CINTA SESUCI SALJU

CINTA SESUCI SALJU
KEBINGUNGAN Wira.


__ADS_3

"""๐Ÿƒ๐Ÿต๏ธ MUTIARA HIKMAH ๐Ÿต๏ธ๐Ÿƒ


ุงูŽู„ู„ู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏ


"Terkadang ketika Allah mencintai seorang hamba, Dia mengujinya dengan sakit atau derita tak tertahan dan tak ada sesiapa pun dapat memahaminya, hingga dia tak bersandar kecuali kepada Allah, dan tak memanggil nama selain-Nya. Saat itulah Allah akan menghulurkan tali cinta-Nya dan menjawab panggilannya. "Lebbaik wahai hamba-Ku, Akulah yang selalu ada untukmu." Maka seburuk apapun keadaannya, tetaplah percaya, dan tetaplah berdoa."


__๐ŸƒUstadzah Halimah Alaydrus๐Ÿƒ__


$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$


"Bagaimana mana para saksi?" tanya pak penghulunya.


"Sah?!"


"Sah!!" sambut para saksi dan langsung di lanjutkan dengan doa, yang di pimpin oleh pak penghulunya...


"Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir.


Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.


Setelah di Aamiin kan para saksi Andi langsung menoleh kearah teman-temannya dan para sahabatnya mengacungkan jari jempol mereka tanda mereka memuji keberanian Andi ia pun tertawa tanpa suara pada teman-temannya.



Setelah itu matanya mencari keberadaan Nadziha yang kini telah resmi menjadi istrinya dan di saat ia mendapatkan keberadaan Nadziha yang tadinya di balik tirai kini telah terlihat olehnya karena seseorang telah membuka tirai pembatas Antara laki-laki dan perempuan, ia hanya menatap sebentar lalu ia beralih kembali pada Sahabatnya ada Perasaan Aneh yang ada pada dirinya makanya ia tak berani menatap Nadziha lama.



Setelah proses ijab qobul dan doa pak penghulunya Meminta Nadziha untuk mendekati Andi karena Andi harus memakaikan cincin Mahar pada Nadziha setelah terpasang di jari manis Nadziha ia pun langsung menyalam tangani Andi, dan di Sambut Andi dengan meletakkan tangan kirinya ke ubun-ubun Nadziha dan ia pun langsung berdoa..


"ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠู’ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽุนููˆู’ุฐูŽ ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑูู‘ู‡ูŽุง ูˆูŽุดูŽุฑูู‘ ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู"


Latin:


"Allahumma inni as aluka khoyrohaa wa khoyro maa jabaltahaa alaih. Wa a'udzubika min syarri haa wa min syarri maa jabaltahaa alaih."


Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekan atas yang Engkau ciptakan." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah).


Mendengar Andi mendoakannya timbul rasa kagum Nadziha pada Andi yang kini telah sah menjadi suaminya, Setelah Andi selesai berdoa langsung di sambut oleh Nadziha...

__ADS_1


"Aamiin, Syukron Zauji" ucap Nadziha namun hanya di Anggukkan oleh Andi karena ia tak mengerti yang di katakan oleh Nadziha. dia merasa minder di dekat Nadziha.


setelah semua proses di lakukan, Ariya ayah Nadziha Meminta para tamu untuk datang kerumahnya sekaligus mengadakan syukuran karena putrinya telah menikah dan akhirnya mereka pun mengikuti permintaan Ayah Nadziha, termasuk Ardiyan dan kawan-kawannya.


Dan karena memang jarak rumah dan mesjid berdekatan makanya mereka hanya berjalan kaki saja kerumah Nadziha yang nampak lumayan besar dan mewah. Andi yang kini sedang di dorong oleh Nadziha hanya diam saja, sampai Dimas menggodanya.


"Kenapa sepi banget sih kayak di kuburan deh?" celetuk Dimas karena melihat Andi sejak tadi hanya diam.


"Ya udah Sono Lo ke kuburan biar ramai " Bales Ardiyan


"Ah, gila Lo ndro!, masa di suruh ke kuburan sih?" ujar Dimas ngikutin logat Kasino dalam film Warkop.


"Ha'ah, ramai tuh sama pocong versus mbak-mbak Kunti tuh '' Sambung Dika juga.


"Iiikh, ogah seram banget keles!" bales Dimas.


"Tapi ngomong-ngomong, si raja gombal kita kok jadi melempem ya hari ini?" tanya Dimas menyindir Andi yang tidak berkutik sejak tadi.


"Lagi mikirin malam pertama dia, mau pakai gombalan apa bro" Ujar Ardiyan


"Tapi kok jadi Aneh nih orang, kalau begitu Lebih baik di tertawakan karena belum menikah dari pada tak bisa tertawa setelah menikah." kata Dimas.


"Eh, gue pikir Lo jadi bisu setelah ijab tadi bro" goda Dika


"Hahaha, dia mah, diam karena mikirin jurus apa, buat serangan untuk entar malam bro" celetuk Dimas Asal.


"Nih bocah ora ana pendidikane


Belabar pisan!" bales Andi dengan gaya Kasino juga..


"Astaghfirullah, nih bapak-bapak dan calon bapak, ngomong kok nggak ada berhentinya sih, udah kayak di pasar aja deh" tegur Anisah yang sejak tadi menyimak obrolan mereka.


"Tau nih, bising banget, dan kayak ibu-ibu Arisan aja deh" Sambung Lisa juga.


"Ay, aduh Ayang mbeb, masa kita di samain sama ibu-ibu arisan sih entar kita-kita pada ngondek loh, " Protes Dimas sedikit mengondek.


"Apaan sih bibie?, sudah Akh ayo masuk!" ujar Lisa dan ia langsung menarik Dimas masuk duluan dan akhirnya di ikuti oleh yang lainnya


ย ***

__ADS_1


setelah semuanya pada masuk Ardiyan pun mendekati Wira yang memang kebetulan di sana duduk wanita dan pria di pisahkan, jadi itu menjadi kesempatan bagi Ardiyan yang sejak tadi memperhatikan Wira yang tidak seperti biasanya.


"Ada apa wir? sejak tadi gue perhatikan Lo kayaknya lagi ada masalah, ada apa?" tanya Ardiyan penasaran.


"Gue lagi bingung Ar" bales Wira dengan raut wajah yang nampak sedih


"Bingung Kenapa?, coba Lo ceritakan ada apa?" tanya Ardiyan yang nampak penasaran dengan kebingungan Wira.


"Asyifa hamil"


"Eh, bukannya seharusnya Lo senang ya?, kenapa Lo jadi sedih gitu?, jangan bilang Lo nggak mau punya anak lagi?" tanya Ardiyan bertubi-tubi.


"Gue senang kok, malahan senang banget saat dokter mengatakan dia hamil" jelas Wira yang masih tampang sedih.


"Lah, jadi apa permasalahannya Lo sekarang ?"


"Masalahnya saat ini Asyifa memiliki penyakit yang mengharuskan ia menggugurkan kandungannya " Ujar Wira dengan wajah kini tertunduk karena menahan kesedihannya.


"Astaghfirullah, lalu apa akan Lo lakukan?"


"Gue nggak tahu, Ar gue bingung "


"Kenapa Lo nggak ikuti saran dokter saja, wir, yang penting Asyifa sehat dulu baru lo bisa punya anak lagi" Ujar Ardiyan memberi saran.


"Ya gue juga berpikir begitu, tapi gue dah Terikat janji oleh Asyifa, untuk tidak menuruti perkataan Dika, karena ia tak mau menggugurkan anaknya " jelas Wira. membuat Ardiyan iba terhadapnya.


" Lo yang sabar Wir, gue yakin Allah punya rencana yang indah buat Lo dan Asyifa, ingat bila seorang Hamba di beri ujian itu tanda sayang, jadi Bersabarlah " tutur Ardiyan memberikan kekuatan pada Wira.


"baiklah Ar, in syaa Allah gue akan sabar"


"Lo tenang saja nanti gue cari informasi tentang Dokter terbaik buat Asyifa, "


"Thanks bro"


"Oke Masama bro, ya udah ayo kita bergabung dengan mereka" Ajak Ardiyan dan Akhirnya mereka pun bergabung dengan Sahabatnya yang lain


******


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys ๐Ÿ˜‰

__ADS_1


__ADS_2