CINTA SESUCI SALJU

CINTA SESUCI SALJU
KISAH MASALALU DIKA.


__ADS_3

____๐Ÿ’š KALAM ULAMA ๐Ÿ’š____


โ€œKetika engkau susah di dunia ini. Sabarlah, karena ia hanya sementara. Ketika engkau diberi kesenangan di dunia ini jangan bangga dan sombong karena ia juga hanya sementara.โ€


__[Ustadz Abdul somad]__


@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Dengan wajah yang nampak begitu senang Dika berjalan penuh semangat menuju ke ruangan Nina dan sesampainya disana ia langsung membuka pintu ruangan tersebut dan terlihatlah Nina yang sedang terbaring di ranjangnya, Dika pun segera menghampirinya.


Dan juga ternyata ia telah tersadarkan dari pingsannya.


"Assalamu'alaikum" Salam Dika saat melihat ternyata istrinya telah sadar.


"Wa'alaikumus salam" bales Nina lirih dan tanpa melihat Dika.


"Sayang?, kamu sudah sadar?" tanya Dika lembut,


"Hmm" bales Nina yang hanya hmm saja dan kemudian ia memiringkan tubuhnya membelakangi Dika, membuat Dika tersadar kalau Istri ternyata sedang marah padanya


"Nin?, kamu marah sama Uda?" tanya Dika, namun tak di respon oleh Nina, dan Bahkan Nina malah memejamkan matanya, membuat Dika malah bingung mau berkata apa.


Tuk sesaat ruangan menjadi Hening,


Kemudian Dika berinsiatif naik ke ranjang Nina dan kemudian ia membaringkan tubuhnya di samping Nina yang membelakanginya, dan kemudian Dika ikut memiringkan tubuhnya sembari tangannya menyusup ke pinggang Nina dan kemudian ia juga memberikan kecupan di tengkuk Nina, membuat tubuh Nina menggeliat, hingga tanpa sadar mengeluarkan lenguhannya.


"ehuum" Dika yang mendengar suara yang ia sukai itu, membuatnya tersenyum tipis.


"hum, Sayang mulut kamu tak mau merespon perkataanku, tapi tubuh kamu, yang malah merespon ku" _Batin Dika. yang mulai tersenyum licik.


Lalu Dika menyusup ke hijab besar Nina memberi tanda kepemilikan pada tengkuk leher Nina membuat Nina sekali lagi mengeluarkan suara lenguhannya lagi


"Ehum," tapi setelah itu ia malah menarik Hijabnya, dan kemudian ia turun dari ranjangnya, membuat Dika tersentak kaget.

__ADS_1


"Astaghfirullah!, Nin kamu mau kemana?!" seru Dika yang akhirnya ia ikut turun.dari ranjangnya. dan langsung mengejar Nina yang hampir menggapai pintu, dan ia pun menahan tangan indah


"lepaskan Nina Da!" katanya sembari menghentak tangannya agar terlepas oleh Dika.


"Nin kamu kenapa sih?, katakan apa salah Uda?" tanya Dika yang masih memegang tangan Nina.


"Nina nggak mau, tersentuh oleh tangan yang sudah menyentuh wanita lain, kini menyentuh Nina!" Seru Nina dengan wajah yang terlihat marah namun matanya malah berkaca-kaca.


"Astaghfirullah, itukan bukan salah Uda Nin, tapi wanita itu sendiri yang menyentuh Uda" Jelas Dika yang kini Ia mengetahui kalau marahnya sang istri adalah Karena rasa cemburunya.


"Hmm tapi udah menikmati pelukan itukan?"


"Astaghfirullah, kamu salah aku malah mendorongnya hingga jatuh tapi karena kamu telah pingsan maka kamu tidak tahu itu" jelas Dika


"Hmm, melakukan itu karena Nina pingsan kan? coba kalau Nina tidak pingsan pasti uda akan lebih lama menikmati pelukan wanita itu yang secara tubuhnya lebih indah dan bahkan wajahnya sangat cantik, kenapa udah gak sama dia saja?!" tanya Nina dengan raut wajah yang masih terlihat kesal.


"Astaghfirullah, Nin kamu berkata seperti itu berarti kamu tidak menerima takdir yang sudah Allah tentukan?" perkataan Dika itu membuat Nina terdiam.


"Baiklah Nin, aku akan menceritakan siapa dia"


"Dengarkan dulu cerita ku Nin, aku mohon" Pinta Dika dan akhirnya Nina pun luluh,


"Tapi kamu harus kembali berbaring di tempat tidur ya. Sambil mendengar cerita uda oke" kata Dika lembut, yang langsung menggendong Nina tanpa aba-aba membuat Nina tersentak kaget.


"Aakh !!" pekiknya dan ia langsung berpegangan pada bahu Dika, dan kemudian Dika membawanya kembali menuju ranjangnya.


sesampainya di ranjang di kapan meletakkan tapi istrinya itu dan kemudian Ia duduk di sisi ranjang rawat Nina.


Setelah itu dika pun menceritakan siapa Salsabila ya, Yaa emang dia pernah hadir di dalam hidup Dika, dan mereka menjalin kasih selama 3 tahun hingga akhirnya Salsabila memutuskan hubungan mereka karena beralasan ia ingin mengejar cita-citanya. namun kenyataannya lain dari apa yang dia katakan dan setelah diselidiki ternyata Ia telah menikah pada orang yang memiliki segalanya, lain hal dengan Dika pada waktu itu ia belum menjadi seorang dokter, maka pada saat itu Dika sangat terpukul saat mengetahui kebenarannya dan Dika begitu marah dan bahkan membencinya dan sejak itu ia pun memilih kuliah di luar negeri agar ia bisa terlepas dari bayangan wanita itu.


"Nina?" panggil Dika lembut. " dulu aku merasa Tuhan tidak adil padaku, karena apa yang aku suka dan aku sayangi, pergi meninggalkan aku, termasuk nenek yang paling aku sayang, saat bersamaan ia di panggil Allah, dan itu membuat ku frustasi, dan bahkan waktu itu aku menjadi orang yang tak percaya pada Tuhan." kata Dika sembari menundukkan wajahnya.


"Astaghfirullah" ucap Nina lirih, mendengar kisah masalalu Dika hati Nina terenyuh, dan ia pun langsung duduk, lalu ia menggenggam tangan suaminya itu. dan masih setia mendengarkan kisah sang suami

__ADS_1


"Tapi setelah aku bertemu dengan kakek Ardiyan, yang tanpa aku sadari sebenarnya beliau sedang membimbingku dengan perlahan, beliau juga mengajarkan aku ilmu ikhlas yang artinya bila aku mengikhlaskan sesuatu maka Allah akan memberikan yang terbaik, benarkan Nin?"


" Iya Da, Ketahuilah tidaklah Allah mengambil sebuah nikmat, kecuali Allah akan siapkan pengganti yang lebih baik selama ia bersabar dalam menghadapi musibah dan apalagi bila kita meninggalkan sesuatu karena Allah maka ia akan menggantikan yang terbaik untuk hamba-Nya, seperti yang di katakan dalam sebuah hadits :


ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽู†ู’ ุชูŽุฏูŽุนูŽ ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฅูู„ุงูŽ ุจูŽุฏู‘ูŽู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ู ู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽูƒูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู


โ€œSesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik .โ€ (HR. Ahmad. )" Jelas Nina lembut


"Jadi bila Allah mengambil sesuatu dari kita, itu berarti sesuatu itu bukanlah yang terbaik untuk kita da, dan sebaliknya juga bila kita di beri sesuatu walaupun kita tidak menyukainya, tapi bagi Allah itu yang terbaik untuk kita, maka berbaik Sangkalah pada Allah da" lanjut Nina lagi.


"Iya sayang, karena Allah Maha mengetahui yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya Kan Nin?"


"Iya Da"


"Nah itu yang terjadi sama kita, lihatlah sekarang, Allah telah memilih dirimu yang jadi istriku padahal waktu itu pertemuan kita hanya singkat tapi pada akhirnya kita terikat dalam jalinan yang Halal, dan itu Artinya kamulah yang terbaik yang di pilih Allah untukku Nin " Kata Dika lembut, sembari ia menyatukan dahinya ke dahi Nina.


"Aamiin in syaa Allah da" bales Nina yang kini hatinya mulai tenang


"Dan kamu tahu Nin?, bahkan Allah juga telah mengamanahkan kita, buah kasih kita di rahimmu sekarang sayang" kata Dika sembari ia mengelus perut Lisa


"Maa syaa Allah, benarkah da?"


Dika Tersenyum Melihat mata Nina berbinar.


"Iya sayang, kamu Hamil, dan sebentar lagi kita akan menjadi orang tua bagi anak-anak kita " kata Dika lembut, dan Nina yang mendengar perkataan suaminya ia pun langsung memeluk suaminya.


"Alhamdulillaah ya Allah, Terimakasih ya Rabb, Nina sangat bahagia da, terimakasih" ucap Nina di dalam pelukan sang suami.


"Iya sayang, Uda juga sangat bahagia terimakasih juga karena kamu telah hadir di dalam hidupku, sayang, " kata Dika yang langsung menyambut pelukan Nina, dan bahkan ia tak henti-hentinya menciumi Wajah Nina dengan penuh rasa Haru.


*********


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys.

__ADS_1


dan kalau like mencapai 300 maka Author akan segera update kembali ๐Ÿ˜‰ so bila ingin Author Update lagi maka dukung Author terus Ok ๐Ÿ˜‰


__ADS_2