CINTA SESUCI SALJU

CINTA SESUCI SALJU
ANDI TERTEMBAK.


__ADS_3

🌟KALAM ALFAQIROH 🌟


Jadilah kamu pengejar akhirat,


Bukan pengejar dunia..


_πŸ’«-Ali bin Abi Thalib-πŸ’«_


βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›βš›


Di sebuah klub malam..


Di Riuhnya keramaian klub itu duduk seorang Pria di depan meja batender dengan santainya, Namun tiba-tiba dari belakang ada yang menepuk pundaknya.


"Woy, Ndi?, Masih hidup Lo?" tanya seorang pria dengan tampang yang biasa-biasa saja.


"Sialan Lo Jo,!.. Lo pikir gue dah mati ?" hardikk


Andi kesal.


"Hehehe sorry, habis geng kalian sejak Ardiyan kalah balapan nggak pernah muncul lagi di klub ini" ujar pria yang di panggil Jo oleh Andi .


" Udah pada toubat mereka, tinggal Lo aja yang nggak taubat-taubat" bales Andi tenang..


"Lah Lo sendiri apa kabar man..? apa Lo juga udah Taubat?"


"Gue sih udah, cuma masih nyicil " jawab Andi enteng..


"Haaa Taubat bisa di cicil? emang motor apa bayarannya bisa di cicil.?"


"AU akh, emang gue pikirin" bales Andi males.


"Dasar otak sengkle Lo!"


"Bodo Amat!"


"Eh ngomong-ngomong Lo masih suka balapan nggak bro?" tanya


"Tergantung..kenapa emangnya ? tanya Andi.


"Seminggu yang lalu, ada yang nantangin Ardiyan, tapi gue bilang Ardiyan dah stop" Ujar Jordy..


"Oh"


"Haa kok oh doang?"


"Jadi Lo mau gue bales apa?"

__ADS_1


"Apake gitu.. nyakitin banget denger oh doang" ujar Jordy kesal.


"Huahahaha, ternyata penyakit Lo belum sembuh ya, masih ada ngondeknya cuy.." ledek Andi yang melihat Jordy cemberut kayak perempuan.


"Diam Lo, !! bikin tambah kesal aja gue" di saat bersamaan tiba-tiba ada tiga orang pria menghampiri mereka.


"Hai Jordy, gimana sudah ada kabar belum dari teman Lo itu?" tanya salah satu pria itu.


"Kan gue dah bilang dia sudah stop man!" bales Jordy.


"Sayang sekali, gue penasaran banget ma dia yang sepertinya menjadi idola di klub ini" ucapnya lagi. Andi yang mendengar pembicaraan mereka seperti paham tapi ia tak mau ikut campur ia memilih diam dan hanya meminum, minumannya.


"Emang iya dia idola klub ini, kenapa Lo nggak suka?" tanya Jordy santai.


"hahaha kasian ya mereka mengidolakan seorang pembalap yang sudah kalah dengan wanita.." kata-kata pria itu yang seperti mengandung hinaan membuat Andi geram.


"Apa yang ingin Lo lakukan kalau Lo jumpa dia?" ucap Andi dingin, akhirnya ia buka suara


"Ya nantangin dialah" bales pria itu enteng.


"Apa yang Lo punya sebagai taruhannya?" ujar Andi masih dingin.


"Ya seperti biasa, siapa yang kalah motor akan di Bawak oleh sang pemenang" bales pria itu.


"Kalau dia minta taruhan nyawa apa Lo bersedia?" tanya Andi datar.


"Oke! ayo kita mulai" ajak Andi ia pun berdiri dari duduknya dan mulai melangkah menuju keluar.


"Eh tunggu, Lo Ardiyan?" tanya orang itu kaget tapi nggak di tanggapi oleh Andi.


"Dia Ardiyan?" tanya pria itu pada Jordy, dan hanya di bales Jordy dengan mengangkat kedua bahunya.


"Kenapa Lo takut?" tanya Andi tanpa menoleh.


"Siapa yang takut,?! Ayo kalau gitu, " bales pria itu lalu ia pun mengikuti Andi, dan di ikuti juga oleh Jordy dan kedua teman pria tadi.


sesampainya di luar Andi langsung naik keatas motornya, dan di ikuti pria tadi, mereka pun melajukan motornya menuju arena tempat biasa mereka berbalapan liar, setelah mereka sampai Andi mengambil posisi di garis start dan di ikuti pria tadi, kemudian Jordy menghampiri mereka ia berdiri di tengah-tengah mereka lalu ia mengambil sapu tangannya lalu menaikkan keatas..


"Kalian siap?!!" serunya dan di anggukkan oleh mereka, Akhirnya Jordi menurunkan tangannya yang memegang sapu tangan tanda balapan di mulai,


Motor Andi dan pria tadi pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi, mereka terus melajukan motornya, saling kejar mengejar untuk mencapai garis finis.


Andi yang memiliki kemampuan sama dengan Ardiyan membuat ia sangat mudah mengalahkan pria tadi, dan Akhirnya Andilah yang telah mencapai garis finis terlebih dahulu, dan menunggu Pria tadi di garis finis, dan di saat pria itu sampai..Andi membuka kaca helmnya dan menatap tajam pria tersebut..


"Elo.! utang nyawa ma gue ingat itu suatu saat gue akan menagihnya !" Ujar Andi yang kemudian menutup kembali kaca helmnya lalu ia pun kembali melesatkan motornya.


sedangkan pria tadi hanya diam dan memperhatikan Kepergian Andi dan tak lama ia mengambil benda pipihnya kemudian ia seperti menghubungi seseorang..

__ADS_1


"Halo, dia menuju ke arah Lo.. habiskan !" ucap pria itu lalu ia langsung memutuskan sambungannya, kemudian ia pun kembali menyalakan motornya dan langsung melajukannya kembali..


******


Sementara di sisi lain..


Andi yang tadi melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, kini ia mulai merendahkan kecepatannya, karna ia ingin sedikit santai


Namun di saat ia santai tiba-tiba sebuah motor muncul dari belakang dan..


DOOR..DOOR..


Dua peluru melesat masuk ke tubuhnya membuat motor oleng dan..


BRUUUKX!!


Andi pun terjatuh sementara motor nya menghantam sebuah pohon yang ada di situ dan kemudian terjatuh juga. sementara pemotor yang menembak Andi langsung melesat pergi..


Nasib baik tepat di dekat kejadian ada seorang wanita berbadan berisi sedikit tidak terlalu gemuk, langsung menghampiri Andi.


"Mas..mas..kamu tidak apa-apa?" tanya Wanita itu ia sedikit takut karena ia adalah saksi mata kejadian tersebut. Andi yang ternyata masih sadar langsung melihat wanita itu..


"To..Lo..ng..aku..to..Lo..ng..hu..bu..ngi ya,.ng..nama..nya.. Dika..di..hp..ku" ucap Andi terbata-bata.. sambil menyerahkan hpnya pada wanita itu, lalu tak lama ia pun tak sadarkan diri..


"Astaghfirullah..mas, mas bangun mas." ucap wanita itu sembari mengguncangkan tubuh Andi, namun tak di respon oleh Andi dan wanita itupun teringat perkataannya agar menghubungi yang namanya Andi. wanita itu pun langsung membuka hp Andi dan mencari sebuah kontak yang namanya Dika, saat ketemu ia pun menghubunginya.


πŸ“²Dika" Halo..Andi, ada apa?


πŸ“± Wanita:" Mas teman kamu Andi tertembak orang sekarang dia sedang pingsan " jawab wanta itu dengan suara bergetar..


πŸ“²Dika:" Apa!! sekarang posisi kalian di mana?" tanya Dika panik.


πŸ“± wanita:" kami di jalan xx mas"


πŸ“² Dika: "ya udah tunggu di situ aku akan kesana" seru Dika lalu ia pun mematikan sambungannya.


**BERSAMBUNG


"""""""""""""""""""


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya..


LIKE..VOTE.. KOMENTAR


Selalu Author tunggu loh.. karena itu Penyemangat Author πŸ˜‰πŸ™


Syukron πŸ™ pada yang baru mampir semoga suka ya**..

__ADS_1


__ADS_2