
๐ KALAM HADITS ๐
๐___ุงุณูู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู___๐
โจ Rasulullah bersabda;
"Barangsiapa yang menunjukkan
Kepada kebaikan, maka ia akan
Mendapat pahala seperti orang
Yg melakukannya."
โผโผโผโผโผโจ(HR. Muslim).โจโผโผโผโผโผ
๐ Motivasi :
[ Orang yg paling rugi ialah mereka
Yang tidak pernah mngajak orang
Orang lain dalam kebaikan ]
๐___Ustadz Abdul Shomad... โ
โข โข โข Semoga bermanfaat โข โข โข
๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ
Dika langsung berkeringat dingin saat ia di panggil oleh bapak penghulunya.
"Kenapa Lo jadi berkeringat gitu dik?" tanya Ardiyan berbisik, ia memang sejak tadi memperhatikan Dika.
"gu, gue gugup Ar, gimana ini?" bisik Dika sedikit gagap.
"Tenang, dik, jangan gugup gitu, istighfar biar tenang, " bisik Ardiyan lagi.
"Iya Ar, ya sudah gue maju ya doain gue biar lancar" bisiknya lagi.
"Iya in syaa Allah" bales Ardiyan, dan Dika pun langsung menghampiri penghulu itu.
"Nak Dika sudah siap?" tanya penghulu saat Dika sudah duduk di hadapannya..
"Si.siap pak" jawab Dika sedikit gugup.
"Baiklah, sekarang saya akan bertanya nak Dika sudah tahu nama lengkap calon istrinya.?"tanya penghulunya lagi.
"Iya Arnina Sabrina pak." jawab Dika
"Alhamdulillah, kalau begitu apakah nak Dika sudah siap untuk Ijab qobul?"
__ADS_1
"I.iya pak siap " jawab Dika gugup.
"Baiklah sekarang kita mulai, dan jabatlah tangan calon mertuamu nak" titah penghulu lagi, dan Dika pun mengikuti titahnya dan ia pun menjabat tangan calon mertuanya, kemudian Ayah Nina pun memulainya, Namun saat giliran Dika, ia salah pengucapannya, hingga ijab di nyatakan gagal,
Lalu, ayah Nina, mengulangi lagi proses ijabnya. dan lagi-lagi Dika gagal, membuat ia sedikit malu dan mulai frustasi.
Ardiyan yang melihat itu, jadi teringat akan Ucapan lbu Dika, katanya sejak kecil Dika setiap mau melakukan apapun ia pasti harus mencium sang mama, karena katanya kekuatan Dika ada pada sang mama, setelah ia mengingat itu Ardiyan pun langsung mengambil benda pipihnya lalu ia pun mencari kontak Mama Dika, setelah menemukan ia langsung melakukan panggilan video pada mama Dika dan panggilan pun tersambung..
๐ฑ"Assalamu'alaikum mah?" salam Ardiyan yang dia juga memanggil mama pada mama Dika, karena saat Orang tua Ardiyan meninggal ia begitu sedih hingga mama Dika mengatakan Anggap mama Dika sebagai mamanya sendiri, dan sejak itulah Ardiyan akan memanggil mama juga pada orang tuanya Dika.
๐ฒ"Wa'alaikumus salam nak, gimana apakah sudah selesai Dika ijab nak?" tanya mama penasaran.
๐ฑ" Belum mah, sepertinya Dika butuh Semangat dari mama dulu" ujar Ardiyan.
๐ฒ"Oh, sudah mana Dukanya nak?, biar mama bicara padanya" ujar sang mama lagi..
๐ฑ"Iya mah, sebentar" Ardiyan pun menghampiri Dika dan sebelum ia meminta izin pada sang penghulu..
"Maaf pak, bisakah saudara saya berbicara dulu pada orang tuanya di kampung, karena kebetulan mereka tidak dapat hadir karena jalan penghubung ditutup pak" ujar Ardiyan menjelaskan.
"Oh, baiklah silakan nak" ujar penghulu itu
"Terimakasih pak," dan Ardiyan pun langsung memberikan hpnya pada Dika.
"Nih, nyokab Lo mau ngomong.." ucap nya dan Dika pun langsung mengambil benda pipih itu.
๐ฒ"Wa'alaikumus salam sayang,.. Hay, jagoan mama kok melempem sih, Semangat dong nak, mama yakin kamu bisa, mama di sini melihat kamu, sekarang kamu coba lagi bismillah kamu pasti bisa nak " ujar Mama Dika memberikan semangat untuk sang anak.
๐ฒ"Iya nak, kamu pasti bisa, papa di sini juga loh, menyaksikan kamu, sekarang mulailah jangan buat mereka menunggu lama nak" ujar papa Dika juga yang memberi semangatnya untuk sang anak.
๐ฑ"Baik pa, Ma, Dika akan coba lagi bismillah Dika pasti bisa, doain ya pa, ma.." bales Dika yang kita sudah nampak semangat
๐ฒ" Iya nak" bales mereka, dan Dika pun mengembalikan hp Ardiyan tapi Sambungan masih berlangsung karena orang tua Dika Ingin menyaksikan langsung walaupun lewat Video call.
"Saya sudah siap pak!" ujar Dika mantap.
"Alhamdulillah, mari kita coba lagi dan jabatlah lagi tangan calon mertuamu" bales penghulu
"Baik pak"
"Bismillah hirrahman nirrahim
"Ananda Sidi Rudika Tanjung bin Khaidir Tanjung?" panggil Ayah Nina.
"Saya pak!"
"Saya Nikahkan dan Kawinkan engkau dengan putri kandung saya Arnina Sabrina binti Marwan Effendy dengan mas kawin berupa Alat sholat serta cincin berlian di bayar tunai!"
Dan Dika langsung menyambutnya
__ADS_1
"Saya terima nikah dan kawinnya Arnina Sabrina binti Marwan Effendy dengan mas kawin tersebut tunai!" Sambutan Dika kali ini sangat tegas dan hanya satu tarikan napas ia pun mengijab Nina.
"Bagaimana para saksi?" tanya penghulu
"Sah!"
"Sah!" jawab para saksi yang menyaksikan ritual ijab qobul Dika.
Dan langsung di sambut oleh doa
Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir.
Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.
Ada perasaan lega di hati Dika, dan ia pun melirik ke arah Nina yang sekarang sudah resmi menjadi istrinya.
Setelah proses ijab dan doa selesai orang tua Nina kembali buka suara.
" Ustadz?, Berhubung Acara Walimatul'ursnya di mulai setelah ba'da Dzuhur sebaiknya para bapak dan keluarga istirahatlah dulu di tempat yang sudah kami sediakan " Ujar ayah Nina
"Alhamdulillah Baiklah pak, dengan senang hati pak" bales Ustadz Khairul Ramah, dan akhirnya Ustadz Khairul dan rombongan tadi pun pergi ketempat yang sudah di sediakan untuk mereka istirahat sebelum Acara Walimatul'urs di mulai.
"Nak Dika juga sebaiknya Istirahat di kamar Nina ya," ujar ayah Nina lagi pada Dika.
"Iya pak" bales Dika
"Nin ajak suami kamu ke kamarmu ya nak" ujar ayah Nina lagi pada Nina.
"Iya Bi " balas Nina lalu,.. "mari da ikut Nina" Ajak Nina pada Dika membuat jantung Dika kembali maraton.
Sesampainya di kamar Nina..
"Sebelum istirahat Uda tidak ingin mendoakan Nina?" ujar Nina lembut.
"Eh, iya, duduklah Nin."Titah Dika, lalu Nina pun duduk di hadapan Dika, lalu Dika pun meletakkan tangan kirinya di ubun-ubun Nina, lalu kemudian ia menadahkan tangan kanannya dan ia pun mulai berdoa
ุงูููููููู ูู ุฅูููููู ุฃูุณูุฃููููู ู ููู ุฎูููุฑูููุง ููุฎูููุฑู ู ูุง ุฌูุจูููุชูููุง ุนููููููู ุ ููุฃูุนูููุฐู ุจููู ู ููู ุดูุฑููููุง ููุดูุฑูู ู ูุง ุฌูุจูููุชูููุง ุนููููููู
Latin:
Allahumma inni as aluka khoyrohaa wa khoyro maa jabaltahaa alaih. Wa a'udzubika min syarri haa wa min syarri maa jabaltahaa alaih.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekan atas yang Engkau ciptakan." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah).
*******
Selamat ya Dika, Akhirnya lepas juga masa lajangnya ๐๐..
Author kembali Update, karena tak tega pada penggemar *Cinta Sesuci Salju* yang ternyata tidak rela bila Ceritanya Author stop, Baiklah ini khusus untuk kalian Author akan tetap meneruskan novel ini, tapi mungkin Author tidak bisa setiap hari updatenya, nggk papakan,?, karena sedih loh, kayaknya mencari inspirasi tidak gampang, tapi tidak di hargai ๐ tapi sudahlah Author sudah ikhlas kok.. dan ini akan Author jadikan Amal jariyah saja karena kebahagiaan para Readers akan menjadi amal buat Author, jadi dukung Author terus ya guys..๐Dan Syukron karena sudah cinta sama Cinta Sesuci Salju ๐
__ADS_1