
Jika Raga sedang kesal dengan Sonia, berbeda dengan Ira. Entah kenapa sedari pagi hingga sore hari ini, ia begitu gelisah.
Pikirannya selalu tertuju pada Raga. Raga selalu hadir dalam setiap pekerjaan nya. Hingga berulang kali Ira, ditegur oleh wali kelasnya.
Ia menghela nafas sesak. ''Ya Allah.. ada apa dengannya disana? Kenapa hatiku begitu gelisah saat ini? Mengapa begitu sesak rasanya? Ada apa? Ya Allah.. lindungi suamiku dimana pun ia berada. Dalam setiap langkahnya dan pekerjaan nya, ingatkan selalu tentang kami disini yang selalu menunggu nya. Hanya padamu tempat hamba meminta..'' lirih Ira dalam hati.
Ira berlalu meninggalkan kelas, karena Ummi Aida menyuruhnya untuk istirahat duluan. Karena melihat Ira yang begitu gelisah saat ini.
Tiba di kamar nya, Ira langsung saja menuju ke kamar mandi untuk berwudhu. Dengan segera ia mendirikan sholat karena sudah masuk waktu dhuhur.
Setelah berwudhu, ia segera menuju ke Mushola mereka. Tiba disana ia mulai berzikir, sibuk menunggu santri yang lainnya berwudhu.
Dalam setiap zikir nya, Ira melihat jika Raga begitu gelisah disana. Terasa sesak dadanya. Namun ia tidak berhenti berzikir melafalkan nama Allah untuk meminta pertolongan agar sang suami terlindungi dari mara bahaya.
Larut dalam zikir, Ira tidak sadar jika mushola itu sudah di penuhi oleh banyak santri disana. Ia sadar saat iqomat sudah di kumandangkan kan. Pertanda waktu sholat akan segera di mulai.
Selesai sholat, bukannya Ira istirahat. Ira malah menuju pondok di belakang pesantren yang langsung tertuju pada sawah yang padi nya semakin menguning saat terakhir kali ia datang ke tempat itu.
Seseorang mengikuti nya dari belakang. Tanpa sadar Ira telah membawa orang itu menuju tempat ia selalu berdiam diri.
__ADS_1
Ira duduk di sisi pondok dengan menaikkan kedua kakinya yang tertutup kaos kaki pemberian Raga sebelum ia berangkat dua hari yang lalu.
Mengingat itu, Ira terkekeh kecil. Seseorang itu terus menatap nya tanpa kedip.
''Cantik!'' celutuk nya tanpa sadar.
''Astaghfirullah!!!'' pekik Ira terkejut.
Mushaf Al-Qur'an yang ada ditangannya hingga terlempar ke udara saking terkejutnya.
Plukk.
Orang itu tertegun sejenak dengan perlakuan Ira. Setelahnya ia terkekeh. ''Maaf Ra.. saya mengejutkan kamu ya?'' tanya nya masih dengan terkekeh.
Ira mendongak dan menatap sekilas seseorang itu. ''Untuk apa Anda mengikuti saya sampai kesini? Jika ada yang melihat, akan menimbulkan fitnah nantinya!'' ketus Ira.
Bukan nya marah, orang itu malah tambah terkekeh melihat Ira begitu ketus padanya. ''Saya hanya ingin tau tentang kamu, ingin kemana habis sholat tadi. Bukannya kamu disuruh istirahat ya oleh ummi Aida?'' tanya seseorang itu sembari menatap Ira begitu dalam.
Ira menghela nafasnya. ''Jangan tatap sesuatu yang bukan halal untuk anda tatap Pak Armand! Saya bukan mahram Anda! Jangan lupakan itu! Tunjukkan pandangan anda itu hanya pada istri Anda nantinya!'' tegas Ira tanpa melihat Pak Armand yang duduk tak jauh dari tempat ia duduk.
__ADS_1
Pak Armand lagi, lagi terkekeh. ''Jika saya bilang, kamu adalah calon istri saya bagaimana?''
Deg!
Lagi, ucapan yang sama ia katakan pada Ira. Ira menatap sekilas pada Pak Armand kemudian beralih pada sawah padinya kini yang sedang menguning.
Rencananya, nanti sore seluruh santri akan mulai memanen semua padi itu. Ira menghela nafasnya. ''Jangan mengejar sesuatu yang bukan menjadi milik anda, Pak Armand. Anda bisa beranggapan jika saya adalah jodoh masa depan Anda! Tapi bagaimana dengan Allah? Apakah Ia akan menukar setiap jodoh yang sudah tertulis di dalam Lauhul Mahfudh? Itu tidak akan pernah terjadi Pak Armand! Berhentilah! Sebelum anda bertambah kecewa nantinya.'' tutur Ira begitu dalam dan lembut.
Membuat pemuda yang baru berumur dua puluh tahun itu tertegun dengan perkataan Ira.
💕💕💕💕
Hayoo.. gimana tuh? Kok banyak banget sih yang jadi ulet bulu dalam hubungan Kak Ira sama bang Raga?
Udah hari Senin aja nih. Boleh dong.. othor minta hadiahnya dari kalian?😉
Dukungan kalian sangat berarti loh.. buat othor.
So .. selamat menikmati hari Senin.. semoga Allah selalu melimpahkan Rahmat dan rezekinya pada kita semua . Amiiin..
__ADS_1