
โโ โโฆ๐ฅMUTIARA HIKMAH๐ฅโฆโโ โ
Setiap yang pergi akan tergantika, Baik di tempat kerja. Di tempat ibadah. Semuanya di muka bumi ini.
Tetapi kamu tidak bisa tergantikan karena pahala dan dosa yg telah dilakukan.dan kamu juga akan dimintai pertanggung jawabannya atas diri sendiri. karenanya setiap diri ini istimewa. Jangan sia siakan hidupmu.
__sแดแดสษชแดs แดา แดสแด แด แดส__
โโ โโฆโฆโโ โโ โโฆ๐บโฆโโ โโ โโฆโฆโโ โ
Semenjak kejadian di tempat perparkiran itu, Dika selalu waspada, dan sejak itu juga ia sekarang memiliki seorang pengawal, yang merangkap sebagai Asistennya yang di berikan oleh Dimas, karena para sahabatnya tak ingin kejadian itu terulang lagi, apalagi yang di hadapi Dika adalah seorang ketua mafia.
Tapi semenjak ia memiliki Asisten Dika merasa kurang nyaman karena kemanapun ia pergi sang pengawal akan mengikutinya. Hingga ia sedang berjalan-jalan pada Nina sang pengawal tak mau jauh darinya, hingga akhirnya ia pun meminta sang pengawal untuk tidak mengikutinya lagi.
"Yoga sepertinya saat ini situasi sudah aman jadi kamu tidak perlu mengikutiku lagi."Kata Dika pada pengawalnya itu, yang bernama Yoga, disaat mereka sedang melakukan perjalanan pulang dari rumah sakit tempat Dika bekerja.
"Tapi pak, kata pak Dimas, saya harus tetap mengikuti bapak, karena kita tidak pernah tahu kapan para anak buah mafia itu akan menyerang kita pak." Bales Yoga yang sedang fokus dalam menyetir mobilnya.
"Sudahlah Yoga di sini aku yang atasan kamu dan sudah sepatutnya kamu menuruti perintahku kamu paham, sekarang kamu pulanglah temui keluarga kamu" Ujar Dika yang sepertinya tidak ingin di bantah.
"Baiklah pak," Kata Yoga pasrah dan saat persamaan mobil mereka memasuki rumah ah Dika dan setelah Yoga memperkirakan mobil dengan sempurna di depan rumah Dika Mereka pun turun dari mobil.
"Ya sudah sekarang kamu boleh pulang Yoga."Ujar Dika setelah ia turun dari rumahnya.
"Baik pak, kalau begitu saya permisi pak." Balas Dika dan setelah Wah di anggukan oleh Dika, Yoga pun melangkah pergi meninggalkan Dika.
Sementara Dika langsung memasuki rumahnya yang ternyata di depan pintu sudah ada Nina yang menyambut kedatangannya.
"Assalamu'alaikum sayang" kata Dika setelah ia sudah berada di dekat Nina.
"Wa'alaikumus salam Uda" balas Nina sembari ia meraih tangan Dika dan kemudian di kecupnya sementara Dika dan kemudian Dika langsung mengecup kening Nina.
"Uda, Yoga mau kemana?" tanya Nina yang ternyata ia sempat lihat saat Yoga pergi tadi.
"Dia Uda suruh pulang sayang, karena Uda merasa sekarang sudah aman" Jawab Dika sembari ia merangkul pundak Nina dan kemudian mereka pun berjalan memasuki rumah mereka.
__ADS_1
"Eh, kok gitu sih, Uda kita tuh tidak boleh tertipu dengan tenangnya Air, mungkin saja itu ketenangannya malah justru menenggelamkan kita, jadi Uda jangan merasa aman karena beberapa hari ini tidak terjadi apa-apa, justru kita harus ningkat kewaspadaan kita Da." Tutur Nina memperingati suaminya.
"Tapi Uda yakin kok, mereka tidak akan muncul lagi sayang, karenakan polisi juga sedang mencari mereka sayang." Kata Dika, yang sepertinya ia tidak begitu menghiraukan perkataan Nina.
"Ya sudah kalau Uda merasa yakin, Nina hanya mengingatkan saja Da" Balas Nina yang kemudian ia bermaksud hendak melangkah menuju dapurnya.
"Kamu mau kemana sayang?" Tanya Dika saat melihat istrinya hendak pergi.
"Nina mau nyiapkan makanan untuk makan malam kita Da." Kata Nina yang ternyata tangannya sedang ditahan oleh Dika.
"Tidak usah sayang karena malam ini kita diundang oleh salah satu pasien Uda untuk makan malam di rumahnya karena mereka mengadakan syukuran atas kesembuhan orang tua mereka sayang, maka dari itu sebaiknya kita bersiap-siap saja yuk." Ujar Dika yang kemudian ia menggandeng tangan Nina menuju ke kamar mereka.
Sesampainya di kamar Dika langsung pergi ke kamar mandi dan tak lama kemudian ia pun bersiap memakai baju yang rapi, sedangkan Nina sudah siap lebih dulu, setelah semuanya siap..
"Sudah siap sayang?" Tanya Dika saat ia telah menyelesaikan menyisir rambutnya.
"Alhamdulillah sudah Da.." Bales Nina yang kemudian ia bangkit dari duduknya yang tadi duduk di sofa menunggu Dika bersiap.
"Alhamdulillah, ya sudah ayo kita berangkat." Ajak Dika yang menyikukan tangannya agar Nina melingkarkan tangannya di lengan Dika,
Di dalam perjalanan Dika tidak tahu kalau mereka sedang diikuti sebuah mobil berwarna hitam, yang tak berapa jauh dari mereka, dan di saat mobil melintasi jalan yang terlihat sepi mobil hitam itu pun menghadang jalannya, membuat Dika menginjak rem mobilnya secara mendadak,dan dengan spontan mobil pun berhenti.
CIIIIIKT!!...
"Astaghfirullah, ada apa Da? Siapa mereka?" Tanya Nina kaget.
" Uda juga nggak tahu sebaiknya kita berhati-hati sayang." Kata Dika dengan tatapan kearah mobil yang menghadang mereka, dan ia melihat ada empat pria bertubuh besar turun dari mobil itu.
"Sepertinya mereka berniat tidak baik itu Da." Kata Nina saat ia melihat salah satu pria seperti hendak mengeluarkan sesuatu.
"Iya sayang sebaiknya kita mundur saja." Kata Dika yang kemudian ia hendak memundurkan mobilnya, namun ternyata di belakang mobil mereka sudah ada mobil juga yang berwarna sama, alhasil mobil Dika terjepit."Kita Terjebak sayang, tidak bisa menghindari mereka lagi." Lanjut Dika lagi.
"Astaghfirullah, gimana ini Da " Kata Nina terlihat bingung, dan saat bersamaan tiba-tiba..
Tok..Tok..Tok..
__ADS_1
Nina di kejutkan dengan ketukan kaca jendela yang berada di sampingnya, karena tatapan Nina tadi masih fokus dengan para pria yang berada di depannya mobilnya, namun ternyata di samping jendela mobil di sisinya sudah berdiri seorang pria berbadan besar dengan menodongkan senjata ke arahnya, yang sepertinya mereka menyuruh mereka untuk turun dari mobil mereka.
" Uda bagaimana ini, mereka semua bersenjata!." Ujar Niina yang mulai panik.
"Tenang sayang kita tidak boleh panik, kita ikuti saja kemauan mereka dulu." Kata Dika, menenangkan hati Istrinya.
"In syaa Allah, Da, sebelum turun sebaiknya kita berdoa dulu Da." Kata Nina pada Diika.
#Iya sayang ayo kita berdoa agar Allah melindungi kita" Balas Dika yang kemudian mereka sama-sama mengenadahkan tangan mereka dan kemudian mereka pun berdoa secara masing-masing.
Doa Dika, agar Terlindung dari Bahaya
ุจูุณูู ู ุงูููู ุงูููุฐููู ูุงูููุถูุฑูู ู ูุนู ุงุณูู ููู ุดูููุฆู ููู ุงููุงูุฑูุถู ูููุงู ููู ุงูุณููู ูุขุกู ูููููู ุงูุณููู ูููุนู ุงููุนูููููู ู
"Bismillahilladzi laa yadhurru maโasmihi syaiโun fil ardhi wa la fis samaaโi wahuwas samiโul alim."
Artinya: โDengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.โ
"Doa Nina agar Diberi Keselamatan..
ุงููููููู ูู ุฅูููู ุฃูุณูุฃููููู ุงูุนููููู ููุงูุนูุงููููุฉู ููู ุงูุฏููููููุง ููุงูุขุฎูุฑูุฉูุ ุงููููููู ูู ุฅูููู ุฃูุณูุฃููููู ุงูุนููููู ููุงูุนูุงููููุฉู ููู ุฏููููู ููุฏูููููุงูู ููุฃูููููู ููู ูุงูููุ ุงููููููู ูู ุงุณูุชูุฑู ุนูููุฑูุงุชููุ ููุขู ููู ุฑูููุนูุงุชููุ ุงููููููู ูู ุงุญูููุธูููู ู ููู ุจููููู ููุฏููููุ ููู ููู ุฎููููููุ ููุนููู ููู ูููููุ ููุนููู ุดูู ูุงูููุ ููู ููู ูููููููุ ููุฃูุนููุฐู ุจูุนูุธูู ูุชููู ุฃููู ุฃูุบูุชูุงูู ู ููู ุชูุญูุชูู
Allahumma inni as-alukal โafwa wal โafiyata fid dunya wal akhiroh. Allahumma inni as-alukal aโfwa wal โafiyata fi dini wa dunyaya wa ahli wa mali. Allahummastur โauroti wa amin rowโati. Allahummahfadzni min baini yadayya wa min kholfi wa min yamini wa โan syimali wa min fauqi wa aโuzubika bi โadzamatika an ughtala min tahti.
โYa Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan kesehatan yang prima di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan kesehatan yang prima dalam urusan agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku.
Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan kejelekan) dan tenangkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, jagalah aku dari arah muka, belakang, kanan, kiri dan dari atasku, dan aku berlindung dengan kebesaran-Mu agar aku tidak dihancurkan dari bawahku.โ
Setelah mereka menyelesaikan doanya, mereka pun turun dari mobil mereka yang dan mengikuti perintah dari para pria berbadan besar itu dengan tangan mereka yang harus di angkat, dan di saat bersamaan seorang pria paruh baya muncul dengan memakai jas putih menghampiri mereka.
"Halo Dokter Dika kita bertemu lagi, lihat gue masih hidup, walaupun Lo tidak mau mentransplantasi jantung gue, tapi gue masih butuh bantuan Anda untuk melakukan transplantasi sesegera mungkin!"
*********
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys.๐๐คง๐ค๐ด Syukron ๐๐ค๐ด
__ADS_1