CINTA SESUCI SALJU

CINTA SESUCI SALJU
NIKAH ENAK TAU'.


__ADS_3

Tiga hari telah berlalu..


Sesuai yang di katakan oleh Ariya Sanjaya yang meminta Andi untuk menikahi Anaknya, kini nampak Andi sedang di bantu oleh Dika sedang memakai baju pengantinnya, setelah selesai Dika mulai mendorong Sahabatnya keluar kamar dari kamar Andi dan ternyata tiga Sahabatnya, sudah menunggunya di ruang tamunya.dan di temani oleh istri-istri mereka.


"Widiih, guanteng buangat Raden mas Andika Anggara, udah persis banget kaya pangeran di Inggris, Siapa ya.." ujar Ardiyan saat melihat temannya sudah keluar dari kamarnya dengan di dorong oleh Dika.


"Mirip pangeran Diponegoro kali!" Celetuk Dimas Asal.


"Endas mu koplak, itu di jaman kapan lagi?" bales Andi


"Akh, kayak pangeran Arab baru cocok" Timpal Wira juga..


"Akh, Sudah sudah, dia mah mirip pangeran Charles gitu" Sambung Dika juga..


"Kenapa kalian jadi berdebat masalah pangeran sih, bukannya cepat gitu!" tegur Anisah yang mulai pusing melihat argumen 5 sekawan itu.


"Ah, iya bener juga ayo dah kita berangkat!" Ajak Ardiyan pada teman-temannya, sembari ia menggendong Farah di tangannya, sedangkan Anisah menggedong Farhan.


"Tunggu guys" kata Andi memberhentikan mereka yang sedang berjalan.


"Ada apa Ndi?" Tanya Dika, yang terkejut karena Andi mengunci kursi rodanya agar tak berjalan.


"Kayaknya ada yang salah guys " jawab Andi dengan tatapan yang tak bisa di artikan oleh teman-temannya


"Salah?, maksud Lo?" tanya Ardiyan tak paham.


"Lo pada yakin pernikahan ini benar?, secara gue dalam kondisi ini?" tanya Andi yang nampak kalau raut wajahnya seperti sedang bimbang.


"Kenapa Lo ragu gitu?" tanya Dika.

__ADS_1


"Lo tahukan?, gue baru kenal dengan Ziha, tiga hari yang lalu, bahkan gue nggak tahu bentuk wajahnya, dan wanita mana yang mau bersuamikan cacat kayak gue," ujar Andi kini raut wajahnya nampak sedih, " Lo ingat perkataan Minul, walaupun dia tahu gue seorang CEO, tapi tetap dia tidak mau bersuamikan cacat, heh!.. harta saja tak menggiurkannya saat dia tahu gue cacat" lanjut Andi dengan senyum pesimis.


"Kenapa Lo pesimis begitu?" tanya Ardiyan, " soal Lo belum tahu bentuk wajahnya, itu karena Lo akan mendapatkan sebuah mutiara bro, Lo nggak lihat Istri kita-kita?, mereka mutiara bagi kami, jangan sampai Lo kayak gue dulu Ndi, yang menyangka bini gue si buruk rupa, hingga akhirnya gue yang menyesal karena terlambat gue mengetahui kalau dia sebuah mutiara yang cantik" Ujar Ardiyan yang kemudian ia memandang Istrinya dan kemudian ia tersenyum.


"Iya Ndi, seharusnya Lo beruntung ada yang mau menerima Lo apa adanya" Ujar Wira juga.


"Tapi gue nggak mau dia ini jadi penyesalan untuknya, apa lagi kondisi gue kayak gini" bales Andi yang nampak masih sedih.


"Bang Andi, Allah maha mengetahui yang terbaik buat bang Andi, dan yang terjadi sekarang Nisah yakin ini bentuk kasih sayang-Nya pada bang Andi, dan lihatlah, walaupun ia mengambil kenikmatan bang Andi berjalan, namun ia malah memberikan hadiah yang akan menjadi kaki Bang Andi, seharusnya bang Andi harus bersyukur, untuk itu " tutur Anisah dengan lembut, membuat siapapun yang mendengarnya menjadi ketenangan di jiwa.


"Benar yang di katakan Anisah, Lo ingatkan ketika hari di mana Lo mengalami kelumpuhan itu, Lo mengatakan dengan tulus pada pak Ariya, kalau Lo sudah menerima kenyataan dan perkataan Lo itu Begitu ikhlas dan tersirat juga kalau Lo bersyukurkan saat mengatakan kalau kaki Lo nggak bisa diam kalau tidak begitukan?" ujar Dika mengingatkan waktu Andi berbicara pada ayahnya Nadziha.


"Maa syaa Allah, Nisah bisa nebak, dan hari itu juga pak Ariya ingin bang Andi jadi menantunya kan?" tanya Anisah Antusias.


"Iya bener sekali Nis" bales Dika.


"Bang Andi tahu isi Quran surah Ibrahim Ayat 7?" tanya Anisah namun di bales oleh Andi hanya gelengan kepala.


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd.


Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’” (QS. Ibrahim Ayat 7)


Di surat lain Allah juga Berfirman:


فَاذۡكُرُوۡنِىۡٓ اَذۡكُرۡكُمۡ وَاشۡکُرُوۡا لِىۡ وَلَا تَكۡفُرُوۡنِ


Fazkuruuniii azkurkum washkuruu lii wa laa takfuruun

__ADS_1


Artinya: “Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”


(QS. Al Baqarah Ayat 152)


"Jelaskan, jadi ini adalah Hadiah keikhlasan Abang dan juga rasa syukur Abang, jadi jangan meragu lagi ya bang, ayolah Semangat" Jelas Anisah yang juga memberikan semangat buat Andi.


"Makasih ya Nis " Ucap Andi yang mulai merasakan ketenangan di hatinya.


"Ya sudah ayo cepat kita berangkat, ini sudah mau terlambat" Ajak Ardiyan mengingatkan.


"Eh, tapi..."


"Akh, Lo kebanyakan tapinya!" Ujar Dimas memotong perkataan Andi dan juga langsung menggendong Andi..


"Aaakh,!!" Andi terpekik saat Dimas mengangkatnya." ini namanya pemaksaan!" seru Andi yang cuma bisa pasrah di gendong oleh Dimas.


"Bodo Amat!, Lo memang harus di paksa, orang Nikah enak tau.!, pakai di tunda-tunda!" bales Dimas yang kini ia sudah lebih dulu sampai di mobil Andi, lalu ia pun langsung memasukkan Andi kedalamnya.


"Sekarang duduk yang anteng ya sayang muach, muach! Muach


"Woy!, apaan sih Lo!, gue bukan perempuan tau!!" Seru Andi tatkala Dimas ngasih kecupan di keningnya dan kedua pipi Andi saat setelah ia menduduki Andi di kursi belakang mobilnya..


"Ini kecupan Semangat buat bang Andi sayang loh" ujar Dimas Sedikit ngondek.


"Idih Nazis!, Sono Lo!, dasar bocah edan Lo!" Pekik Andi, membuat mereka yang semua Tertawa melihatnya karena menggosok wajah yang bekas kecupan Dimas.


"Hahaha, sudah sudah sudah, ayo kita naik mobil juga dan segera berangkat!' ujar Ardiyan yang masih terkekeh melihat kedua sahabatnya, dan akhirnya mereka pun memasuki mobilnya masing-masing dan tak lama mobil mereka pun melaju saling berurutan.


*********

__ADS_1


Terus dukung Author ya Guys 🙏😉


Author mau mengikuti saran dari salah satu Readers, yang mengatakan sebaiknya Author tamati Novel ini, setelah itu baru Author kerja Update untuk Sang Mutiara yang Tersembunyinya Ok 😉 jadi sabar ya untuk penggemar S.M.Y.T biar novel ini bisa Update 2 episode satu hari ok 😉.


__ADS_2