk nya dari Ira. Yang diberikan oleh Mak Alisa tadi sebelum ia pulang.
Ragata membuka surat itu dan mulai membacanya.
~ Teruntuk Suamiku Tercinta, Ragata ❤️~
Assalamualaikum Hubby..
Maaf jika hanya surat saja sebagai pengantar diriku yang akan pergi meninggalkan mu selama setahun..
__ADS_1
Maaf.. tanpa izin darimu aku melangkahkan kaki ini pergi dari rumah kita.
Maaf.. tanpa izinmu.. aku berani mengambil keputusan singkat ini.
Sudah lama ingin aku beritahu kamu tentang Masalah tugas ini. Tepatnya dua Minggu yang lalu, saat kamu baru tiba dirumah ini dengan wanita lain..
Maaf.. maafkan aku yang tidak tau diri ini karena sudah mengharapkan mu lebih. Padahal ku tau, kamu sudah tidak menginginkan ku lagi..
Maaf.. kehadiran ku merusak kebahagiaan mu dengan nya..
Maaf.. jika aku berubah.. Maaf...
Aku pergi untuk kembali lagi. Aku akan pergi selama setahun. Selama setahun kepergian ku, hiduplah dengan baik.
Urus wanita yang akan menjadi istrimu kelak. Selamat Hubby.. selamat atas kehamilannya. calon istrimu. Aku bahagia, jika kamu bahagia bersamanya..
Mungkin, hanya sampai disini jodoh kita. Aku dengan mu hanya di izinkan cukup sampai sembilan tahun saja.
Terimakasih.. kehadiran membuat hidupku berwarna dan begitu bermakna.
Tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Kadangkala apa yang sudah kita dapatkan bisa saja pergi, karena bukan milik kita.
Begitu juga dengan mu, suamiku. Kamu, cinta pertama dan terakhirku Hubby.. Jika pernikahan ini selesai sampai disini, maka aku tidak akan pernah menikah lagi.
Sekali aku mencintai, selamanya akan tetap mencintai.. Cukup satu orang saja yang mengisi hatiku. Tidak dengan orang lain lagi..
Selamat menempuh hidup baru, semoga sakinah mawadah warohmah. Aku mendoakan mu agar kamu selalu bahagia Hubby..
Jangan bersedih dengan keadaan ini. Tersenyum lah. Biar hati terluka, namun bibir tetap tersenyum.
Cukup diri kita dan Allah saja yang tau tentang hati kita. Aku percaya takdir Hubby. Jika memang kita ditakdirkan bersama, sejauh apapun kita pergi, maka ia akan menemukan jalannya.
__ADS_1
Begitupun sebaliknya. Jika memang kau tidak dijodohkan dengan ku. Sekuat apapun aku mengikat mu, kamu pasti lepas dari tali ikatan yang ku pegang erat-erat selama ini.
Sekuat apapun aku berusaha mempertahankan mu, namun kenyataannya tetap tidak bisa aku pertahankan. Kamu tetap pergi dariku.
Pesan ku.
Jagalah diri. Jaga kesehatan. Selalu ingat Allah dimana pun kamu berada. Aku yakin, kamu pasti akan bahagia.
Begitu juga dengan ku.
Aku sangat mencintaimu, Hubby..
Sangat, sangat, mencintai mu suamiku sekarang dan selamanya.
Wassalamu'alaikum. wr. wb.
~ Yang tersayang istrimu, Ira Sarasvati 💗~
Ragata sesegukan setelah membaca surat itu. Surat cinta yang ditujukan sang istri untuk nya.
''Tidaaaaaakkkkk... Iraaaaaaaaa... haaaaa... hunnyyy.... jangan pergiiiiii... kembaliii... iraaaaaaaaa...''
Deg!
Deg!
''Ragata!!!''
💕💕💕💕💕
Sabar Bang.. kisahmu tidak serumit kisah othor, hiks. Eh?
__ADS_1