CINTA SESUCI SALJU

CINTA SESUCI SALJU
JURUS JITU BABANG ANDI.


__ADS_3

✨﷽ MUTIARA ALFAQIROH﷽✨


"Yang buruk sengaja Allahﷻ Lepaskan,


Agar yang baik Mempunyai kesempatan


untuk Datang"


~🌺~(Ali Bin Abi Thalib)


*******************🌸******************


Sesuai yang di katakan Andi, ia kembali ke ruang Ayahnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, membuat sang Ayah kaget melihatnya.


"Eh, Angga?, ada apa kok kembali lagi?" tanya frastia kaget.


"Jangan panggil nama itu pah!" tegur Andi kesal..


"Eh, maaf papa lupa Andi, tapi ada apa kamu kok balik lagi nak?" ujarnya mengulangi pertanyaannya.


"Pa Andi Terima tawar papa, tapi Andi nggak mau menggantikan papa, Andi mau jadi OB pah!" tutur Andi membuat sang papa terkejut..


"Apaa! OB??" kamu gila ya nak?, kamu itu pewaris PT AF Media nak, kamu tuh calon Presdirnya kenapa harus jadi OB, mau bikin malu papa ya?!" sentak frastia karena nggak Terima dengan Permintaan Anaknya yang ingin menjadi OB.


"Is papa nggk paham banget sih, Andi tuh ingin tahu bagaimana karyawan di sini bekerja, apakah mereka melakukan kecurangan atau tidak itu bisa tahu kalau Andi menyamar jadi OB pah" Alasan Andi agar papanya mengizinkan ia menjadi OB. perkataan Andi seperti di pahami oleh frastia ia pun mulai manggut-manggut.


"Cih, Alasan itu om padahal dia mau pdkt sama karyawan perencanaan" celetuk Beni.


"Eh, haiis Lo nih ember banget jadi orang!" ujar Andi kesal.


"Benarkah Ben?" tanya frastia penasaran.


"Eh tak tahu juga sih pak" bales Beni tidak tidak lagi meneruskan perkataannya karena dapat tatapan tajam dari Andi.


"Kalau kamu suka pada wanita itu, kenalkan dong sama papa nak" Ucap frastia.


"Eh, ini juga lagi di Perjuangkan pa, makanya itu Andi jadi OB tuh ingin tahu, ia menyukai Andi karena status atau memang real menyukai Andi apa adanya" jelas Andi yang akhirnya jujur maksud dan tujuan ia ingin menjadi OB.


"Oh, Baiklah papa setuju tapi tetap kamu harus memimpin perusahaan ini, ya, karena lusa papa sudah harus berangkat tanpa menunggu persetujuan kamu." ujar sang papa.


"Eh, kok gitu sih pah,? nggak bisa begitu dong pah! Andikan belum siap" protes Andi


"Nggak boleh protes, kalau kamu tidak bersedia maka perusahaan ini akan di ambil Alih oleh ibu tiri kamu, mau Begitu?!" ujar Frastia penuh penekanan.


"Eh, enak aja nenek sihir mau ngambil Alih, Nggak bisa!!" bales Andi

__ADS_1


"Astaghfirullah, kurang ajar kamu nak, manggil dia nenek sihir, gitu-gitu dia masih kerabat ibu kamu loh nak!" tegur Frastia.


"Bomat!, pokoknya Andi Nggak suka sama dia, saudara apa yang merebut kebahagiaan saudaranya sendiri!" ujar Andi yang nampak Ada kebencian pada ibu tirinya.


"Dia tidak merebut nak, tapi ibumu sendiri yang memberinya" jelas Frastia..


"Sudah Akh pah, nggak usah bahas dia lagi, sekali nggak suka tetap nggak suka!" ucap Andi penuh kebencian, membuat sang papanya hanya bisa geleng-geleng kepala saja.


"Ya sudah Andi setuju memimpin perusahaan ini, tapi Rahasiakan identitas Andi" Sambungnya lagi.


" Eh, kalau di sembunyikan, gimana cara papa memberitahu karyawan siapa pemimpin barunya kalau kamu jadi OB nak? tanya Prastia bingung.


"Ya udah papa perkenalkan Beni, tapi tetap Andi yang mimpin tanpa sepengetahuan mereka" ujar Andi enteng.


"Lah kok gue yang jadi sasaran?, " protes Beni.


"Lalu apa Lo mau makan gaji buta aja iya?!" bentak Andi.


"Ya enggak juga bos, cuma kalau..."


"Sssssth, jangan banyak omong, ikuti aja permainan gue paham Lo!!" Bentak Andi lagi, memotong perkataan Beni.


"Haiis nasib seorang bawahan ya begini, harus nurut mah" gerutu Beni pasrah.


"Ya memang kudu begitu harus nurut sama atasan!" hardik Andi lagi.


"Iya iya, kenapa papa jadi bawel banget sih!, ya udah sekarang papa ngomong sama bagian HRD untuk menyiapkan baju OB buat Andi sekarang pah" pinta Andi membuat sang papa hanya geleng-geleng kepala saja,


iyaa hubungan frastia dan anaknya mulai regang ketika ia menikah lagi, bahkan mereka tak pernah bicara karena Andi memang selalu jaga jarak padanya, makanya bagi Frastia ini adalah hari bersejarah baginya karena pada akhirnya sang Anak tunggal yang dia sayangi kini mau bicara lagi padanya.


"Baiklah nak, tapi nanti kita makan siang bersama ya?" ujar Frastia penuh harap..


"Baiklah pa Asalkan papa yang traktir" Bales Andi.


"Oke nak, pasti apapun mau mu nak" ujar Frastia senang.


"Ya sudah kalau gitu Andi mau pergi mau ngambil baju ya pah" pamit Andi yang langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari papanya,


Frastia yang melihat tingkah anaknya hanya geleng-geleng kepala saja namun ada senyum kebahagiaan di raut wajahnya.


______


Kini Andi sudah berpakaian baju OB dan ia juga mulai mencari keberadaan minul Alias Mirnarni ia pun memasuki bagian perencanaan dengan berpura-pura membawak minuman ia terus mencari sampai pada akhirnya ia melihatnya sedang duduk di belakang mejanya dan sedang fokus dengan laptopnya .


"Hah, akhirnya ketemu juga minulku, pokoknya minulku harus kenak dengan jurus jitu babang Andi, biar langsung nempel Ama guah" _Batin Andi. lalu ia pun menghampiri Mirna.

__ADS_1


"Misi mbak ini minumannya" kata Andi saat ia sudah berada di depan mejanya Mirna dan ia langsung meletakkan minuman itu di sana.


"Maaf mas saya nggak pesan minum kok" bales Minarni yang tatapannya masih fokus pada laptopnya.


"Tapi Mbak tadi ada yang pesan kalau mbak pesan loh" ujar Andi yang masih berusaha agar Mirnarni Melihatnya. dan benar saja usahanya tak sia-sia Akhirnya Mirnarni Melihatnya.


"Loh mas Andi kamu kerja sini juga?" tanya Mirna sedikit terkejut.


"Eh iya mir, aku nyasar nih" bales Andi dengan wajah di senduin


"Nyasar kenapa mas?" tanya Mirna penasaran..


"Ya nyasar aja mir!," bales Andi asal "Tapi biasanya, Orang yang nyasar akan rugi banyak. Rugi waktu, rugi tenaga, dan rugi bensin. Tapi, aku nggak merasa rugi karena udah nyasar ke hati bidadari, yaitu kamu.!" lanjutnya lagi, tapi dengan gombalan. membuat Mirna kaget mendengarnya.


"Eh!, apaan sih gombal deh kamu" ujar Mirna sedikit tersipu.


"Akh, masa sih gombal, itu fakta tahu..eh tunggu wajah kamu kenapa tuh?" tanya Andi sembari sedikit mendekati dan memperhatikan wajah Mirna seolah-olah ada sesuatu di sana.


"Kenapa mas?" tanya Mirna penasaran.


"Kamu pakek bedak merek apa sih? Kok cantiknya kebangetan gitu, sampai-sampai aku sulit untuk melupakanmu." kata Andi dengan wajah polosnya yang masih menatap wajah Mirna. membuat wajah Mirna langsung memerah..


"Iiss, mas Andi!!, Mirna sudah serius jugaan, kamu malah nggombal!" tegur Mirna sedikit malu.


"Mir?, Kamu tahu nggak kenapa pelangi selalu hanya terlihat dengan bentuk setengah lingkaran? " tanya Andi datar.


"Nggak tahu, emang kenapa mas?" tanya Mirna polos.


"Itu karena setengahnya lagi ada di mata kamu." kata Andi sembari ia mengedipkan matanya..


"Eh, dasar tukang Gombal, sana akh Mirna mau kerja mas!" ujar Mirna yang sedari tadi Wajahnya selalu memerah Akibat gombal Andi.


" Mir?, kamu tahu nggak, Kalau kamu itu upil?" kata Andi yang terus berusaha mengeluarkan jurus jitunya.


"Iiis mas Andi jorok akh!" bentak Mirna.


"Tapi mir, aku adalah jari kelingking. Apa pun yang terjadi aku nggak akan berhenti mencari sampai mendapatkanmu." ujar Andi lagi, dan sekali lagi Mirna jadi klepek-klepek di bikin Andi, membuatnya jadi salah tingkah.


**********


Haiis babang Andi Author juga ikutan klepek klepek nih😱 karena gombal mu..


ya sudah, jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys 🙏😉


VOTE dong kalau emang suka..

__ADS_1


LIKE DAN KOMENTAR SELALU AUTHOR TUNGGU JADI JANGAN LUPA YA GUYS 🙏😉 SYUKRON 🙏😊


__ADS_2