Cinta Dalam Nestapa

Cinta Dalam Nestapa
Bukti


__ADS_3

''Dan untuk kehamilan putrimu, bukan saya yang melakukan nya! Saya berani bersumpah di atas Al-Qur'an! Saya di jebak di apartemen saya sendiri oleh putri anda Nyonya! Saya ingin melaporkan kasus ini ke jalur hukum! Semua bukti sudah ada di tangan saya, siapa dan dimana putri anda melakukan kegiatan haram itu hingga berulang kali dengan lelaki yang berbeda!''


Ddddduuuaaarrrr..


Sonia terkesiap mendengar ucapan Raga. Ia menatap takut pada Ragata. ''Rencananya hari ini aku akan mengungkapkan bukti itu, tapi aku kalah cepat dengan mertuaku! Dia lebih dulu tau, tentang apa yang aku lakukan bersama putrimu di rumah ini! Sementara aku tidak melakukan apapun yang mereka tuduhkan! Aku punya bukti. Bukti percakapan dan perilaku bejat putrimu yang menjebak ku dengan tidur bersama nya dan juga sebuah foto yang beredar di media sosial!''


Deg!


''Apa?!'' pekik Nyonya Anita untuk kedua kalinya


Tuan Krisna menatap datar pada putrinya yang semakin ketakutan. ''Saya punya bukti kejahatan putri anda tuan Krisna! Saya semua buktinya! Akan segera laporkan pada pihak yang berwajib tentang masalah ini. Masalah penipuan, mengancam ingin membunuh dan juga tuduhan asusila! Jika saya lah yang sudah menodai nya! Padahal pada saat itu dia memang sudah dinodai oleh banyak lelaki!''


Ddduaarr..


Lagi, gemuruh petir itu berseliweran di atas kepala Sonia. Ia semakin gemetaran di tempatnya duduk saat ini.

__ADS_1


Keringat dingin mengucur di dahinya. Abi Hendra menatap datar pada tuan Krisna. ''Bukankah sudah saya katakan kepada anda dulunya, tuan Krisna? Jika sampai ini terjadi lagi, maka tiada maaf untuk putrimu! Apalagi bukti itu sudah ada ditangan kami. Aku cukup bersabar selama ini atas kelakuan putrimu. Sekarang, putraku harus menanggung kesalahan yang tidak pernah ia perbuat. Kesalahan yang sengaja putrimu ciptakan karena terobsesi pada putraku! Sedari dulu sampai sekarang, putri ku tidak pernah berubah tuan Krisna. Jadi sekali ini, aku tidak mentolerir lagi kelakuan putri mu tuan Krisna! Pengacara ku sudah ke kantor polisi untuk menyerahkan bukti perbuatan putrimu kepada putraku selama dua tahun ini!'' tukas Abi Hendra yang membuat Sonia semakin ketakutan.


''Tidaaaaaakkkkk... aku tidak bersalah! aku tidak melakukan apapun pada Ragataaaaaaa!! Semua itu dia yang menjebak ku!! Bukan aku yang menjebak nya!!!'' pekik Sonia dengan wajah panik dan ketakutan.


''Hahaha.. kau takut Sonia? Kau takut? Hahaha.... ini juga yang terjadi padaku saat kau mengancam ku dua tahun yang lalu saat dirumah sakit karena aku mengetahui perlakuan bejatmu bersama rekan dokter ku dirumah sakit tempat dimana aku koas!!!''


Ddddduuuaaarrrr...


Nyonya Anita limbung. Ia terhuyung dan jatuh ke lantai nan dingin. Tuan Krisna dengan cepat memapah nya.


''Mama!!''


''Tidaaaaaakkkkk.. aku tidak percaya kau memiliki bukti itu! Bukti itu palsu!!'' pekik Sonia lagi.


Ragata terkekeh namun begitu menyeramkan. Wajahnya saat ini begitu dingin. Ummi Hani sampai bergidik ngeri melihat nya.

__ADS_1


''Aku sudah menebak nya, Sonia! Makanya aku menyimpan bukti itu disini!'' tunjuk Ragata pada ponselnya.


Sonia semakin ketakutan. Bibirnya bergetar. Pucat pasi seperti tak di aliri darah sama sekali.


''Tunggu sebentar! Aku akan memutar video dimana saat itu kau pernah mencoba mengancam ku dengan nama istriku, agar aku tidak melaporkan mu pada pihak rumah sakit tempat dimana kita koas saat itu.''


Dengan segera Ragata menyambung sambungan ponsel miliknya ke tivi besar yang ada di sebelah mereka saat ini.


Video itu berputar.


''Tu-tunggu Sonia! Tolong jangan lakukan hal itu! Dia istriku! Tolong jangan sakiti dia!''


Deg!


Deg!

__ADS_1


💕💕💕💕💕


Satu part satu kembang ye? 😁😁


__ADS_2